
Sekarang adalah hari pernikahan Clarissa dan Dino ,Nia tampak menemani Clarissa yang gugup
"ni minum dulu biar ngak gugup" ucap Nia menyodorkan air
"gue dek dekan Nia , soalnya gue merasa masih kurang PD tampil di depan tamu undangan" ucap Clarissa
"kenapa Lo kurang PD, udah tenang aja gue dampingib Lo anggap aja sehari ini gue jadi bodyguard Lo" ucap Nia menenangkan Clarissa
disisi lain Dino juga gugup sebelum ijab Qabul
"vin waktu lu nikah Ama Nia Lo gugup nga" tanya konyol Dino yang di tertawakan Raka
"gugup si,tapi kalau gue nikahin orang lain yang nikahin dia jadi gue harus berani donk" jawab Davin sambil tertawa
"jangan bikin gue tertawa nanti ya Din" ejek Raka
" saya terima nikahnya Clarissa putri b.." ucap Dino sambil menjabat tangan Davin seakan akan sedang ijab Qabul tapi Raka dan dvain sudah tertawa ngakak sedangkan Dino masih gelisa
tok..tok.. ketuk pintu dari luar
"masuk" ucap Davin
"perasaan tadi gue dengar suara tertawa ,ada apa" tanya Nia yang masuk
"ini Dino saking gugupnya dia praktek baca ijab Qabul " jawab Raka dan membuat Nia tersenyum
"ngak perlu gugup kak,kalau kedua pengantin gugup bisa bisa nanti panggung nya gemetaran" ucap Nia tertawa kecil
"jangan bikin stand up komedi donk" ucap Dino
"ok ok, sekarang minum dulu dan tarik nafas" ucap Nia sambil menyodorkan air
Dino meminum air itu dan menarik nafas
"sudah tenang" tanya Nia
"sedikit membaik" jawab Dino
"sekarang ayo ,kak Davin dan kak Raka tolong dampingi kak Dino dan Nia dampingi Clarissa" ucap Nia dan pergi meninggalkan mereka dan menuju ke pengantin wanita
mereka mendampingi kedua pengantin sampai mereka sudah sah menjadi suami istri
" capek ngak jadi pengantin seharian" tanya Nia
"lumayan tapi ini momen bahagia" jawab Clarissa
" bentar lagi kita wisuda " ucap Nia sambil duduk
" ada rencana untuk itu" tanya Clarissa
"ada donk, sebelum nya kan kita janji untuk bawa pasangan ke tebing laut dan gue berpikir gimana kalau kita kesana saat kita lulus aja" ucap Nia
" bagus banget,soal kita lulus Minggu depan kan" ucap Clarissa semangat
" ok ,kalau gitu Lo istirahat aja gue mau pulang dulu" ucap Nia dan pamit
"iya hati hati" ucap Clarissa
Nia pergi dan pulang
"capek ngak" tanya Davin
__ADS_1
"emang kenapa" tanya Nia yang fokus ke hp
"kalau ngak capek aku mau makan ke tempat kemarin yang kamu ajak" ucap Davin
"ayo" ucap Nia sambil melirik
"serius ngak capek" tanya Davin
"lebih capek pengantinnya" jawab Nia
"iya sih,ok kalau gitu ayo makan" ucap Davin semangat
Davin langsung melajukan mobilnya karena takut keburu habis
"udah habis kak" ucap Nia saat baru sampai
"ha ,kan masih bukak" jawab Davin
" orang nya udah beres beres tandanya udah habis" ucap Nia tapi ia sambil turun dari mobil dan Davin juga ikut turun
"masih ada pak" tanya Nia
"masih,tapi cuma 1 porsi Nia" jawab penjual yang sudah akrab dengan Nia
"ok satu porsi aja" jawab Nia
dan Nia mengajak Davin duduk di tempat yang dekat dekat kipas angin
"kita makan berdua aja" ucap Nia dengan wajah cueknya
"ngak usah kamu aja yang makan" ucap Davin
