Perjuangan CEO Untuk Mendapatkan Gadis Bar Bar

Perjuangan CEO Untuk Mendapatkan Gadis Bar Bar
Tamu spesial


__ADS_3

"assalamualaikum "ucap nia yang baru pulang sambil memasuki pintu


"Waalaikumsalam "jawab sontak pak hutomo, mira dan niko


"udah pulang ni, mawar mana" tanya pak hutomo kepada nia


"mana aku tau, Lagian dia bukan siapa siapa aku. kalau gitu aku mau ke atas dulu" jawab nia sambil melirik ke lantai atas


"nia, kamu di biarkan memang semakin keterlaluan, apa kamu tidak suka kalau papa menikah dengan mira, apa papa salah menikahi dia, kenapa kamu tak pernah menghargai mereka di rumah ini, bahkan tak menganggap mereka" emosi hutomo naik, dan memarahi nia


niko yang melihat kejadian itu berdiri dari kursinya dan mencoba melerainya


"sudah pa, jangan marahi kak nia, sekarang kak nia lagi capek pa, biarkan kakak istirahat" ucap niko


"diam niko, sekarang papa sedang memarahi dia dan jangan ikut campur"ucap hutomo dengan nada tinggi kepada niko


niko mau membantah papanya tapi nia memberi isyarat agar tak mambantah papanya


"jika aku memang ngak suka dengan pernikahan papa gimana" tanya nia dengan menahan air mata


"jika kamu tidak suka, jangan salahkan mira dan mawar, karena ini salah papa dan seharusnya kamu membenci papa" ucap hutomo dengan nada sedikit rendah


"kenapa aku harus membenci orang tua ku"ucap nia


"karena papa bersalah nia"ucap hutomo dengan nada pelan


"kalau aku membencimu, itu tidak akan merubah rasa benci nia kepada tante mira dan mawar"ucap nia yang masih menahan air mata


mawar pun masuk rumah dengan penuh heran, apa yang terjadi di rumahnya

__ADS_1


"pa, ini ada apa ya, kok ribut ribut" tanya mawar dengan lembut


"ngak ada apa apa kok nak, sekarang kamu naik dan bersih bersih ya" ucap hutomo sambil megang pundak mawar


sikap baik hutomo kepada mawar membuat air mata yang di bendung nia jatuh, supaya tak terlihat cengeng nia mengusap air matanya itu


"Oh iya, nanti kita akan kedatangan tamu spesial dan akan makan malam bersama kita ,jadi kalian siap siap, oke"ucap hutomo kepada 3 anaknya dan seakan tidak terjadi apa apa


semuanya sudah bubar, kini nia sedang mengunci diri dikamar dan melampiaskan amarahnya dengan melempar fhoto yang ada di atas meja riasnya, itu adalah fhoto nia bersama kedua orang tua kandungnya


niko yang berseberangan kamar dengan nia mendengar bantingan itu dan membuatnya khawatir tapi tak berani meganggu ,sedangkan mawar juga ikut mendengar itu seakan tak tau


kini para pelayan di kediaman pak hutomo sedang sibuk karena kedatangan tamu spesial itu, sesuai janji mereka akan datang sebelum makan malam agar bisa mengobrol lebih lama


sekitar jam 07.00 malam tamu yang di tunggu tunggu pun datang, mereka adalah keluarga alexander


"assalamualaikum " ucap mario alexander sambil membentangkan tangannya untuk memeluk sahabat nya itu


atas kedatangan keluarga mario membuat mawar tercengang


"pak davin" ucap mawar dengan senyum


"Oh mawar ya" jawab davin


"iya pak, yang makan siang di kantin tadi pak"ucap mawar


"jadi kalian sudah saling kenal" tanya pak hutomo dan di ikuti senyuman dari mario


"kalau gitu kita masuk dulu, ngobrolnya di dalam aja, ngak enak sambil berdiri"ucap mira yang memotong pembicaraan mereka

__ADS_1


sekarang mereka sudah duduk di ruang makan sambil menunggu hidangan dari pelayan


"perkenalkan ini putri saya mawar putri dan yang itu putra saya niko hutomo" ucap hutomo sambil memperkenalkan anaknya


saat itu nia turun jenjang dengan pakaian rapi, itu membuat mata semua orang tertuju


"dan itu nia hutomo, juga putri saya"ucap hutomo sambil melihat ke arah nia


"malam semua, " ucap nia


tiba tiba nia terkejut karena melihat davin


"la, ini kan tuan yang di kantin tadi bukan" ucap nia kepada davin


"maksud anda, apa kita pernah bertemu sebelumnya" ucap davin


"iya, di kantin, ternyata make up ku cocok untuk penyamaran ,saya orang yang anda panggil dengan upik tuan"ucap nia yang masih sedang berdiri dan mengambil segelas air


"Ouh kamu ya, beda amat ,dan wanita satunya lagi siapa" jawab davin, dan itu membuatnya ingat dengan kejadian di kantin dua perempuan yang membuatnya geram


"clarisa"jawab nia dengan singkat


tut.. tut. bunyi klakson mobil dari luar rumah


.


.


.

__ADS_1


jika teman teman suka jangan lupa like


sekian terimakasih


__ADS_2