
Natsuki dan Maple berhasil menyelamatkan Morgiana di dunia Shadow Garden, mereka sepakat menamakan dunia itu disebut Shadow Garden. Mereka meninggalkan dunia itu dan kini tiba di Istana Agung Dantalian. Mereka langsung disambut oleh Ratu Agung, Anna Kushina dan Penguasa Kebenaran, Bronya Zaychik di ruang Portal Dimensi.
"Selamat datang kembali Morgiana! Kerja Bagus Natsuki, Maple!"
Kushina memberikan salam selamat atas kepulangannya, dengan menundukkan kepala ala Ratu Agung.
"Syukurlah kalian bertiga sudah kembali ke Kekaisaran Dantalian Raya!"
Bronya juga ikut sambutan hangat ke mereka.
"Terima kasih, Kushina dan Bronya"
Morgiana merasakan rasa syukur atas keberhasilannya untuk pulang.
"Iyaahhh... capeknya... hoam..."
Maple merasa letih dan ngantuk setelah sampai di Istana Agung.
"Dasar kamu ini, Maple!"
Balas Natsuki kepada Maple, lalu dia menanyakan kepada Anna Kushina...
"Apa ada agenda kita hari ini?"
"Tidak ada, Natsuki. Kalian bertiga silahkan beristirahat dulu, besok kita akan membuka rapat kembali. Rapat Partisi Meja Bundar Jilid Kedua!"
"Baik!"
Serentak mereka menjawab, lalu berpisah dan masuk ke dalam instansi masing-masing untuk memulihkan kondisi mereka. Bronya dan Kushina berjalan-jalan di lorong ruangan Agung.
"Apa agenda besok tentang Kurome?"
"Mungkin tidak, mungkin iya.... tapi Dalian sudah kontak Akame untuk masuk rapat PMB besok"
"Hm... iyah... berharap besok akan lancar"
"Sudah pasti itu lancar, kita juga kedatangan Dewi Eris"
"Owh, sungguh? Gak nyangka dia akan hadir juga"
"Ada kemungkinan kita, Kekaisaran Dantalian Raya akan berperang melawan negara lain di dunia lain. Ini juga akan mengundang Komandan Agung lainnya untuk hadir dalam PMB besok, salah satunya ada Nonna dan Nishizumi Miho"
"Woh... Aku juga mengagumi Nonna dan Katyusha, mereka iya salah satu yang terbaik dalam memimpin pasukan lapis baja kekaisaran. Apalagi taktik Nonna yang selalu pasukan lapis bajanya, kalau menembak selalu musuh langsung hancur. Berbeda dengan Katyusha mengandalkan taktik yang Pengepungan Massal, menghantam satu musuh dengan 5 musuh secara bersamaan dan cepat"
"Oh... gak nyangka, Bronya. Kamu jabatan sebagai ahli strategi dan taktik kekaisaran yang dimandatkan langsung oleh Kaisar Agung, benar benar memuji Nonna dan Katyusha. Berarti ada potensi mereka akan membawakan kemenangan dan keamanan kekaisaran, akan aku sampaikan kepada Dalian"
"Haha... aneh kamu Kushina, tapi yah... terima kasih"
"Ini tidak apa, aku lebih senang mendengar pendapat orang lain baik itu jelek atau pun bagus"
Lalu Kushina dan Bronya berpisah, mereka berdua kembali ke instansi masing-masing. Sedangkan Dalian disibukkan akan penyiapan agenda untuk rapat PMB nanti, yang mana akan membawakan salah satunya Sayembara Ke Dunia Lain Karena Kemunculan Pintu Aneh Di Kota Yunyun, dan atau tentang Peperangan Melawan Negara Dunia Lain, mungkin saja membahas Pembaharuan Angkatan Darat Lapis Baja Kekaisaran.
<Hari Pertama Rapat Partisi Meja Bundar JILID KEDUA>
Di dalam ruangan dihadiri oleh lebih dari 100 anggota kekaisaran agung.
