
<Astaroth adalah Raja Iblis Melankolis, dan seorang musisi yang sangat populer di dunia virtual Bumi. Dia cukup pembual di bawah kepura-puraan ini.
Kutipan favorit dia...
"K-Karena tidak ada orang di sini, kurasa aku bisa bernyanyi... Lagi pula, aku, di antara Raja Iblis, TERLEWAT! Tapi kamu, pergi dan kehilangan akalmu dengan PERMINTAANku!"
Astaroth memiliki dua tanduk yang melengkung ke bawah di bagian belakang dan samping kepalanya di belakang telinganya. Dia memiliki rambut merah muda dengan dua ekor kembar sebahu dengan dua topi merah kecil di setiap sisi kepalanya. Astaroth mengenakan pakaian bergaya gothic lolita hitam-merah yang rumit, terdiri dari kerutan di bahu, tenggorokan, dan pinggul kanannya; pita di dadanya; renda merah muda di dada dan pinggangnya rok berlapis ganda; dan saputangan ungu acak-acakan di pinggul kanannya. Dia memakai sarung tangan tanpa jari dengan potongan logam yang rumit di lengannya (dengan bagian kanan sangat besar dan bagian kiri sangat kecil) dan dia memakai stoking setinggi paha bergaris merah-putih di kakinya dengan sepatu balet hitam di kakinya. kaki. Dia memiliki gitar kapak yang kepala hitam dan badan merahnya memiliki bahan dan penampilan yang sama dengan potongan logam di sarung tangannya.
Meskipun Astaroth mungkin mengatakan Belphegor mencuri kursi "setan kemalasan" darinya, sebenarnya dia adalah sesama NEET, dan mungkin satu-satunya orang yang bisa dia sebut temannya.
Dia cukup pesimis dengan sifat yang hampir sinis, dan dia sendiri dianggap lemah, Raja Iblis dengan terlalu sedikit orang percaya yang keras kepala melamun. Dibalik penampilan idolanya dan kepura-puraannya, dia sangat sosiofobia dan cenderung mudah kehilangan keberaniannya, terutama ketika harus berbicara di depan semua orang. Namun, begitu dia memegang gitarnya, sepertinya dia bisa menggunakan musiknya yang suram untuk mengomunikasikan emosinya.
Diketahui bahwa Astaroth adalah seorang musisi dan penyanyi yang fenomenal. Kebiasaannya nge-rap selama percakapan dengan orang lain menunjukkan bahwa dia memiliki pikiran yang cukup puitis. Sampai batas tertentu, Astaroth memanipulasi emosi orang melalui musiknya, yang dihargai dalam bentuk ketenaran dan peningkatan penayangan videonya.
Astaroth adalah yang termuda dari Raja Iblis, lebih tua dari Beelzebub dan Leviathan tetapi seumuran dengan Belphegor.
Astaroth dan Belial adalah Raja Iblis dari dosa dahulu kala, masing-masing dalam Melankolis dan Kesombongan, yang diabaikan dalam revisi kepercayaan selanjutnya.>
Buddha menyiapkan jamuan hidangan lainnya, yaitu daging, nasi, dan gorengan. Beelzebub berbinar riang gembira, Buddha mengeluarkan bahan-bahan hidangan seperti ada 1 potong besar daging babi, 1 potong besar daging sapi, 1 potong besar daging kerbau, 1 potong besar daging kambing, 1 potong besar daging rusa, 1 potong besar daging kuda, dan 1 potong besar daging banteng.
"Beel, ambilkan dan siapkan panggangan kita. Paman mau iris semua daging tipis-tipis membentuk lingkaran, habis ini mau paman cincang halus bawang putih, lalu baluri di atas daging"
"Siap paman, mantap kita! Daging banyak! Hore!"
Beel menyiapkan panggangannya, sedangkan Buddha melanjutkan menambahkan kecap asin, kaldu bubuk, madu, dan saus tiram. Buddha mengaduk sampai tercampur rata.
"Kita akan marinasi selama 30 menit di pendingin, tolong bawa ini ke pendingin itu. Sambil kita menunggu, paman mau menyiapkan bahan-bahan untuk nasi"
"Oke paman, panggangan juga sudah siap"
Buddha menaruh bahan hidangan nasi diatas meja, ada udang windu, ikan makarel, ikan tuna, ikan kakap, kepiting, cumi-cumi, kerang goreng, tiram goreng, gurita, ubur-ubur goreng, lobster, dan rumput laut bubuk.
