Phantasy The Animation

Phantasy The Animation
KEPINGAN PERTAMA DANTALIAN


__ADS_3

Minamiya Natsuki dan Elaina melakukan perjalanan waktu pada zaman pertengahan tahun 376 Masehi dan tiba di Marcianopolis demi mencari kepingan Dantalian berada namun zaman pertengahan adalah sejarah zaman tolak ukur kemajuan umat manusia dan peperangan yang tiada henti demi mencari kedamaian yang dibanggakan oleh umat manusia.


Pada tahun 376 Masehi, Visigoth mencari perlindungan dari Kekaisaran Romawi melawan orang Hun yang menyerang. Namun, setelah melintasi Danube, banyak konflik pecah dengan Romawi. Akhirnya, kedua belah pihak bertempur di Marcianopolis.  Natsuki dan Elaina berpencar mencari Kepingan Dantalian, Natsuki bertemu dengan komandan provinsi Romawi di Thrace, Lupicinius. Komandan Lupicinius memainkan peran penting dalam eksploitasi dan pemaksaan tak tertahankan dan memiliki banyak informasi mengenai peperangan dan reruntuhan yang pernah dijelajahi oleh nya.


Natsuki membuka suara:" Apakah anda komandan provinsi Romawi di Thrace bernama Lupicinius?" Lalu Lupicinius menjawab:" Ya benar, ada apa? Siapa kamu? Dengan maksud tujuan apa kamu?" Kemudian Natsuki membalas:" Saya ingin mendiskusikan tentang reruntuhan yang anda temukan di kota Konstaninopel, saya ingin menjelajahi reruntuhan itu."


Lupicinius dengan curiga membalas:" Atas perintah siapa kamu menanyakan reruntuhan itu? dan reruntuhan itu milik sang Kaisar Romawi dan bukan tempat untuk anda jelajahi. Pasukan Romawi sekarang sedang menghadapi perlawanan melawan Visigoth, orang-orang ini dengan lancang melintasi perbatasan Kekaisaran Romawi. Tidak ada waktu untuk memberikan dan investigasi kamu, silahkan kamu pergi dari hadapanku sekarang!"


Natsuki mendiskusikan kembali dan menawarkan sebuah persepakatan dengan Lupicinius:" Saya akan membantu Anda melawan orang Visigoth, saya datang dari masa depan melintasi dimensi waktu, pertempuran anda akan menjadi kemenangan orang Visigoth di masa depan dan saya dapat mengubah sejarah kemenangan itu."


Lupicinius dengan sombong menjawab:" Saya tidak butuh bantuan kamu, saya tidak akan memberikan informasi apapun tentang reruntuhan, pergilah kau! Sebelum kuperintahkan pasukan untuk menyerang kau!"

__ADS_1


Natsuki meninggalkan kamp perkemahan para prajurit Romawi dan melanjutkan perjalanan mencari informasi reruntuhan yang berada di kota Konstaninopel sedangkan Elaina tiba di kamp perkemahan orang Visigoth dan menanyakan orang Visigoth tentang reruntuhan sekitar namun orang Visigoth tidak tahu informasi mengenai reruntuhan. Lalu segera Elaina meninggalkan kamp orang Visigoth dan selang beberapa hari komandan Lupicinius provinsi Romawi Thrace mengumpulkan orang-orang Goth di dekat kota, mengundang pemimpin utama mereka ke pesta mewah, yang disiapkan mengharapkan mendamaikan mereka, dan mungkin dengan suap untuk mencegah pengungkapan pekulasi mereka kepada Kaisar Romawi.


Namun, di tengah-tengah hiburan, sebagian besar orang Goth yang telah diperintahkan untuk berkemah di luar kota, dalam upaya untuk mendapatkan beberapa perbekalan dari penduduk, melakukan perlawanan yang tidak teratur dengan garnisun Romawi, yang melarang mereka masuk ke kota. Perang segera diumumkan pada Kekaisaran. Komandan Lupicinius mengumpulkan semua pasukan yang tersedia, sekitar 5.000 orang, dan menyerang 7.000-8.000 Tervingi Goth di bawah komandan Fritigern berada sembilan mil di sebelah barat kota. Sementara orang Romawi mengambil posisi bertahan di medan perang, orang Goth segera melancarkan serangan habis-habisan dan menghajar serta membunuh orang Romawi dengan perisai, pedang, dan tombak mereka. Legiun veteran bertempur dengan keberanian yang nyata, tetapi komandan Lupicinius melarikan diri karena lebih dari pasukannya terbunuh, dan akhirnya menyerah pada jumlah dan keganasan orang barbar yang marah. Orang Goth kemudian mempersenjatai diri kembali dengan persenjataan Romawi dan segera menjatuhkan ke pedesaan tetangga yang menghancurkan, membakar, dan menghancurkan apa yang tidak pantas bagi mereka lakukan.


