
keesokan harinya Nia bangun dengan kesibukan yang 2 kali lipat dari sebelumnya ,ia juga harus menyiapkan pakaian Davin melihat Nia yang sibuk Davin hanya bisa tersenyum
"ayo buruan serapan,aku masakin nasi goreng yang enak " ucap Nia membangun kan lamunan Davin
"bentar"jawab Davin sambil mencari laptop
"jangan lama lama nanti aku telat ke kampus" ucap Nia sambil meninggalkan kamar
"tanggal 8 bulan depan siapkan kado" teriak Davin kepada Nia
" kado untuk apa" tanya Nia yang tiba tiba melihat Davin
"kado buat sahabat kamu dan sahabat aku" ucap Davin
"berarti seminggu lagi mereka nikah donk,wah Clarissa memang pintar hampir tamat kuliah udah berkeluarga" jawab Nia tergakum
"kamu kan juga" ucap Davin sambil mengenakan jas
"klu Clarissa udah nikah,kita berjanji untuak bawa pasangan ke suatu tempat" ucap Nia
"tempat apa" tanya Davin
"secret" jawab Nia
setelah itu Nia berangkat kampus diantar Davin
"wah keliatan nya mereka sangat so sweet ya" bisik teman teman dia kampus dia
"iya aku jadi iri" jawab salah satu mahasiswa
mereka masih memperhatikan Nia yang turun mobil dan menyalami tangan Davin
"apa yang kalian liat" tanya Nia sambil menolah kearah belakang melihat Davin sudah pergi
"nggak ada cuman liatin pengantin baru yang bikin kami iri" jawab mereka
"kalau gitu habis kuliah nggak usah cari kerja cari jodoh aja" jawab Nia yang sifat nya tetap sama
mereka hanya tersenyum kecil mendengar jawaban Nia dan Nia pergi meninggalkan mereka
sambil menuju kelas Nia menelepon Clarissa
"hallo ris,lu di mana" tanya Nia
"halla ni, kayak nya gue nggak ke kampus beberapa hari ini" jawab Clarissa di seberang telepon
"kapan nikah nya, kek nya gue kurang up date karena nikah kita yang berjarak dikit dan sibuk masing masing" ucap Nia yang masih berjalan menuju kelas
"2 hari lagi ni jangan lupa datang dan hadiah nya harus spesial" ucap Clarissa
__ADS_1
"sebenarnya gue tau kalau Lo mau nikah 2 hari lagi, kak Davin yang ngasih tau,kalo soal kado pasti spesial gue kasih" ucap Nia sambil tersenyum
setelah mereka menutup telepon dan Nia fokus kuliah. setelah selesai kuliah Nia pulang di jemput Davin
"kak apa kado buat Clarissa dan kak Dino" ucap Nia saat masuk mobil
"belum di pikir" jawab Davin
"kalau gitu gimana kalau kita kasih kado motor ninja aja dan motor itu kita beli 2 agar Copeland dan kita akan pergi ketempat yang aku janjikan dengan motor itu" saran Nia
"boleh juga" jawab Davin sambil meangguk angguk
"ok kalau gitu mari kita beli" ucap Nia
"ok let's go" ucap Davin tersenyum dan semanagat
"ni oleh kakak bertanya sesuatu" tanya Davin sambil mengemudi
"boleh" jawab Nia
" kamu mau menikah dengan kakak apa karena cinta atau hanya menghargai perasaan kakak saja" tanya Davin serius
"karena aku suka sama kakak" jawab Nia dengan gaya santai
"nggak ada karena yang lain" tanya Davin
" terserah kakak mau percaya atau nggak,saat pertunangan kakak dengan mawar aku sedikit cemburu tapi aku berhasil tidak memperlihatkan nya , tapi saat aku sadar aku melihat kakak duduk untuk menunggu Nia sadar mengatakan aku membatalkan perjodohan dengan mawar sambil tertunduk dan mengatakan kalau kakak mau menikahi Nia" jawab Nia menjelaskan
" jika kakak benar benar mencintai Nia,apa kakak mau berjanji tidak akan pernah menyakiti hati Nia" ucap Nia serius
"kakak janji" jawab Davin
Nia mengeluarkan hp dan akan merekam janji cinta Davin
"ayo ucapkan" ucap Nia
"saya Davin Alexander tidak akan pernah menyakiti hati seorang wanita yang sangat saya sanyangi yaitu Nia Hutomo,jika saya melanggar janji ini saya bersedia menerima hukuman dari sang istri" ucap davi dan di rekam Nia
" ini akan Nia simpan" ucap Nia
"simpan baik baik" ucap Davin sambil tersenyum
akhirnya mereka sampai ditujuan dan memesan motor mewah
" berapa total nya" ucap Davin
"total nya 350 juta pak" jawab salah satu karyawan
Davin membayar nya dan pulang bersama Nia dan berhenti untuk makan di pinggir danau. saat makan Nia mengajak Davin untuk berfoto
__ADS_1
"kak ayo kita foto" ucap Nia
Davin hanya diam ,ia merasa kan hangat nya seorang Nia
" kak, kenapa bengong" ucap Nia
" ayo foto" ucap Davin sambil tersenyum bahagia
saat berfoto hp Davin berbunyi
"hallo assalamualaikum" jawab Davin
"wa'alamu'alaikum salam, gimana kabar kamu dan menantu kesayangan Oma" tanya orang di seberang telepon yang tak lain adalah Oma
"Alhamdulillah Davin dan menantu kesayangan Oma baik baik saja" jawab Davin sambil melirik Nia
tapi Nia hanya duduk sambil melihat danau seakan akan ia merasa takut untuk kehilangan Davin
"tolong jaga dengan baik menantu kesayangan Oma" ucap Oma dan mengakhiri percakapan
"baik Oma" jawab Davin
setelah itu Davin dan Nia kembali berfoto
"kak apa kamu benar benar tidak akan melanggar janji itu" tanya Nia
"iya aku janji, tapi jika aku melanggar aku mau di hukum oleh kamu" jawab Davin meyakinkan Nia
"kalau gitu aku juga berjanji selagi kamu setia aku akan selalu memberikan yang terbaik untuk kamu" ucap Nia dan mengatakan janji nya
"emang kenapa,kok kamu berpikir seperti itu" tanya Davin heran
"entah kenapa aku merasa takut untuk kehilangan kakak" jawab Nia memandang danau
Davin hanya diam dan tidak menyangka bahwa Nia takut untuk kehilangan dirinya
"kenapa kamu takut untuk kehilangan aku" tanya Davin
"aku tak ingin rumah tangga kita hancur seperti papa dan mama, mereka tidak memikirkan dampak kepada anaknya" ucap Nia melirik Davin
" jika atau seandainya terjadi di antara kita , aku bukan berniat seperti itu tapi kita tidak tahu apa yang akan terjadi di esoknya" ucap Davin
"apa ada rencana untuk itu" tanya Nia sambil melihat danau kembali
" tidak ada" jawab Davin yang juga ikut melihat danau
"kalau gitu tolong berjuang untuk keutuhan rumah tangga kita, dan dari sekarang aku memohon untuk itu karena Nia tau rasanya gimana keluarga kecil kita berpisah " ucap Nia serius
"aku akan menepati janji itu dan berusaha untuk tidak merusak rumah tangga kita" ucap Davin agar Nia lega
__ADS_1
"dan kita hadapi masalah dengan pikiran tenang" ucap Nia melirik Davin
Davin meangguk angguk dan memeluk nia