"Iya Beel, nasi kita sudah ada tapi campurannya gak ada. Paman mau bikin makanan laut, Beel tolong siapkan mentega, telur ayam, telur bebek, dan nasi putih lalu bawa ke meja sini"
"Baik!"
Sambil Beelzebub sibuk mempersiapkan bahan tersebut, Buddha memanaskan mentega dan tumis bawang bombai hingga harum, lalu menggoreng udang windu, ikan makarel, ikan tuna, ikan kakap, gurita, cumi-cumi satu per satu secara terpisah dan sisihkan. Lalu merebus kepiting besar dan lobster besar menggunakan wine, lalu tutup hingga matang dan setelah matang buka tutupnya terus redupkan api menjadi sangat kecil, jangan biarkan wine surut.
"Ini paman, Beel dah siap. Itu marinasi nya juga sudah siap, gimana paman?"
"Oh... makasih, Beel. Kali ini tolong Beel ambil marinasinya bawa ke paman, jangan lupa panggangannya"
Beel sedang mengambil marinasi dan tempat panggang, Buddha mulai lagi panaskan mentega dan tumis bawang bombai hingga harum, kemudian redupkan api paling kecil dan masukan kerang goreng, tiram goreng, ubur-ubur goreng yang sudah dipotong kecil, sambil menunggu potong kecil-kecil
ikan makarel, ikan tuna, ikan kakap, dan gurita lalu masukkan dan masak sembari diaduk.
"Ini paman, silahkan!"
"Oke, tunggu yah Beel. Paman mau tambahkan telur, udang windu, cabai merah, daun bawang, saus sambal, dan saus tomat ke hidangan nasi ini. Mau paman selesaikan langsung"
Setelah nemasukkan tadi, Buddha memanaskan dengan api sedang sembari diaduk hingga rata hidangan nasi itu. Masukkan nasi, kaldu bubuk, merica, garam, penyedap, rumput laut, dan gula pasir, lalu masak sembari diaduk hingga bumbu meresap.
"Beel! Hidangan sudah siap"
"Itu wadahnya di samping paman"
"Oh oke Beel, Paman sajikan dan Beel bawa ke tempat penghangat sana"
Beelzebub membawa 'Nasi Goreng Seafood ala Beelzebub' ke penghangat, karena proses marinasi sudah selesai. Buddha mulai lelehkan mentega di atas wajan panggangan, tunggu hingga panas dengan api sedang. Susun daging di atas wajan, lalu panggang hingga matang.
"Beel! Ini sudah siap"
"Oke paman"
Beelzebub membawa 'Daging Panggang Super Beel' ke tempat biasa. Buddha melanjutkan ke hidangan gorengan, bahannya ada tempe, tahu, susu coklat dan putih, pisang, ubi, singkong, keju, tepung, roti, dan jagung.
Buddha mengolah tepung dengan campuran air, melelehkan mentega api kecil lalu tunggu. Balik ke masukan tempe, tahu, pisang, ubi, singkong kedalam tepung dan aduk, terus gorengkan ke wajan lalu sisihkan. Habis itu masukan olahan tepung ke dalam gelas kecil yang sudah berisi jagung, gorengkan dan sisihkan. Iris keju setebal mungkin, lalu campur kedalam olahan tepung, terus goreng dan sisihkan. Pisahkan sedikit olahan tepung kedalam wadah lain, selanjutnya masukkan sedikit olahan tepung kedalam gelas terus campur susu coklat dan atau putih kedalam gelas, tutup lagi dengan olahan tepung diatasnya, gorengkan dan sisihkan. Lapisi semua bidang roti dengan olahan tepung secara tebal, goreng dan sisihkan. Terakhir sisa olahan tepung, goreng dan sisihkan.
"Beel, gorengan nya sudah siap"
"Ini paman, wadahnya"
"Oke, bawakan ini. Ayo kita makan!"
"Asik makan!"
Buddha dan Beelzebub berjalan ke arah meja makan sambil bawa 'Gorengan Khas Beelzebub Imut'.
*nyam... nyam...*
*krenyes... krenyes...*
"Wah... air wine yang ada di kepiting rebus ini, kalau disruput bener-bener nyaman di tenggorokan"
"Yah Beel, betul. Ini Paman makan gorengan susunya, saat digigit melumer susunya ke lidah bikin manis dan..."
"Wooaaahhhh.... daging panggang yang paman masak, luar biasa! Tidak ada daging seenak ini lagi!"
