
Dennis Adabra sangat terkejut karena mendadak dirinya dipindahkan secara paksa melalui portal aneh di hutan yang ada danau di hadapan nya. Lalu Dennis Adabra membuka peta, melihat kalau jarak ke kota Orbit A1 adalah 250 km. Namun, dia sempat melihat juga kalau ada kota lain yang dekat dari lokasi dirinya berada. Hanya berjarak 2 km dari lokasi nya, kota bernama Orbit A22. Wilayah yang berhasil diduduki oleh Kekaisaran Dantalian Raya, dibawah komando pasukan Komandan Tertinggi Akame. Kota yang berhasil dibangun, dan memiliki populasi yang lumayan banyak.
Dennis Adabra kemudian berjalan ke arah kota Orbit A22 berada, meninggalkan danau tersebut dan memasuki hutan. Dennis Adabra terus menerus berjalan di dalam hutan, menuju ke kota Orbit A22 berada.
..........
Terdengar suara ledakan dan auman dari monster, Dennis Adabra segera menuju lokasi suara tersebut berasal. Sesampainya, Dennis Adabra melihat seorang laki-laki muda sedang dikepung oleh monster, sebanyak 6 monster berbentuk Orc General. Seorang laki-laki muda itu, sedikit menolehkan matanya ke arah Dennis Adabra... Yang mana membuat Dennis Adabra langsung menggunakan Ability Ceaseless Cycle, membikin 6 monster Orc General langsung terbunuh begitu saja. Kemudian, Dennis Adabra menghampiri si laki-laki muda itu lalu menyapa nya...
"Hei! Apa kau baik-baik saja? Apa kau ada yang terluka?"
Laki-laki muda itu terdiam membisu sejenak, lalu membuka mulutnya mengucapkan....
"Ya! Terima kasih sudah menyelamatkan aku, aku baik-baik saja"
Dennis Adabra tersenyum kepada nya...
"Baguslah, senang mendengarnya. Nama kamu siapa? Kamu darimana?"
"Aku... Aku Surya, bagaimana dengan Kamu?"
"Oh... nama yang unik, perkenalkan nama aku adalah Dennis Adabra. Salam kenal"
"Ya, salam kenal juga..."
"Apa kamu dari kota Orbit A22?"
"Kota Orbit A22? Entah, aku tidak tahu. Aku..."
"Oh... sayang sekali yah, baiklah... karena kamu sudah baik-baik saja..."
"Apa maksud kamu?"
"Eh?! Yah, aku sedang buru-buru Surya. Kamu mau kemana?"
"Oh... aku Baru saja disini, berjalan di tengah hutan ini. Aku masih belum tahu mau kemana"
"Oh begitu yah... Bagaimana kalau kamu ikut sama aku ke kota Orbit A22?"
"Ke kota?"
"Iya Surya. Ayo kita pergi..."
"Okelah, aku ikut..."
Dan mereka berdua melangkahkan kaki mereka menuju ke arah kota Orbit A22. Dalam perjalanan mereka, mereka berbincang bincang mengenai keadaan situasi dan hal lainnya...
"Surya, jadi kamu gak tahu kamu darimana?"
"Ya, sebenarnya aku seperti baru saja dilahirkan kembali di dunia ini"
"Eh? Serius kah? Orang reinkarnasi kah?"
__ADS_1
"Entah, aku juga gak tahu hal itu. Mungkin kamu ada benar nya juga..."
"Oh...."
Hening sejenak, angin sepoi mengalir bagaikan air sungai memecah keheningan mereka...
"Sejuk juga di hutan ini..."
"Iya, Dennis..."
"Ngomong-ngomong, kamu suka anime gak?"
"Anime....?"
"Iya Anime, Anime sangat kental dengan gayanya yang penuh warna, berkarakter energik dan plot yang berorientasi pada adegan aksi. Selain itu, anime sangat kental dengan cerita fantasi yang berorientasi pada masa depan."
"Oh... aku ingat itu"
"Baguslah, terus kamu suka anime yang mana?"
"Mungkin... One Punch Man cukup lumayan bagus, terutama gadis karakter yang namanya Fubuki dan Tatsumaki"
"Wah... kamu suka anime yang begituan ya. Ya! Aku juga suka dengan si Saitama jadi MC yang cukup menghibur"
"Hahahhaa"
Mereka masih berjalan di hutan hijau ini, namun mereka memutuskan untuk istirahat sejenak dan membuat makanan untuk makan siang.
"Nah, Surya. Aku lapar, bisa kita berhenti sejenak?"
