Phantasy The Animation

Phantasy The Animation
PETUALANGAN ANEH I "RUNTUHNYA KESEIMBANGAN"


__ADS_3

Kedua belah pihak semakin terdesak, serangan-serangan mematikan yang dilakukan oleh kedua belah pihak membuat keduanya kewalahan dan kelelahan.


"Sungguh tragis, Raja Iblis ternyata sekuat ini. Tapi aku akan membunuh kamu demi Menjaga Keseimbangan Dunia"


"Uh... uh... ha... Hahaha, kau! Pikir bisa membunuhku!? Hahaha sungguh omong kosong belaka! Terima ini!" Raja Iblis dari mulutnya mengeluarkan Sinar Laser nya menyerang Kotori. Dengan cepat Kotori menghindar, membalas dengan melemparkan Pedang Satan nya ke arah Raja Iblis. Lalu berhasil sedikit melukainya, dan pedangnya kembali ke tangan Kotori.


"Um... Sepertinya itu sedikit sakit, Satan! Amukan Api Neraka Ifrit!" Keluar Api menyemburkan dari tanah mengelilingi tubuh Kotori, membuat kuda-kuda dan melepaskan kembali Pedang Satan melempar ke arah tubuh Raja Iblis, menusuk menembus jantungnya membuat memuntahkan darah hitam dari mulutnya.


"Uhuk... uhuk... uhuk... T-tidak mungkin! M-mustahil! Aku yang abadi tidak akan mungkin..." lalu muncul Kotori dengan wajah seramnya memegang gagang Pedang Satan dihadapan wajah Raja Iblis, membelah tubuhnya seperti membelah daging ikan. Dan beberapa saat kemudian semua pasukan Raja Iblis tergeletak dan mati begitu saja, Risarte dan Seiya berlari melewati lorong menuju ruang singgasana Raja Iblis. Dan tampak sosok Itsuka Kotori menatap tubuh Raja Iblis yang sudah terbelah.


"Kotori!" Terdengar teriakan Risarte memanggil namanya, tetapi mendadak muncul portal dibawah kakinya, membuat Itsuka Kotori menghilang begitu saja.


"T-tidak mungkin!? Itsuka Kotori menghilang begitu, tapi Raja Iblis mati. Bagaimana ini Seiya?!" Risarte memucat dan kebingungan atas kejadian menghilangnya Itsuka Kotori.


"Tenangkan dirimu! Oi Dewi Tidak berguna, dia memang benar-benar luar biasa. Raja Iblis berhasil dibunuhnya, tapi dia menghilang itu sudah cukup. Karena aku merasakan dia sangat berbahaya yang akan membunuh kita dikemudian hari juga menjadi ancaman dunia Gaebrande"


"A-apa!? A-apa yang kamu bilang hah!? Kita justru berterima kasih kepadanya karena Raja Iblis sudah mati! Kamu itu tidak punya belas kasih! Dasar Pahlawan Parnoan!"


Lalu terdengar suara Dewi Ishtar menggema di ruang singgasana.

__ADS_1


"Risarte, Ryuugunin Seiya, selamat atas keberhasilan kalian membunuh Raja Iblis dan menyelamatkan dunia Gaebrande"


"Oh... Dewi Ishtar! Tapi yang membunuh Raja Iblis bukan kita atau Seiya, melainkan K-koto...."


"Eh!? Kok aku tidak bisa mengingat namanya, aneh aku melupakan sosoknya. Ada apa ini!? Kenapa bisa begini!?" Dalam hatinya bergulat melupakan Itsuka Kotori.


"Kembali lah kalian berdua ke dunia roh segera!"


"B-baik Dewi Ishtar"


Risarte membuka gerbang lingkaran, masuk bersama Seiya yang meninggalkan ruang singgasana.


Mengetahui Penjaga Roh Dunia, Itsuka Kotori menghilang. Membuat seruan isi ruangan Dantalian Agung, Anna Kushina menegaskan untuk melakukan upaya pencarian dan membawa kembali Itsuka Kotori. Lalu Ratu Agung dengan anggun berjalan menuju pintu keluar ruang agung, pintu terbuka dan cahaya matahari menyinari keelokan wajah Anna Kushina.