"Hahahahaha... mantap nasi goreng nya, nasi yang dibalut kehidupan laut, membuat kaya akan protein, juga telur yang dicampurkan juga tidak kalah dilidah, berasa banget Beel"
"Iya, nasi gorengnya enak! Dimakan tadi gorengan tempe nya wuih... renyah sekali! Cobain keju gorengnya juga gak kalah nendang!"
Mereka makan dengan lahap dan sangat puas di istana Solomon, sedangkan Astaroth yang terpisah dari Raja Iblis lainnya, bertemu dengan penyair wanita muda, yang sedang bernyanyi sembari memainkan alat musik seperti lyre harp, melantunkan melodi-melodi indah.
Penyair wanita itu mengkumandangkan lirik-lirik...
Apakah Anda akan pergi ke Pameran Scarborough?
Peterseli, bijaksana, mawar merah dan timi
Ingatlah aku pada seseorang yang tinggal di sana
Dia pernah menjadi cinta sejatiku
Astaroth memberikan tepuk tangan kepada wanita penyair...
__ADS_1
"KA-KAMU sungguh sungguh HEBAT! Yo! Yo! Ka-boom!"
Wanita itu tertawa menggelitik...
"Terima kasih, apa kamu suka musik?"
"Iya aku suka musik, suara kamu bagus banget itu"
"Hehehe... aku Pandora, kamu?"
"Yo! Yo! Yo! AKU aku ASTAROTH! Sa-salam Kenal!"
"Salam kenal juga, apa kamu gak coba mainkan gitar kamu Astaroth?"
"Ano... bisa saja, kamu mau dengar?"
"Iya tentu, aku sangat suka semua musik"
Astaroth memainkan melodi gitarnya, dengan mengambil nada dasarnya....
*...memainkan gitar seperti melodi dalam bentuk intro, missing in action...*
Secara berulang kali, lalu menyambung ke nada...
*memainkan gitarnya lagi, kali ini dalam bentuk interlude*
Astaroth menyambungkan memainkan nada...
*mainkan gitarnya dalam bentuk ending*
Dimainkan secara 6 kali dan berakhir begitu saja. Pandora memberikan tepuk tangan untuk performanya.
"Sungguh nada yang indah, kamu memainkan dengan sepenuh hati"
"Terima kasih, Pandora. Coba kamu nyanyikan sekali lagi, aku ingin mendengar suara indah kamu"
"Ya... coba ku ambil..."
Tidurlah, anak ku yang cantik,
Astaroth langsung membaur lagu itu dengan gitarnya memainkan nada...
Bayushki-bayu.
Bulan terdiam melihat
Ke buaian kamu.
Ku ceritakan dongeng untukmu
Dan nyanyian lagu-lagu untukmu,
Cepatlah tidur, dengan mata kecilmu tertutup,
Bayushki-bayu, Bayushki-bayu.
"Kerja bagus, Astaroth!"
"I-iyah... penampilan kita sangat keren!"
Lalu Astaroth meletakan gitarnya di gurun.
"Apa kamu baik saja?"
"Oh... ya, aku hanya lelah aja. Cukup banyak aku memainkan musik hari ini, jadi rehat dulu"
"Kamu benar, aku berharap kita bisa menjadi teman"
Pandora sambil tersenyum mengatakan itu.
"Sudah pasti kita teman, Pandora"
"Apa kamu gak tahu?"
"Hm?"
"Aku ini...."
"Yah... sudahlah, kita disini untuk berbagi musik bukan yang lainnya. Aku gak tahu kamu, jika kamu anggap aku teman tentu aku teman kamu. Jangan ambil banyak pikiran, bawa nyaman aja seperti (Musik adalah wahyu yang lebih tinggi daripada semua kebijaksanaan dan filsafat)"
"Hahahahaha.... betapa bodohnya aku, maafkan aku Astaroth. Terima kasih"
Mereka berdua langsung berbaur dengan baik, tidak menunjukan akan ada pertarungan. Mereka hanya ingin menikmati musik dan mereka memulai perbincangan musik.
"Aku pernah ingat, kalau ada pemain piano yang hebat. Dia lebih hebat dari sosok Beethoven, kalau gak salah namanya itu Shirokane Rinko"
"Wow... bukan Kanade Tachibana yah?"
"Oh aku tahu dia, memang jago mainnya tapi aku lebih milih Shirokane Rinko"
"Hm.. boleh itu, kita nobatkan Shirokane Rinko sebagai pemain piano terbaik segalanya"
"Bener tuh, aku suka itu Pandora. Hahahahaa"
"Hehe... kalau bass menurut kamu siapa?"