</
Dewan Penyelenggara:
- Anna Kushina
- Dalian
- Dewi Eris
- Bronya Zaychik
Dewan Penyelamatan Jajaran Agung:
- Minamiya Natsuki
- Maple
- Chtholly Nota Seniorious
Dewan Rakyat Dantalian:
- Seele Vollerei
- Morgiana
- Dewi Rory Mercury
- Hu Tao
- Euphyllia Magenta
- Anisphia Wynn Palletia
- Tilty Claret
- Lumielle Rene Palletia
- Fran
- Najenda
- Chelsea
- Mine
- Yuuko Shionji
- Mayuki Hiiragi
- Kamisato Ayaka
- Isafuyu Kashino
- Aoi Kunieda
- Midori Aoyama
- Kasumi
- Haqua du Lot Herminium
- Shouko Nishimiya
- Maria Deathflame
- Hatsune Miku
- Rinko Shirokane
- Minato Yukina
Dewan Pengembangan Sihir:
- Miyuki Shiba
- Reina Izumi
- Yunyun
- Megumin
- Leviathan Bouei
- Eilietta Lash
- Menreiki
- Yuuki Onna
- Yue
- Tio Klarius
- Funifura
Dewan Militer Kekaisaran:
- Akame
- Esdeath
- Raiden Mei
- Raiden Ei
- Raiden Shogun
- Raiden Makoto
- Shinoa Hiiragi
- Ruby Rose
- Nonna
- Katyusha
- Nishizumi Miho
- Nishizumi Maho
- Enterprise
- Mika
- Darjeeling
- Ikaros
- Yor Forger
- Vika Agrippina
- Misaki Akeno
- Wilhelmina Braunschweig Ingenohl Friedeburg
- Thea Kreutzer
- Taihou
- Nagato
- Yamato
- Yuudachi
- Sendai
- Yotohime
Dewan Persemakmuran:
- Enma Ai
- Maria
__ADS_1
- Mukuro Hoshimiya
- Miku Izayoi
- Nemesis
- Nahida
- Kagura
- Mayuri
- Joanna Joannascore
- Miko Yotsuya
- Isla
- Aria Holmes Kanzaki
- Ninym Ralei
- Minami Yamamoto
- Alice Kisaragi
- Kizuna Kazayama
- Sophie Twilight
- Nagi
- Zange
- Titania
- Tsugumi Hattori
- Ameth
- Kiruya Momochi
- Eriko Kuraishi
- Eustiana von Astrea
- Ilya Ornstein
- Dewi Holo
- Elysia
- Goddess of Night
- Oichi
- Scar
- Fujino Asagami
- Ai
- Angel White
- Kofuku
- Altair
- Konjiki no Yami
- Cthuko
/>
Pada hari pertama, mereka membahas agenda tentang penyelamatan jajaran agung yang menghilang. Raiden Mei membuka suara untuk menyelamatkan Kiana Kaslana.
"Aku ingin, yah mendesak kekaisaran untuk segera menyelamatkan jajaran dan petinggi agung lainnya. Dan aku berharap sangat untuk ikut dalam menyelamatkan Kiana Kaslana bersama Natsuki dan Maple. Gimana kalian berdua?"
"Ya, silahkan Mei!"
Natsuki dan Maple menjawab setuju, menyilahkan Mei untuk gabung dan ikut mereka ke dunia lain menyelamatkan Kiana Kaslana. Namun keputusan akhir berada di tangan Dewan Penyelenggara, Dalian mewakili permintaan Raiden Mei menjawab...
"Baiklah! Dengan ini Raiden Mei akan bergabung ke dalam Penyelamatan untuk Kiana Kaslana. Aku mengharapkan mereka jangan sampai ceroboh!"
Seisi ruangan berseru "wohoo!"
Selanjutnya, Mukuro dan Mayuri membuka suara perihal menyangkut hilangnya Itsuka Kotori, yang masih belum ditemukan lokasi tepatnya dia berada sekarang.
"Dalian! Itsuka Kotori sampai sekarang, aku tidak mendapatkan kabar darinya. Bagaimana dia akan baik-baik saja?"
Mayuri mendukung omongan Mukuro, lalu dia berkata...