Dengan cahaya menyinari keagungan Dewi Eris, lalu bersabda:" Wahai Noah, anak dari Lamekh. Morgiana menugaskan kamu untuk investigasi monster jahat itu, namun monster jahat itu tidaklah seekor melainkan kawanan, memiliki lebih dari 10juta ekor monster jahat itu, jikalau diabaikan akan terjadi pemusnahan massal kepada umat manusia. Akan merambat ke wilayah-wilayah lain di Dantalian ini, Ku perintahkan Engkau untuk membuat sebuah kapal besar untuk menyelamatkan para rakyat Dantalian Irak dan makhluk kehidupan lainnya yang layak Engkau selamatkan"


Lalu Dewi Eris mengulurkan tangan-Nya yang Agung di langit-langit sambil para angin menyerukan kembali:" Wahai para Rakyat Dantalian Irak, segera lah Kalian menyembahku, jadilah pengikut Noah dan ikuti arahan Noah untuk menyelamatkan Kalian, jikalau menolak karena AKU akan menurunkan Hujan Lebat Tanpa Henti, Mengalirkan Air Laut Teluk Persia Mengangkat Menerjang Monster-Monster Jahat. Tidak ada cara lain selain dari KEKUATAN AKU, monster jahat tidak bisa dibunuh dengan senapan dan senjata-senjata buatan manusia lainnya. AKU adalah Tuhan, Tiada Tuhan selain AKU, Belas Kasih AKU sudah KU-sampaikan, sekarang kehendak Kalian untuk bertindak! Salam Kasih"


Dengan cahaya Agung-Nya menyinari langit-langit, Dewi Eris menghilang. Lalu langit-langit menjadi gelap, awan-awan berkumpul menutupi keindahan langit biru cerah, percikan air dari awan-awan berjatuhan ke wilayah Irak dengan air-air kecil menghantam tanah. Tak lama kemudian Noah membuat kapal besar yang disebut sebagai Bahtera, dari kayu Gofir, kayu Jati dan kayu Sanabur, membuat Bahtera dengan panjang enam ratus hasta, lebar seratus hasta, dan tinggi enam puluh hasta, dengan enam tingkatan.

__ADS_1


Sebuah Bahtera yang sangat besar terlihat di seluruh wilayah Irak, rakyat Dantalian Irak lalu berlari berhamburan menuju Pintu Bahtera berada yang menjadi titik tempuh berjumpa di Bagdad. Noah memerintahkan dan membawa binatang-binatang ke Bahtera secara berpasangan, jantan dan betina. Mengangkut seluruh binatang-binatang yang hidup di wilayah Irak, dan rakyat Dantalian Irak di Bagdad memasuki pintu Bahtera diiringi membantu Noah. 10juta ekor Monster Jahat muncul secara bersamaan saat rakyat Dantalian Irak berlari berhamburan menuju Bahtera, mereka memakan manusia satu per satu, teriakan histeris tidak terhindarkan, perlawanan pun terjadi dengan mengerahkan lapis baja namun nihil, senapan-senapan menjadi tidak berguna, rakyat Dantalian Irak yang berhamburan tampak menyerah dan enggan untuk bergerak.


Noah meninggalkan Bagdad dan Bahtera nya, Noah menyalinkan bayangan dirinya menjadi banyak yang cukup untuk menuju seluruh kota-kota Irak dan menyelamatkan rakyatnya berada, bayangan Noah mencoba mencegah serangan Monster Jahat dengan menerjangkan selendang kain yang mengibas-ibas di bahunya, melilitkan ke leher Monster Jahat lalu membanting dan memotong kepala nya. Namun serangan-serangan tersebut tidak menghasilkan apapun, karena jumlah Monster Jahat terlalu banyak untuk ditangani satu bayangan Noah. Tubuh Asli Noah kembali ke Bahtera, lalu turun lah Hujan Lebat menyerang para Monster Jahat itu sehingga membuatnya kesakitan. Bahtera pun lepas dan berlayar karena Hujan Lebat membuat merobohkan sanggahan Bahtera, rakyat Dantalian Irak di Bagdad dan Binatangnya berhasil terangkut seluruhnya.


Air Hujan Lebat mengguyur selama dua puluh hari dan dua puluh malam, Banjir Bandang semakin tinggi setinggi tiga puluh hasta dari puncak gunung dan terjadi selama empat puluh lima hari. Korban jiwa yang diakibatkan Banjir Bandang tidak ada, namun manusia yang terbunuh oleh Monster Jahat begitu banyak. Banjir Bandang diturunkan oleh Dewi Eris, yang menenggelamkan wilayah Irak mengakibatkan Monster Jahat lenyap begitu saja. Noah dan Bahtera nya terapung-apung diatas Banjir Bandang, lalu datang cahaya menyinari Banjir Bandang dan Bahteranya. Dewi Eris Agung melayang di langit-langit cerah dengan diiringi para angin menuntun Bahtera dan Noah untuk berlabuh di Pegunungan Judi, sesampainya lalu Dewi Eris memberikan KEAJAIBAN NYA membuat Banjir Bandang Surut begitu saja. Noah dan para rakyat Dantalian Irak turun dari Bahtera, pintu Bahtera terbuka membuka yang membawa udara sejuk untuk menyambut atas penyelamatan yang dilakukan oleh Noah. Tiba Morgiana di Tanah Kurd, menyambut keberhasilan Noah atas tugas yang diberikannya, para pasukan Morgiana tunduk dan bersujud lalu Noah dan para rakyatnya berjalan dengan diiringi suara lantunan yang menyejukan hati. Lalu mereka membangun kembali wilayah Irak, dengan menanam beberapa Anggur dan sebagainya.