Lalu komandan Lupicinius yang berhasil melarikan diri berpapasan dengan Natsuki dan meminta untuk membawa dan melindungi komandan Lupicinius dari serangan Goth, namun Natsuki menolak nya dan segera membunuh komandan Lupicinius dengan melancarkan sihir Rantai Waktu lalu Natsuki berkata:" Anda bodoh, saya menawarkan perjanjian untuk memenangkan pertempuran melawan orang Visigoth."


Elaina berangkat menuju Adrianopel dengan sapu terbang untuk mencari informasi reruntuhan dan berharap berjumpa dengan Kaisar Romawi Valens, Natsuki menggunakan sihir Percepatan Waktu Gerak menuju kota Roma dan berharap pintu para Senator terbuka dan berbagi informasi mengenai reruntuhan yang berada di kota Konstaninopel


Pada tahun 378 Masehi, setelah menjarah provinsi Danube, pemberontak Goth bersiap untuk bergabung dengan orang barbar lainnya dalam menyerang Balkan. Kaisar Romawi Valens memimpin pasukan ke medan perang, tetapi kurangnya kohesi di antara tentaranya sangat membahayakan penindasan pemberontakan.


Valens berseru:" Saya kaisar Romawi, Valens. Ada gerangan apa kau kemari di tengah-tengah para pria yang menghunuskan tombak dan pedang kepadamu?"

__ADS_1


Elaina dengan cerdik menawarkan sebuah perjanjian:" Wahai Kaisar Romawi, Valens. Maafkan hamba atas kelancangan hamba dan kemurahan hati Yang Mulia Kaisar Romawi. Saya melihat pasukan Romawi bersiap untuk berperang melawan para Gotik, saya adalah seorang penyihir yang menguasai semua elemen dan saya datang dari masa depan melalui dimensi waktu. Saya berniat untuk membantu Yang Mulia untuk memenangkan pertempuran melawan Gotik dengan syarat izinkan saya untuk menginvestigasi reruntuh yang berada di kota Konstaninopel. Apakah Yang Mulia bersedia?"


Valens:" Hahaha.... Sungguh tidak tahu diri di hadapan Kaisar Romawi, jangan engkau mengkhayal tentang sihir! Coba tunjukan trik kau hahahaha....."


Elaina menggunakan sihir elemen api Serangan Panah melesat membakar pohon besar yang berdiri terbakar hangus, serentak serdadu Romawi dan Kaisar Romawi terkejut dan berkata:" Sungguh luar biasa.... *seruan tepuk tangan terdengar* Baiklah saya percaya kamu adalah penyihir, sekarang saya bersedia menerima tawaran perjanjian itu namun dengan tambahan saya harus ikut dalam ekspedisi untuk investigasi reruntuhan itu. Bagaimana Elaina sang Penyihir Putih?"


Elaina:" Baik Yang Mulia hamba bersedia"


Valens:" Bagus, tidak usah formal kepadaku. Sekarang derajat kamu setara denganku, bicara dengan normal dengan ku"


Pasukan Romawi tiba dalam keadaan lelah dan dehidrasi, menghadap kemah Gotik yang didirikan di atas bukit. Kini moral, suasana dan pasokan pasukan Romawi kembali pulih berkat Elaina dengan sihir nya mengeluarkan banyak pasokan untuk persiapan melawan Gotik di seberang sana. Orang Goth, kecuali kavaleri mereka, mempertahankan lingkaran gerobak mereka, yang di dalamnya terdapat keluarga dan harta benda mereka. Tujuan komandan Fritigern adalah untuk menunda pasukan Romawi, untuk memberikan cukup waktu bagi kavaleri Gotik untuk kembali.

__ADS_1


Ladang dibakar oleh orang Goth untuk menunda dan mengganggu orang Romawi dengan asap, dan negosiasi dimulai untuk pertukaran sandera. Negosiasi tersebut membuat jengkel tentara Romawi yang tampaknya memiliki posisi lebih kuat, tetapi mereka mendapatkan waktu yang berharga untuk komandan Fritigern.


Namun semua rencana para Gotik menjadi tidak berguna berkat Elaina dengan melancarkan sihir elemen angin menghilangkan asap dan air memadamkan kebakaran, lalu Elaina melancarkan sihir elemen angin Badai Angin menerbangkan para kavaleri Gotik dan pasukan Romawi yang berbaris segera maju menyerang para infanteri Gotik, membunuh, menghajar habis-habisan tanpa henti dengan serangan yang teratur dilakukan oleh pasukan Romawi. Elaina membawa Kemenangan besar melawan Gotik dalam Pertempuran Adrianopel, Kemenangan untuk Kekaisaran Romawi Timur. Dan tibalah Elaina bersama pasukan Valens di kota Konstaninopel, mereka merayakan pesta kemenangan pertempuran Adrianopel dengan megah dan mewah.


__ADS_2