"Bass? Aku belum pernah pegang, juga kurang tahu pemain bass yang bagus. Kalau menurutmu siapa?"
"Ya kalau bass mungkin yang cocok Akiyama Mio"
"Oh... berarti bukan Nanami Kuon atau Imai Lisa"
"Mereka berdua sebenarnya bagus kok, tapi hasil mufakat kalau Akiyama Mio yang cocok jadi Pemain Bass Terbaik"
"Benar juga kamu, Pandora. Eh kamu tahu gak, John Denver?"
__ADS_1
"Gak tahu, siapa dia?"
"John Denver adalah penyanyi, pencipta lagu, dan aktivis politik yang membawakan lagu-lagu berirama country dan folk rock. Masa kamu gak tahu?"
"Maafkan aku, Astaroth. Aku hanya bisa bernyanyi terus menerus, jadi aku tidak memperhatikan hal seperti itu"
"Oh begitu, itu tak masalah. Tapi John Denver ini orang hebat, mungkin lebih hebat dari Minato Yukina"
"Wow, hebat dong dia. Tapi Minori Chihara atau Hayami Saori cocok menggeser John Denver"
"Gak bisa itu, bahkan Takahashi Rie pun masih kalah pamor"
"Bisa jadi Hatsune Miku, gimana?"
"Oh dia yah, Hatsune Miku tingkat popularitasnya melebihi Justin Bieber kala itu. Bahkan waktu konser, malahan lebih bersemut Hatsune Miku daripada Justin Bieber"
"Iya, kacau memang. Bahkan lord Elon Mask dan lord Kazuma mengakui dan memuja ****** Miku"
"Hahahaha...."
Mereka canda tawa riang menggosip sesuatu tentang mereka.
"Kamu tahu gak lagu Ievan Polkka?"
"Gak tahu, aku tahu nya Säkkijärven Polkka"
"Aku tahu itu juga, lagunya terkenal sepenjuru homo sapiens loh. tapi coba kamu dengar ini..."
*...Melodi Ievan Polkka, Astaroth memainkan dengan gitar secara acoustic...*
"Keren... Astaroth! Coba ulang lagi, biar aku yang nyanyi"
Astaroth memulai lagi lagu Ievan Polkka nya....
Suara polka terdengar dari suara tetanggaku
dan atur kakiku oh!
Ibu Ieva memperhatikan putrinya tetapi
Ieva dia berhasil membodohinya, Anda tahu.
Karena siapa yang akan mendengar ibu mengatakan tidak
ketika kita semua sibuk menari ke sana kemari!
"Wah... lagu keren ini, bisa juga ku nyanyikan. Hahaha...."
"Hahaha... lagu kocak memang, tapi suara kamu pas gitu, Pandora"
"Terima kasih, Astaroth. Hahaha..."
Mereka berdua ketawa ngakak....
"Ohya... ini lagu dinyanyikan sama Hatsune Miku"
"Pantesan! Tapi aku lebih suka Säkkijärven Polkka, daripada lagu Ievan Polkka"
"Oh... emang lagunya gimana coba?"
Säkkijärven polkkaa!
Ayo, ayo gadis, berdansa denganku sekarang,
saat polka bergemerincing dengan sangat lembut.
Hah! Biarlah kuda meratap dan menggertakkan giginya,
padahal kepalanya lebih besar!
Ayo, ayo, gadis, berdansa denganku sekarang
saat kita bergembira dan cuaca musim panas!
Kita telah kehilangan Säkkijärvi,
tapi kita masih punya polka tersisa!
Ketika helai tersayang telah tertinggal,
seorang pengembara di tempat asing menemukan pelipur lara,
saat mendengarkan musik sendu:
Säkkijärven polkka!
Ini hanya polka, tapi sejenis,
yang mengarah ke jalan kenangan.
Suara Karelia yang indah adalah:
Säkkijärven polkka!
Astaroth memberikan tepuk tangannya karena mendengar suara Pandora yang indah itu, bagaikan Putri Diva. Bahkan Astaroth merasa kalah, karena suara itu yang begitu takjub.
"Suara kamu indah, Pandora!"
"Hehehe... Astaroth, aku mau pulang. Kamu gimana?"
"I-iya sudah, aku masih tetap disini"
"Baiklah Astaroth, sampai jumpa!"
"Sampai jumpa lagi!"
__ADS_1
Pandora meninggalkan Astaroth sendirian yang sedang menikmati rebahannya di gurun pasir ini. Sedangkan pertarungan Satan melawan Manu, mencapai jalan buntu yang akhirnya membuat mereka....