
Malam itu nia dan clarisa punya janji untuk latihan taekwondo. Saat latihan tiba tiba nia latihan begitu keras
"jangan terlalu memaksakan diri, gue tau lo cemburu " ucap clarissa berdiri disamping nia
"gue harap rasa ini cepat menghilang " jawab nia dan berhenti latihan
"pulang? " tanya clarissa
"yok kita pulang, niko di apartemen " ucap nia sambik mengambil jaket
"oke, lu antar gue dulu" ucap clarisa sambil melilitkan tangan nya di pundak nia
2 jam kemudian nia sampai di apartemen
"kak nia udah pulang" tanya niko yang masih mengerjakan tugas sekolah
"udah, btw kamu kok belum tidur" jawab dan tanya nia
"masih ada tugas untuk besok kak, kakak mau bantuin? " tanya niko
"sini kakak bantuin" jawab nia
1 jam kemudian tugas niko yang dikerjakan nia sudah kelar tapi niko sudah tertidur . Nia ingin membangun kan niko tapi ia ragu, nia hanya menyelimuti niko lalu pergi ke kamar
"aw sakit, kak tugas niko udah kelar? " tanya niko yang baru bangun tidur
"sudah, cepat mandi lalu sarapan" perintah nia
"waw tak ku sangka nia hutomo sepintar ini" rayu niko
"udah udah cepetan mandi" perintah nia
"ya iya " jawab niko sambil cemberut
Setelah mandi niko serapan
"kak, ngak ada nasi goreng?" tanya niko
"menu hari ini ayam kecap" jawab nia
"terus nasi goreng " tanya niko
"besok aja kakak buatin" jawab nia
"oke, janji " jawab niko
Setelah serapan nia mengantarkan niko kesekolah
"hati hati, belajar yang rajin" ucap nia sambil melambaikan tangan ke niko
"iya kak, daa" jawab niko dan juga melambaikan tangan
Nia melajukan mobil nya untuk ke kampus
"lama amat lu" tanya clarissa di parkiran kampus
"gue ngantarin niko sekolah" jawab nia
"saudara tiri lo datang, di antar calon suami tu" ucap clarissa sambil melirik mobil hitam yang baru datang
Mawar dan davin turun dan menyapa nia dan clarissa
"hai" sapa mawar dengan senyum
"hai" jawab nia santai
Davin masih melirik nia dengan kesal,tapi itu membuat mawar jadi marah
__ADS_1
"yang mau kerja kan, yaudah pergi nanti telat lo" ucap mawar agar davin tak bertemu lama dengan nia
Davin langsung masuk ke dalam mobil sedangkan nia dan clarisa pergi meninggalkan mawar
"liat aja lu nia, hari ini akan menjadi hari terakhir lu " gumam mawar licik
Setelah itu mawar menelpon anak buah nya untuk melakukan sesuatu kepada nia
Saat jam pelajaran berlangsung nia benar benar fokus agar ia tak memikirkan davin
"udah jam pulang nia" ucap clarisa sambil menutup buku nia
"sekarang kita mau ngapain" tanya nia
"m, makan, jalan jalan atau party " jawab clarissa
"makan sekalian jalan jalan aja, kamu tunggu aku di apartemen soalnya aku mau jemput niko sekalian ajak dia" ucap nia
"oke" jawab clarissa
Nia dan clarissa mengendarai mobil nya masing masing, tapi keanehan belum dirasakan nia ,saat nia menambah kecepatan mobil pun nia masih biasa biasa saja
"kok ngerasa ada yang aneh ya " gumam nia
Karena batin nia tidak tenang nia mencoba menghentikan mobil nya tapi usaha nia sia sia, mobil yang di kendarai nia mengalami rem blong
"kenapa mobil gue bisa kek gini" teriak nia panik sambil menekan klakson
Kelajuan mobil nia tidak berkurang hingga ia menghantam pohon setelah menghindari anak kecil . Nia mengalami luka serius dan warga sekitar membawa nya kerumah sakit X
Niko yang mendapat kabar itu langsung pergi sambil menahan air mata
"kak nia" panggil niko
"ko, udah jangan nangis kak nia sedang dioperasi" ucap clarissa menenangkan niko
Setelah itu semua keluarga alexander, hutomo dan wijaya datang dengan kecemasan. Davin ,rita dan hutomo terlihat gelisah sampai operasi selesai
