Pesona Sang Devil

Pesona Sang Devil
Mantull


__ADS_3

Happy reading...


☘️


☘️


☘️


Giordan masih setia duduk di kursi kebesarannya. Tangan kokoh itu tak henti-hentinya memijat pelipis dahinya. Pusing serasa mau pecah kepalanya saat memikirkan video yang dikirim Jayden. Sudah satu minggu dia dihantui sosok wanita yang ada di dalam video itu.


Benarkah itu istrinya? Tapi dia tidak yakin kalau itu Lili. Atau orang itu hanya mirip dengan wajah istrinya saja?


Disaat Giordan masih dalam pencarian jawaban atas video itu, tiba-tiba benda persegi empat yang tergeletak di atas meja kerja nya berkedip. Menandakan ada sebuah chat masuk ke aplikasi hijaunya.


Klik!


Dengan malas pria bertubuh atletis itu meraih gawai pintarnya yang selalu menemaninya dua puluh empat jam nonstop.


GILA!


'Apa maksud Jayden mengirim video berdurasi 20 detik ini kepadaku? Aku tidak akan mempercayai seorang pecundang sepertimu! Kesetiaan istriku lah yang patut aku percaya!' dumel Giordan sambil membuka video yang baru dikirim oleh rivalnya.


Rasa penasaran yang tinggi Giordan nekat membuka video kiriman Jayden, karena ingin memastikan bahwa wanita yang berada dalam video itu bersama Jayden bukanlah Lili yang sedang mengandung calon baby nya. Pandangan Giordan fokus ke layar pipih itu. Video Jayden sedang berkuda dengan separuh nafas yang tersengal-sengal. Giordan menajamkan matanya pada sebuah titik yang melekat di tubuh wanita itu. Ya, sebuah tanda lahir yang berada di paha atas sebelah kanan.


'Apa itu? Istriku tidak memiliki tanda lahir di area itu! Aku yakin sekali, bahwa wanita itu bukan Lili istriku melainkan orang lain yang wajahnya mirip dengan Lili!'


Giordan menjeda video, ia memfokuskan pada wajah wanita nya. Memperbesar gambarnya untuk memastikan kembali bahwa wanita itu bukan Lili istrinya.


Giordan mengirim pesan kepada Jayden.


📤 "Apa maksudmu mengirim video tak bermoral seperti ini? Kamu berniat memprovokasiku agar aku tidak mempercayai istriku!"

__ADS_1


Baru beberapa detik Giordan mengirim pesan itu, dan langsung mendapatkan jawaban disebrang sana.


📥 "Istrimu dalam genggamanku! Hahahaha..!"


Jayden mengirimkan sebuah pesan kembali kepada Giordan dengan emot yang mengejek pesaingnya itu.


Giordan mengirim pesan lagi.


📤 "Walaupun seribu kali kau mengirim video seperti itu! Aku tetap lebih mempercayai istriku daripada pencundang sepertimu!"


Jayden membalas pesan Giordan bukan dengan sebuah ketikan, melainkan pesan suara yang sangat membuat meletus amarah Giordan yang sudah di ujung kepala.


Pesan suara Jayden yang berisikan kata-kata Apem kukus istrimu manis legit mengigit. Satu kata untuk mendefinisikan adalah MANTULL!


Tidak puas dengan pesan suara yang dikirim oleh Jayden beberapa detik yang lalu. Giordan segera menghubungi Jayden.


Truuuuuttt..


Seketika rona merah menghiasi wajah Giordan. Nyeri di dada seakan bertambah ngilu mendengar suara laki-laki yang sempat menculik istrinya. Akan tetapi Giordan masih berkeyakinan bahwa wanita itu bukan istrinya. Feeling suami tak akan pernah meleset pada sasaran.


"Istriku bukan seorang wanita murahan yang menjajakan sembarangan kepada setiap laki-laki! Apalagi laki-laki itu adalah KAMU! Orang yang tak punya nyali! Orang yang tak bermoral! Istriku hanya akan bercinta dengan suami halalnya yaitu Aku, Giordan Adhitama tidak yang lain!"


"Hahahaha.." suara tawa yang terdengar bernada mengejek kembali Giordan. "Kau tak pernah tahu tabiat istrimu di luar, Giordan Adhitama! Di rumah bertingkah jinak-jinak merpati! Tetapi di luar berubah seperti Singa Betina yang siap memangsa korbannya!"


Giordan semakin beremosi mendengar kata-kata yang terucap oleh bibir kotor Jayden.


"Anak yang sedang dikandung istrimu itu adalah hasil kolaborasi kami berdua! Hahahaha...!" lagi-lagi suara Jayden menggema di daun telinga Giordan.


Semakin tersulut emosi yang sedang membara, Giordan Adhitama tidak sadar dia telah mengebrak meja kerjanya yang tidak tau menahu permasalahan yang sedang menganggunya.


BRAKK..!!!

__ADS_1


"Jaga mulutmu, Jayden!"


"Kita tunggu hasil tes DNA nya, kawan!" sahut Jayden.


"Aku tidak akan pernah membuat tes DNA! Karena aku yakin itu adalah darah dagingku! Penerus Keluarga Besar Adhitama!" lantang Giordan.


Sedangkan Ardo yang baru membuka pintu ruang kerjanya Bos nya itu pun terjingkat kaget.


'Astaga, untung jantung ini buatan Sang Pencipta. Masih bertahan kokoh dan tangguh! Gimana jadinya kalau jantung ini buatan home industri! Bisa kembang kempis ini detaknya!' Ardo ngedumel sendiri dan mengerem langkahnya.


Untuk beberapa saat Ardo masih terpaku di depan pintu masuk ruangan kerja Giordan Adhitama. Bukan berniat menguping pembicaraan Bos nya dengan seseorang disambungan udara itu, melainkan sedikit kepo tingkat dewa yang kini dirasakan Ardo. 'Ada apa sebenarnya dengan Bos Giordan? Tidak mungkin dia semarah itu, kalau tidak menyangkut harga dirinya atau harga diri orang yang disayangi Bos Giordan.'


"Kita tunggu sembilan bulan lagi, wajah itu mirip aku atau kamu!" jawab Jayden kembali.


"AKU!" singkat Giordan.


"Terlalu percaya diri kamu GIORDAN! Hahahaha..!"


"HARUS!"


"Kita lihat saja nanti!" Jayden masih menantang Giordan.


"SEKALI PENCUNDANG TETAPLAH PENCUNDANG!" Giordan langsung memutuskan sepihak sambungan telepon nya.


"Aaaarrgghh! Brengsek kamu Jayden!" teriak Giordan sambil melempar ponselnya ke dinding.


PRAKK!!!


☘️☘️☘️☘️☘️


Yuk like komen lagi 🙏🏻🤩

__ADS_1


__ADS_2