"Ya kamu benar Mukuro, aku sangat khawatir... jikalau terjadi suatu hal mengerikan menimpa kepada Kotori, kita sebagai sahabat dekatnya mana mungkin berdiam diri saja. Kalau kamu Dalian, apalagi Bronya juga masih belum menemukan lokasi Kotori. Izinkan aku dan Mukuro membuka sihir kuat untuk pemindahan dimensi dunia, juga izinkan kami yang langsung turun tangan terlibat menyelamatkan Kotori ketimbang harus menunggu Minamiya Natsuki pulang ke kekaisaran dari dunia Kiana Kaslana berada"
Mukuro senang mendengar dukungan dari Mayuri...
"Ya! Terima kasih Mayuri, apa yang dikatakan oleh Mayuri aku setuju. Akan lebih bagus sarannya seperti itu, Dalian. Kita tidak boleh berlama-lama, kita juga harus menutup kasus sekaligus mencegah terjadinya kehilangan jajaran dan petinggi agung lagi, jangan sampai kita terpecah lagi! Ketidakhadiran Dewi Aqua disini juga akan membuat perpecahan kita terhadap fraksi dunia Aqua berada! Ini hanyalah contoh, contoh seperti juga akan membuat menjadi seperti fraksi kami, Dalian gimana pendapat anda?"
Sesaat ketika Anna Kushina mau memberikan pendapat untuk mereka berdua, terdengar suara lainnya....
"Jangan bodoh kalian berdua!"
Omongan itu berasal dari mulut Miyuki Shiba dilontarkan...
"Apa kalian bermaksud untuk menghina sekaligus mengkhianati mendiang Kaisar Agung?! Itu adalah tindakan yang sangatlah tidak berbobot!"
Mayuri mewakili untuk menjawab kesalahpahaman itu...
Bronya Zaychik mengetokkan palu demi mencegah keributan terjadi lebih lanjut....
"Diam! Kalian semua diam !!!"
Lalu Anna Kushina menegaskan perihal Itsuka Kotori, setelah keributan semakin surut...
"Terima kasih, Mukuro, Mayuri, Miyuki... aku senang mendengar pendapat kalian, tetapi tenang saja! Aku secara pribadi sudah menemukan keberadaan Itsuka Kotori! Dia berada di dunia Dukun Lamprogue! Keputusan aku adalah mutlak! Maka dengarkan, semuanya! Dengan ini, aku memutuskan Mukuro Hoshimiya, Mayuri, dan Miku Izayoi serta Kurumi Tokisaki yang tidak hadir dalam rapat PMB! Mereka semua akan menjalankan misi untuk segera menyelamatkan Itsuka Kotori, sebelum dia berpindah lagi ke dunia yang lainnya!"
Miku, Mukuro, dan Mayuri bersujud menerima mandat tugas mulia dari Ratu Agung...
"Baik Yang Mulia Ratu Agung! Hidup Kekaisaran Dantalian Raya!"
Seisi ruangan juga menggayangkan "Hidup Kekaisaran Dantalian Raya !!!"
<Hari Kedua Rapat Partisi Meja Bundar JILID KEDUA>
Ketidakhadiran anggota agung dalam rapat:
- Mayuri
- Mukuro Hoshimiya
- Miku Izayoi
- Kurumi Tokisaki
kehadiran baru anggota agung dalam rapat:
Dewan Transparansi Kekaisaran:
- Mari Setagaya
- Iori Kousaka
- Misha Ivashkowa
- Maki Kamii
- Hildegard
- Kiriha Hariyama
- Sill Plain
- Leticia Draculea
- Pulptenks Flanders
- Lia Parapara Leazas
- Mana Shidou
- Rinko Akiyama
- Yuu Fujimori
- Annerose Vajra
- Reily Black
- Fumika Reisenbach
- Sylvia van Hossen
- Ruriko Miyako
- Firika Mia Shatana
- Ageha Kurosaki
- Sakura Sumiyoi
- Alicia Arcturus
- Ruu Ruu
- Kaguya
- Twiska
- Madoka Koenji
- Sayuka Koenji
- FM77
- Mina
- Melfi
- Mira Campbell
- Ibuki Hyoudou
- Princess Lunashole
- Princess Marshtal
- Nol
- Phyllis Hagerhelm
- Tiane Atheim
- Eve Reese
__ADS_1
- Norn Clatalissa Jioral
- Succun
- Elfie
- Saint Sukebe
- Goddess Sukebe
- Hikari Hyakkiya
- Torako Ushiyama
- Sigrune
- Gerhilde
- Bruennhilde
- Schwertleite
- Grimgerde
- Izumi Nogami
- Yasha Kijou
- Mai Aoe
Dengan ketidakhadiran 4 anggota agung kekaisaran, serta kedatangan baru anggota agung dari Dewan Transparansi Kekaisaran. Membuat ruang rapat PMB kedua dibuka kembali, kali ini agenda tentang Pintu Menuju Kehidupan Lain. Dalian merespon hal ini, karena ada potensi ancaman mendalam. Dalian menyerukan di dalam rapat PMB mengenai itu...
