Perjuangan CEO Untuk Mendapatkan Gadis Bar Bar

Perjuangan CEO Untuk Mendapatkan Gadis Bar Bar
kontes kecantikan


__ADS_3

"itu saudara tiri lo kanapa ni, "tanya clarisa pada nia


"ntahlah"jawab nia dengan menaikan kedua pundak nya


Hari untuk kontes kecantikkan pun tiba, di rumah sudah tampak kalau mawar sudah siap untuk berangkat ke kampus, sedangkan nia belum keluar dari kamar


Di kamar nia sedang menelpon clarisa untuk membicarakan hal untuk kontes kecantikan


"ris, jadi pakai motor pespa kan"tanya nia


"jadi donk"jawab clarisa di seberang


"oke, kalau gitu aku siap siap dulu, jangan lupa pakai masker dan kacamata"ucap nia


"oke"respon clarissa


Pok.. Pok.. Suara motor yang menjadi pusat perhatian, membuat orang di kampus terperanga dan ingin tau itu siapa, tapi tanda tanya mereka tidak lepas karena mereka tidak membuka masker dan kacamata hitamnya


"itu kira kira siapa"tanya salah seorang mahasiswa kampus


"nggak tau, gak mungkin jurinya"jawab salah seorang temannya


Sedang di sisi lain mawar dan teman teman nya tampak tertawa melihat mereka yang menggunakan motor vespa itu


"ni, baru datang ke kampus kita udah jadi pusat sorotan, apalagi saat mereka tau kalau make up kita menor"ucap clarisa di samping nia sambil berjalan


"dasar,ahhg tapi bodo amat la"jawab nia sambil senyum sinis


Saat nia dan clarisa menuju ruang, tiba tiba banyak orang yang berkerumun, yang tak lain adalah untuk melihat davin alexander dan dino hartawijaya yang akan menjadi juri, yang merupakan juri termuda dari 5 juri


"waw, ganteng amat tu tuan muda, tuan davin dan tuan muda dino"ucap salah seorang mahasiswi di depan nia dan clarissa


"ni, buat kehebohan yuk"ajak clarisa pada nia

__ADS_1


"boleh"jawab nia


Clarisa menarik nafas dalam dalam dan mengeluarkannya dengan berteriak


"WOI MISI KITA MAU JALAN, JANGAN HALANGI JALAN WOI, KARENA INI BUKAN MILIK BAPAK KALIAN" ucap clarissa


Sontak semua siswa termasuk davin dan dino melihat ke arah mereka berdua dengan tatapan tanda tanya


"kalau mau tebar pesona bukan di sini tuan tuan" ucap nia kepada davin dan dino


"maaf nona, tapi kita gak ada niat untuk tebar pesona, tapi kita cuman mau masuk tapi sedikit sulit karena banyak yang berkerumun"jawab dino sedangkan davin hanya bermuka dingin dan santai


"oh begitu, Kalau begitu beri kami jalan masuk agar kalian bisa melihat tuan tuan ini tanpa gangguan dari kami"ucap nia


Mereka pun memberi jalan, karena dari suara mereka tau kalau itu adalah monster kampus mereka


Akhirnya kontes dimulai .


Itu adalah mawar dan temannya, kecantikan yang dipancarkan nya membuat orang terpukau termasuk dino teman davin.


Sudah beberapa kontestan berlalu, kini tiba gilirannya untuk nia dan clarissa


Kontestan no 55 dan 56 silahkan naik


Mereka naik dengan menggunakan masker dan kaca mata hitam. Saat di panggung mereka membuka kaca mata dan di ikuti maskernya. Sontak itu membuat semua yang ada di dalam ruangan tertawa termasuk davin. mereka tertawa karena make up yang dipakai nia dan clarisa menor ditambah wajah mereka yang datar tak berekspresi


"hai nona nona, boleh saya tahu nama anda"ucap salah satu juri


"kalau kita mengatakan tidak bagaimana pak"ucap clarissa


"terus saya harus memanggil kalian apa"tanya juri


"kalau gitu panggil saja saya UPIK dan dia ENENG" ucap nia

__ADS_1


Karena ucapan tersebut, juga membuat para juri tertawa


"oke, nona upik dan nona eneng, apa alasan kalian make up seperti ini"tanya dino


"agar tidak menang pak"jawab mereka berdua


"kenapa, apa kalian pd dengan kecantikan kalian"tanya dino


"emang aslinya kita cantik kok pak, bukan pd"jawab clarisa dengan santai


"buktinya"tanya dino


"banyak yang suka sama kita"jawab clarissa


Pertanyaan hanya sampai di situ mereka pun kembali ke tempat duduknya masing masing


Para juri sudah berdiskusi untuk menentukan pemenangnya. Dan nama pemenang akan disebutkan oleh davin


"oke, kami semua juri sudah menentukan pemenangnya, dan mari kita panggil nama pemenangnya. KONTES INI DI MENANGKAN OLEH MAWAR PUTRI " ucap davin


Semua orang bertepuk tangan, mawar pun menuju panggung dengan anggun


"pak bolehkah saya mengajak tuan davin dan tuan dino untuk makan siang bersama, jika tuan mau itu adalah suatu kehormatan bagi saya" ujar mawar


Davin dan dino saling memandang dan memberi kode untuk mengiyakan tawaran mawar tersebut


"baiklah "ucap dino


Sedang kan nia di dalam hatinya


Dasar wanita bermuka dua


"ris yok cabut, malas gue liat si muka dua"ucap nia sambil berdiri

__ADS_1


__ADS_2