Phantasy The Animation

Phantasy The Animation
DUNIA TANK KEKAISARAN DANTALIAN RAYA BAGIAN I


__ADS_3

Nonna dan Katyusha tiba di Moskow, meminta presiden Rusia ikut serta. Nonna dan Katyusha meminta perusahaan UVZ merancang desain tank baru, tipe Super Heavy Tank yang berguna untuk ditempatkan di pegunungan dan pantai.


Katyusha meminta tank *** ini dengan tinggi sekitar 12 m, ketebalan perisai atau lapis baja semuanya 1200 mm. Nonna ingin senjata utama dilengkapi senjata berkaliber 420 mm dengan panjang barel sekitar 20 m yang ditempatkan di turret depan dengan dudukan batang torsi, perkiraan jarak tembak sampai 45 km dengan berat peluru 750 kg. Nonna juga memberikan panel kedua atau senjata sekunder di bagian bawah senjata kaliber 420 mm, ditempatkan di tengah, ditempatkan di lambung depan tank selongsongnya yang diisi dengan senjata smoothbore berkaliber 125 mm dengan 45 peluru (32 di antaranya dalam autoloader). Katyusha juga ingin senjata sekunder dapat digerakkan ke segala arah tanpa adanya turret. Perkiraan bobot sekitar 520 ton, karena adanya kompetisi militer tank, tank ini tidak cocok, namun mereka berdua juga meminta desain tank baru tipe Super Main Battle Tank agar bisa digunakan dalam kompetisi tank militer. Nonna merancang tank ini dengan bisa memuat 1 rudal ICBM yang dapat ditembakkan sejauh 30 ribu km, ditempatkan pada bagian belakang lambung tank.


Banyak pihak kalau tank ini justru menyerupai tank Maus tapi dengan senjata utama seperti 2B1 Oka dan senjata sekunder yang dipakai dalam tank T-14 Armata. Tank Super Heavy Tank ini dinamakan dalam sebutan pabrik Ob'yekt 420-125 atau dalam rusia Объект 420-125, sebutan militer secara resmi sebagai T-42 Dantalion dalam bahasa rusia Данталион.


Nonna merancang tank SMBT dengan senjata utama smoothbore berkaliber 152 mm dengan 60 peluru (50 di antaranya dalam autoloader). Desain senjatanya juga dapat mengangkut roket atau missile atau granat di bagian belakang tubuh tank, juga ditempatkan di belakang turret tank. Tank ini juga didesain oleh Katyusha agar dapat menangkal serangan nuklir sekelas Tsar Bomba, bahkan hydrogen dan chemical weapon. Bukan hanya SMBT saja, justru penangkalnya diterapkan juga pada *** nya yaitu T-22 Dantalion. Memiliki mobilitas yang sangat lincah dengan bobot yang sama seperti T-14 Armata yaitu sekitar 55 ton beratnya, sedangkan kecepatan nya 90 km/h. Katyusha sangat ahli dalam desain tank, dia mengatur suspensi agar rantai tidak pernah putus, bahkan segala ranjau dibuatnya menjadi kebal terhadap ranjau. Bukan hanya itu saja, Nonna juga memasangkan ranjau otomatis di bagian ujung belakang lambung tank. Lambung tank juga di desain untuk menahan atau kebal terhadap segala serangan senjata dari Infanteri bahkan kekuatan Akame dengan pedang kutukan murasame, untuk membelah tank SMBT atau *** nya, tidak akan bisa dibelah atau nol tergores. Keunikan tersendiri tank SMBT ini adalah, bisa mengapung dalam lautan layaknya kapal perang, yang artinya segala sungai atau danau dapat dilintasi oleh SMBT ini, berkat kecermelangan Katyusha.


Nama resmi SMBT nya yaitu T-15 DantalionS dalam bahasa rusia ДанталионС. Nama industri dengan Ob'yekt 15-2 atau rusianya Объект 15-2.