"Perhatian semuanya! Sebuah Pintu Aneh mendadak muncul di kota Yunyun, Kepulauan Riau, Wilayah Indonesia. Aku sudah mengirim tim investigasi terdiri dua anggota, yaitu Stephanie Dola dan Jibril. Apa yang mereka dapat ialah potensi sumber daya baru, sebuah dunia tak dikenal atau bisa kita sebut sebagai Dunia Baru. Dan ini tidak bisa kita abaikan begitu saja!"
Semua anggota di dalam diam mendengar pidato Dalian menggebu-gebu, namun tidak dengan Akame ia memilih angkat tangan...
"Anoo... apa di sana ada makanan enak? Jikalau benar, aku ingin segera mengamankan Dunia Baru itu"
Dalian terkejut dengan Akame, karena mungkin dia maksud adalah segera lakukan invasi sebelum Dunia Baru itu menjadi ancaman bagi Dunia Dantalian.
"Oh... tentu ada, Komandan Agung Tertinggi Pertama Akame! Kamu bisa makan sepuas hati di sana, kita akan menamakan Dunia Baru itu adalah Dunia SDA Baru atau Dunia Sumber Daya Alam Baru, nama alternatifnya yaitu Unknown World, akan diganti dengan nama lain jikalau ada cocok untuk kepentingan atau peristiwa menakjubkan di dunia itu"
Akame berdiri tegak lalu berkata...
"Oke! Mine! Esdeath! Chelsea! Segera kalian kemas barang, dan berkumpul di kota Yunyun!"
Tiga anggota lainnya yang dipanggil oleh Akame juga ikut berdiri dan mencoba mengikuti langkah Akame, namun Natsuki mencegah dia sejenak...
"Tunggu Akame! Bagaimana sama Kurome?"
"Oh... ada makanan lezat di dunia baru itu lebih penting, aku serahkan masalah itu kepada kamu Natsuki! Selamat tinggal semuanya!"
Akame dan 3 anggota lainnya berpamitan lalu segera meninggalkan ruang rapat PMB, mereka bersiap menginvasi Dunia SDA Baru.
Setelah penaklukan dunia oleh Kekaisaran Dantalian Raya, wilayah terbentang sampai ke Eropa Polandia yang berbatasan dengan Jerman. Kemakmuran dan Kesejahteraan terjadi di seluruh penjuru wilayah Kekaisaran, sebuah Pintu yang mendadak muncul di kota buatan di atas laut, kota Yunyun yang dibuat di Kepulauan Riau. Mangkatnya Sang Kaisar Agung Dantalian, membuat Keseimbangan Dunia terguncang. Kaisarina Agung, Dalian yang menggantikan menjadi pemimpin negara. Membuat Sayembara untuk para Tentara Wilayah dan Rakyat Dantalian, berkumpul di kota Yunyun. Pintu itu dinamakan Pintu SDA Baru, yang berlinang akan banyak Sumber Daya Alam. Kaisarina Agung melihat potensi ini sebagai ancaman juga sebagai sumber pendapatan baru.