"sekarang keadaan nia gimana dok" tanya mereka
"untuk sekarang saudara nia mengalami cedera pada lengan kanan dan luka di bagian kepala" jawab dokter
Mendengar itu khawatir mereka semua bertambah
Setelah nia dipindahkan ke ruang perawatan, polisi datang memberi tahu kalau kecelakaan nia disebabkan karena rem blong
"rem blong" ucap clarissa
"tapi tadi pagi mobil kak nia baik baik saja" jawab niko
Mendengar itu davin langsung pergi untuk mencari tahu, dan sekarang nia masih belum sadar dan niko juga ikut mencari tau bahkan larut malam pun niko masih berusaha untuk mengetahui apa yang terjadi
Sekarang sudah pagi mereka semua menemani nia kecuali davin
"kak mawar tadi ada yang nelpon" ucap niko
"siapa" tanya mawar
"gak tau, gak niko angkat" jawab niko
Padahal niko sudah tau semuanya ,tapi niko diam karena ia tahu pasti davin juga mencari tahu
"oh bukan siapa siapa" ucap mawar setelah memeriksa hp nya
Davin datang dengan kedua teman nya
"mau kerja" tanya mama davin
__ADS_1
Davin diam
"apa di antara kalian sudah ada yang tu pelaku nya " tanya davin dan niko hanya diam
"pelaku maksud kamu" tanya rita
"rem mobil nia sengaja dirusak" jawab davin dan membuat semua orang terkejut
Tapi tak ada yang berbicara mereka hanya terkejut, setelah itu davin melepaskan cincin tunangan nya dan membantingnya
"davin apa yang kamu lakukan "teriak alexander
"dia, dia adalah dalang nya " ucap davin memelankan suara
"maksud kamu apa nuduh aku" tanya mawar sok tidak bersalah
"bukan kamu yang membuat mobil nia rusak" ucap davin sambil berjalan menyudutkan mawar
"kamu jangan asal menuduh, bahkan bukti pun gak ada dan sekarang kamu nuduh aku begitu saja" ucap mawar sambil mendorong davin
"bukti, kamu minta bukti, oke " jawab davin geram
"sudah sudah, davin kamu jangan bersikap seperti itu kepada mawar ,dan kenapa kamu harus banting cincin tunangan kalian" ucap oma
"itu sebagai tanda bahwa aku sudah bukan tunangannya lagi dan anggap saja yang aku lakukan itu sebagai ketidak hormatan ku" jawab davin marah
"sudah, sudah cukup kamu memburukan mawar, jika dia melakukan ini mungkin ada alasan" icap mira membela mawar
"alasan, alasan apa yang dia punya, jika pun dia punya alasan apakah dengan harus membuat nya seperti ini " ucap davin kesal
"apa kamu bawa bukti" tanya mira
"niko punya buktinya " jawab niko
Niko memutar sebuah rekaman dari hp nya yang ia dapat saat berjalan di parkiran
"niko merekan ini saat kak mawar memberi upah kepada anak buah nya " ucap niko
Plak, tamparan melekat di pipi mawar rita benar benar marah tapi ia ditahan oleh suaminya dan anak tiri nya
Tanpa mereka sadari nia sudah bengun dan sedikit melihat apa yang terjadi
"begini kelakuan kamu selama ini" ucap rita marah sambil menangis
"udah udah jangan emosi kasian nia" ucap hutomo
"nia ngak butuh rasa kasihan dari kalian" ucap nia dengan suara pelan
Mereka semua melirik nia, rita menghampiri nia dan mencium nya
"maafkan mama nak, karena mama kamu menderita " ucap rita merasa bersalah
"menderita apa ma" tanya nia
"kasih sayang seorang ibu nak" jawab rita dan kembali mengeluarkan air mata
"tapi lebih menderita ma, lebih dari yang kalian bayangkan " jawab nia
"maafkan mama" jawab rita dan kembali mencium kening nia
"tante biarkan kak nia istirahat dulu" ucap niko
Rita langsung melepaskan ciumannya
"kak mau minum dulu" tanya niko
Nia mengangguk. Niko menolong nia untuk minum
__ADS_1
"kamu benar benar kurang ajar dengan kakak kandungmu" ucap mawar marah kepada niko
"terserah kakak mau bilang apa, lebih baik pergi polisi udah nunggu " jawab niko