Perjuangan CEO Untuk Mendapatkan Gadis Bar Bar

Perjuangan CEO Untuk Mendapatkan Gadis Bar Bar
niko berulah


__ADS_3

ke esokkan paginya nia siap siap untuk berangkat kerja


"bik aku pergi dulu" ucap nia kepada pelayannya


"ngak serapan dulu non" tanya pelayan


"ngak, nia serapan di luar aja" jawab nia dan langsung pergi


beberapa menit kemudian pak hutomo, mira, mawar, niko datang untuk serapan


"bik panggil nia untuk serapan" perintah hutomo kepada pelayan


"maaf tuan, non nia udah pergi kerja" jawab pelayan


"kerja? apa dia sudah serapan" tanya pak hutomo


"kata non nia, non nia serapan di luar tuan" jawab pelayan dengan hormat


mawar dan mira memanfaat situasi


"ubahlah pa biarin aja, palingan cuma mau minta perhatian atau cari sensasi baru " mawar yang mulai

__ADS_1


"iya mas, Lagian nia sudah besar seharusnya dia tidak bersikap ke kanak kanakan " mira yang juga ikut untuk memengaruhi hutomo


niko hanya makan dan mendengarkan mereka, niko hanya diam


"pa niko berangkat sekolah" ucap niko pamit bersalaman


"hati hati" ucap mira


niko tetap diam dan pergi


kini niko mencoba untuk menguji keluarganya,niko sengaja untuk pulang terlambat bahkan nia yang pulang kerja jam sembilan belum melihat niko ,hutomo, mira dan mawar sudah panik karena Hp niko tidak bisa di hubungi


"nia apa sehari tadi kamu bertemu niko" tanya hutomo yang panik


mendengar jawaban itu membuat mereka tambah panik. sudah 30 menit mereka mencoba menghubungi niko kecuali nia tapi tidak ada jawaban bahkan sopir pribadi niko pun tidak tau


melihat mereka yang sudah benar benar panik nia pun mencoba untuk menghubungi niko,tapi tetap sama HP niko tetap tidak bisa di hubungi


nia bergegas mengambil kunci mobil dan pergi, kini hutomo tidak sanggup memanggil nia untuk bertanya pergi kemana karena keadaan hutomo yang benar benar panik


2 jam kemudian nia pun datang dan membawa nikk

__ADS_1


"dari mana aja kamu" tanya mira dengan khawatir


niko hanya diam


"niko mama bertanya jangan buat panik " ucap mawar yang juga ingin tau


"niko bukan anak kecil lagi, jadi ngak perlu khawatir " jawab niko dengan nada rendah


"niko meskipun kamu bukan anak kecil, tapi kamu salah satu anggota keluarga ini jadi wajar saja mereka khawatir " ucap nia kepada niko dan nia pamit untuk ke kamar


"kalian lihat siapa yang peduli dan siapa yang sok peduli" ucap niko yang mulai kesal


"maksud kamu niko " tanya pak hutomo yang bingung dengan sikap anaknya


"sikap peduli kalian Hnya dengan menyuruh pengawal rumah untuk mencari niko dan mencoba menghubungi, sedangkan kak nia menunjukkan sikap pedulinya mencoba untuk tenang dan langsung mencari niko" jawab niko yang kesal


"terus apa gunanya pelayan kalau bukan untuk membatu " tanya mawar


"tak semuanya harus pelayan kak" jawab niko


"niko , sudah hentikan semua sandiwara kamu" ucao mira dengan nada sedikit keras

__ADS_1


"wajar kak nia membenci kalian, jika kalian seperti ini terus, kalian tidak akan pernah merasakan hangat nya seorang nia, baik nya, bahkan indah nya senyuman kak nia"jawab niko memandang tajam kepada hutomo dan niko langsung menuju kamar dan meninggalkan hutomo yang terdiam kaku


"Oh iya pa, yang niko katakan tadi adalah bukti perpedaan kalian dengan kak nia menurut niko" ucap niko yang berhenti sebentar dan kembali berjalan menuju kamar


__ADS_2