"Oke, kamu lapar juga kan?"
"Iya"
"Kita panggang daging sapi saja, aku ada itu daging di Storage Room"
"Ya"
Dan mereka memulai memanggang daging sapi untuk makan siang mereka....
"Surya, apa kamu seorang Pejuang Dantalian juga?"
"Aku tidak tahu itu"
"Hmm.... kamu tidak punya banyak informasi yah... apa kamu punya ingatan untuk kehidupan kamu sebelumnya?"
"Maaf... hal itu juga, aku tidak ingat"
"Aku turut sedih juga mendengarnya, Surya"
Suasana keheningan menyelimuti mereka berdua lagi, akan tetapi Dennis Adabra mencoba untuk menghiburnya dengan...
__ADS_1
"Nah Surya, apa kamu suka nonton anime dari situs Nekopoi?"
"Nekopoi? Anime apa aja itu?"
"Yah... sebenarnya aku juga sangat suka menonton anime dari situs Nekopoi. Terutama anime yang berjudul Doki Doki Little Ooyasan... Karakter loli yang imut dan menggemaskan, hehe...."
"Oh... aku ingat itu, kalau gak salah nama karakter loli itu Miyuri Asou kan?"
"Ya, kamu benar Surya. Imut kan?"
"Ya sangat Imut, gak nyangka kamu suka yang begituan Dennis"
"Hehe, maklum butuh asupan untuk penyemangat hidup hahaha...."
"Hahaha..."
Mereka berdua tertawa terbahak-bahak membahas perihal tentang itu...
"Nah, Dennis. Apa boleh aku cerita masa lalu ku kepada kamu?"
"Hmmm... apa itu Surya?"
"Aku, aku ingat kehidupan yang sebelumnya, Dennis..."
Dennis Adabra mencoba mendengarkan cerita dari Surya...
"Aku orang yang sangat miskin, orang yang tidak mampu. Orang yang serba kekurangan... Kedua orang tua aku, mereka sakit. Bapak aku, dia sakit Stroke lumpuh kiri. Sedangkan Ibu ku, dia sakit Jiwa itu sudah 20 tahun Ibu ku menderita sakit jiwa. Aku setiap hari memikirkan hal itu di dalam otak ku, yang terus menerus membuatku sering sakit kepala. Bahkan aku kerja pun, masih saja kepikiran... karena mereka berdua, masih belum sembuh sampai hari ini dan detik ini. Bahkan sampai aku mati dan bereinkarnasi di dunia ini. Aku merasa mereka masih hidup, akan tetapi masih menderita. Aku teringat hal ini, membuatku ingin kembali ke dunia lamaku, dan segera berjumpa dengan bapak dan ibu ku...."
Angin sepoi menyising, menyejukan suasana keheningan mereka. Namun, di dalam benak Dennis Adabra sangat terpukul mendengar cerita dari Surya....
"Dennis... apa yang harus aku lakukan? Aku ingin segera bertemu dengan orang tua ku, aku ingin memberi kabar kepada mereka kalau aku masih hidup. Aku tidak mau mereka tambah menderita karena kehilangan aku..."
Dennis Adabra masih terdiam seribu bahasa...
"Maafkan aku, sudah menceritakan hal sedih kepada kamu. Setidaknya, terima kasih sudah mendengarkan aku. Walau hanya sedikit lega..."
Tiba-tiba air mata Surya mengalir membasahi pipinya...
"Loh.... *hiks*... *hiks*... aku... aku kenapa menangis..."
Dennis Adabra juga ikut meneteskan air matanya...
"Mamah... Papah...."
Suara tangisan si Surya memanggil kedua orang tua nya.... lalu...
"Surya... kamu harus bersabar yah, harus tabah menjalani kehidupan yang menyakitkan ini.... Aku juga tidak tahu harus bagaimana lagi, mungkin jikalau ada sihir yang dapat melintasi dunia serta ruang dan waktu... kamu mungkin bisa bertemu kembali kepada orang tua kamu, Surya.... namun, kekuatan Ability ku belum punya Ability tersebut...."
"*hiks*... *hiks*... *hiks*..."
"Ayo kita berdua, berpetualang bersama. Ayo kita pergi ke kota Orbit A22 mencari tentang sihir melintasi dunia serta ruang dan waktu. Jika aku bisa mempelajari Ability itu, aku akan membawa kamu kembali ke dunia lama kamu Surya..."
__ADS_1
"Te-terima kasih, Dennis..."
Dan suasana kesedihan kembali ceria dengan matahari dan angin menyelimuti mereka dengan kehangatan dan kesejukan...