" Nia cuman mau daging nya aja soal nya udah kenyang,tadi Nia makan berdua sama Clarissa di kamar" ucap Nia sambil mengambil daging sate
"serius" tanya Davin
"serius"jawab Nia sambil mengangguk
Davin memakan sate itu dan Nia kadang kadang mengambil danging nya
"masih ada yang lain" tanya Nia
"nga ada udah kenyang" jawab Davin
"kalau gitu kapan kapan aja kita pergi sama pengantin baru pakek motor gede" ucap Nia sambil berdiri pergi
"ok " jawab Davin
" sebelum wisuda kita pergi makan bareng" ucap Nia
"berempat aja" tanya Davin
" ajak keluarga lebih bagus ,sekalian ajak Niko" ucap Nia
" lumayan yang pergi donk bisa bisa satu restoran kita yang ngisi" jawab Davin
"kita ngak makan di restoran dan soal tempat biar Nia dan Clarissa yang ngurus" ucap Nia sambil memasang sabuk pengaman
"ok" jawab Davin
mereka pulang dengan keadaan sedikit malam,seperti biasa Nia yang di kenal Davin bar bar merebahkan badannya di sofa
__ADS_1
"jangan ganggu aku,biarkan aku tidur di sini soal nya besok aku harus bangun cepat ada pekerjaan yang harus Nia urus" ucap Nia dan memejam kan matanya
Davin hanya meangguk angguk dan menuju kamar,Davin juga mempersiapkan berkas berkas untuk meeting
keesokan harinya Nia tampak menyiapkan serapan pagi
"ayo makan dulu" ucap Nia yang sebenarnya mereka sama sama harus berangkat cepat
Davin langsung duduk dan serapan bareng Nia
"ayo berangkat" ucap Davin sambil melirik jam tangan
"ngak usah,aku bawa mobil aja soalnya ada beberapa urusan yang mau aku selesaikan" jawab Nia
"emng nya ada urusan apa" tanya Davin sambil menyatukan alisnya
" banyak " jawab Nia
"kalau gitu hati hati" ucap Davin dan mereka sama sama berangkat
saat di mobil hp Nia berdering
"halo" jawab Nia
"halo ni, Sekarang Lo ke kampus ngak" tanya Clarissa di seberang telepon
"iya lagi di jalan, pengantin baru ke kampus nga" jawab Nia dan bertanya
"iya tapi gue ngak boleh bawa kendaraan Ama mertua dan mama gue dan kak Dino ada meeting dan berangkat subuh subuh" jawab Clarissa
" ok gue jemput" ucap Nia sambil mengarahkan mobilnya ke jalan menuju rumah Clarissa
"aku pamit ya ma" ucap Clarissa sambil salam kepada mertua dan mamanya yang nginap di rumah besan
" hati hati jangan ngebut ya nak" ucap mama Clarissa
"iya Tante ,kalau soal itu aman kok kan Nia bawa pengantin baru" jawab Nia sambil tersenyum
mereka pun berangkat ke kampus sambil mambahas acara makan malam
"jadi kita makan malam di mana" tanya Nia
"kalau soal itu Lo yang tau" jawab Clarissa
" kalau di tempat kita nongkrong gimana" tanya Nia
"bagus banget,biar yang tua kembali merasa muda" jawab Clarissa
" kalau gitu kita sewa aja t tempat,soal nya kalau ngak di sewa mana muat kita" ucap Nia fokus menyetir
" nanti kalau udah kelar kita kesana" jawab clarissa
" tapi Lo temenin gue liat proyek gue" ucap Nia
"proyek yang mana" tanya Clarissa
" restoran,sampai sekarang nga ada yang tau kalau gue mau buka restoran dan cuman elo satu satunya yang tau" ucap Nia
"laki lu juga nga tau" tanya Nia
Nia hanya menggeleng gelengkan kepalanya
__ADS_1