Beberapa bulan kemudian, wilayah Irak berhasil dipulihkan seperti sedia kala, atas bantuan Morgiana, Şara, dan Dalian. Kaisarina Agung, Dalian tiba di Bagdad, memasuki kastil Bahtera berjalan dan duduk di kursi singgasana.


"Dengan ini! Ku pertegaskan, bahwa Noah akan menjadi Pemimpin Wilayah Irak untuk selama hidupnya"


Seruan rakyat Dantalian Irak menyerukan nama NOAH!.... "HIDUP NOAH! HIDUP KEKAISARAN DANTALIAN RAYA! HIDUP DEWI ERIS! HIDUP KAISARINA AGUNG DALIAN!"


Namun tiga minggu kemudian, Noah meninggal tanpa sebab. Membuat rakyat Dantalian Irak kehilangan sosok Agung Noah, akan tetapi Kaisarina Agung Dalian berhasil menenangkan hati para rakyatnya. Membuat pemakaman di Al-Haram Imam 'Ali, kota Najaf Irak. Dengan pemakaman yang megah dan agung dibuatnya untuk mengenang jasanya atas Peristiwa Banjir Bandang, peti matinya dibuat menyerupai sebuah Bahtera kecil yang terbuat dari kayu Gofir, kayu Jati dan kayu Sanabur, lalu membuat replika yang serupa dan menenggelamkan di Teluk Persia, bertujuan untuk penyembahan meminta permohonan kepada Dewi Eris agar Noah hidup disisi-Nya.


Saat di hari yang sama, yang mana saat pemakaman Noah sedang berlangsung. Morgiana yang menghadiri pemakaman Noah tersebut, menghilang begitu saja dan tidak diketahui oleh para pasukannya dan Dalian.


Morgiana menghilang antah berantah.


Morgiana kemudian membuka matanya, lalu melihat disekelilinginya, kedua tangannya membenggang terikat dengan besi kecil melingkar pergelangan tangannya, dirantai menggunakan besi yang tidak mudah dihancurkan, kaki nya juga terikat seperti itu, dengan penuh luka memar, luka-luka gores, luka-luka cambukan, dan bajunya compang-camping. Ruangan yang mirip, yang benar-benar tempat Penjara seperti dirinya yang pernah dipenjara di masa lalunya sebelum diselamatkan oleh Alibaba dan Aladdin.

__ADS_1


Datang penjaga penjara, lima orang penjaga membuka pintu jeruji nya yang dilapisi besi-besi yang kokoh dan tidak mudah dihancurkan, mereka masuk dan melakukan sesuatu kepada Morgiana yang sedang terikat, terbuka yang mana kondisinya pasrah, tidak bisa melawan dengan pakaiannya dilucuti oleh lima penjaga penjara.


Bronya Zaychik mendeteksi hilangnya Morgiana setelah beberapa hari pemakaman Agung Noah di Najaf. Melaporkannya kepada Ratu Agung, Anna Kushina menjawab laporannya dengan mengkontak Minamiya Natsuki untuk kembali ke masa depan, Kekaisaran Dantalian Raya berada. Kini Kekaisaran Dantalian Raya kehilangan sosok berharga Noah Sang Penyelamat Agung, Morgiana Si Putri Mantan Budak, dan Itsuka Kotori Sang Penjaga Roh Dunia membuat jajaran agung Dantalian semakin goyah, dan terlihat pasukan aneh dari bulan mengudara di langit-langit kota Dalian dan kota Kushina seolah-olah mereka mencoba untuk menginvasi bumi. Wafat nya Sang Kaisar Agung Dantalian, membuat Kekaisaran merasakan pukulan yang sangat berat untuk dilalui, kejadian ini pernah terjadi saat Kekaisaran Dantalian Raya diambang kehancuran pada zaman Sebelum Masehi. Anna Kushina tidak ingin kehancuran untuk kedua kalinya, berusaha keras mencegahnya dan membuat keputusan yang disampaikan kepada seluruh petinggi-petinggi Agung dan jajaran Agung Dantalian untuk bersiaga tingkat 10, bermakna bahwa harus menyelamatkan Kekaisaran Dantalian Raya dari Kehancuran dan Menjaga Keseimbangan Dunia.


__ADS_2