<Hari Ketiga Rapat Partisi Meja Bundar JILID KEDUA>
Ketidakhadiran anggota agung dalam rapat:
- Akame
- Esdeath
- Mine
- Chelsea
Kehadiran baru anggota agung di dalam rapat PMB dengan membawa 3 Dewan sekaligus.
Dewan Penguasa Fana:
- Lucifer
- Satan
- Belial
- Beelzebub
- Leviathan
- Astaroth
- Belphegor
- Pandora
- Mammon
- Asmodeus
- Maou
Dewan Penguasa Kebajikan:
- Michael
- Gabriel
- Uriel
- Raphael
- Metatron
- Sandalphon
- Sariel
- Binah
Dewan Utusan Bijak:
- Muhammad
- Yesus Kristus
- Sidartha Gautama alias Buddha
- Manu Swayambu
- Solomon
- Nuh
- Moses
- Izanami
- Saint Maria
- Aristoteles
- Marcus Tullius Cicero
- Socrates
- Pythagoras
- Julius Caesar
- Napoleon Bonaparte
- Confucius alias Kong Hu Cu
- Justinian I
- Galileo Galilei
- Ludwig van Beethoven
- Zoroaster
- Mehmed II
- Kwan Im
- Alexander Yang Agung
- Raja Arthur
- Gajah Mada
- Sun Tzu
- Zhuge Liang
- Elizabeth II
- Himiko
- Alexandrina Victoria
- Cleopatra
- Marie Antoinette
- Joan of Arc
- Yekaterina Alekseyevna Romanova
- Genghis Khan
- Kublai Khan
- Mani alias Manes
- Mahavira
- Mary Tudor
- Elizabeth Bathory
Hari ketiga rapat PMB dibuka, dengan diisi wajah baru dari 3 Dewan berbeda untuk kekaisaran. Dalian takjub melihat mereka semua menjawab panggilan dari Dalian, ini kesempatan bagus untuk mereka bertukar pikiran.
<Hari Keempat Rapat Partisi Meja Bundar JILID KEDUA>
6 tokoh penting kekaisaran, mendesak Kaisarina Agung perihal kemiliteran dan kompetisi. Salah satu tokohnya mengemukakan pendapat nya...
Nonna adalah Komandan Agung Ketiga Angkatan Darat Lapis Baja, Nonna meminta kepada Kaisarina Agung Dalian untuk membuat suatu perintah. Yang mana Nonna menginginkan kekaisaran menambah jumlah kendaraan tank kekaisaran yang berasa sangat sedikit.
Nishizumi Miho adalah Komandan Agung Pertama Angkatan Darat Lapis Baja, juga mendukung usulan Nonna, mendesak kekaisaran untuk segera memproduksi massal tank kekaisaran terutama dari wilayah Rusia dan Jepang.
Darjeeling adalah Komandan Agung Kelima Angkatan Darat Lapis Baja, Darjeeling ingin membuat suatu kompetisi olahraga atau militer yang berkaitan dengan pertandingan tank-tank. Dia mengajukan usulan tersebut bertujuan menghibur para rakyat.
Nishizumi Maho adalah Komandan Agung Kedua Angkatan Darat Lapis Baja, Maho melihat usulan Darjeeling sangat menarik, malah menilai dan menambahkan jikalau bisa digunakan juga dalam peperangan, tidak lah merugikan kalau membuka kompetisi militer tank.
Mika adalah Komandan Agung Keenam Angkatan Darat Lapis Baja, mendesak Kekaisaran agar segera membuat tank-tank tipe baru, juga bagus digunakan untuk kompetisi militer tank atau peperangan.
Katyusha adalah Komandan Agung Keempat Angkatan Darat Lapis Baja, menilai untuk memproduksi tank tipe baru adalah pilihan terbaik untuk menambah kekuatan militer darat kekaisaran, bahkan dia ingin produksi secara massal.
Dalian menanggapi usulan mereka, menekan kontrak terhadap berbagai wilayah kekaisaran dan juga perusahaan ternama untuk pembuatan tank tiper baru. Menugaskan 6 Komandan Agung tersebut sebagai memimpin kekuatan baru militer Kekaisaran Dantalian Raya.
__ADS_1