__ADS_1


Bronya Zaychik menilai tank T-15 DantalionS mirip seperti MBT tank T-14 Armata namun dengan senjata smoothbore berkaliber 152 mm dengan penambahan missile, roket, granat dan ranjau. Memang unik tanknya, karena kecepatan sangat tinggi dan juga smooth manuver. Bahkan Bronya sempat kaget ketika kedua tank baru ini bisa mengapung dalam lautan. Bahkan bukan hanya itu saja keunikannya, justru *** nya dapat membawa rudal ICBM yang tembus jarak tempuh sampai 30.000 km, dirinya tidak bisa prediksi hal itu.


Nishizumi Maho, yang berbasis dalam perancangan tank jerman. Meminta Erika Itsumi untuk membantu desain tank baru tipe SMBT yang berbasis tank jerman, mengambil prototipe dari tank Leopard 2A7+. Maho ingin tank baru ini dapat bermanuver lebih baik, Erika ahli dalam daya tembak ingin tank saat menembak lebih stabil, juga stabil saat atau setelah bermanuver, sekaligus ingin mengurangi dispersion bidikannya. Erika merancang senjata utama SMBT dengan smoothbore kaliber 130 mm yang mana memiliki sistem auto fast reload, artinya ketika mengisi peluru akan lebih cepat daripada sebelumnya yang mana perkiraan 5 detik pengisian pelurunya. Tank ini membawa 45 peluru saja, sistem auto fast reload hampir sama dengan autoloader dari tank T-15 DantalionS. Namun bedanya kalau autoloader pelurunya sudah tersedia untuk siap ditembakkan kedua kali dengan bidikan yang sama seperti tembakan pertama, namun jika mengubah atau menggeser sedikit bidikan saja akan menjadi membidik ulang, intinya dapat ditembakkan secara beruntun tanpa jeda. Sedangkan auto fast reload dapat ditembakkan secara beruntun dengan beberapa detik jeda.


Maho menamakan tank SMBT ini secara resmi namanya yaitu Dantaylion 2nd S, Maho merancang tank ini agar dapat melintasi lembah atau lumpur dengan cepat dan halus, desain untuk jago dalam pertempuran pegunungan dan perhutanan. Maho tidak mau merancang tank baru tipe ***, melainkan mendesain ulang tank seperti E 100, Jadgtiger, Jagdpanzer E 100, Maus, Pz.Kpfw. VII, VK 72.01 (K), Grille 15, Waffentrager auf E 100. Tank-tank tersebut diperbaharui ketebalan perisai dan penggunaan senjata yang modernisasikan, dirancang khusus kompetisi tank militer.


Sedangkan adiknya Maho, Nishizumi Miho merancang tank dengan berbasis tank-tank Jepang. Miho bersama Yukari Akiyama untuk mendesain tank baru tipe ***, Miho ingin ambil patokan Type 5 Heavy Tank yang dikategorikan sebagai Super Heavy Tank Jepang yang pernah dibuat. Yukari langsung merancang persenjataan *** nya, senjata utamanya dirancang dengan smoothbore 152 mm kaliber yang ditempatkan di turret bagian depan, senjata utamanya didukung sistem autoloader dengan 1 cadangan peluru agar bisa ditembakan secara beruntun tanpa jeda dan sistem fast aiming, senjata sekunder di bagian belakang lambung tank diisi meriam mortar atau howitzer berkaliber 105 mm dengan peluru amunisi tipe HEAT yang berguna membombardir musuh, bermaksud juga agar bisa dipakai dalam kompetisi militer dan pertempuran jarak jauh. Dipekirakan bobot tank *** ini sekitar 160 ton, Miho ingin tank SHTnya dapat beroperasi dengan lancar dan bagus dalam perkotaan, maka dia merancang *** nya dengan mengikis beberapa lebar dan panjang tank, ketebalan lapis baja nya dirancang setebal mungkin seperti tank Type 10 MBT dengan baja kristal nano, pelindung komposit keramik modular, armor yang ringan.


Miho merancang juga untuk tank baru tipe SMBT, dia memulai ambil desain dari Type 10 MBT dengan mengganti senjata utamanya menjadi berkaliber 125 mm smoothbore dengan 50 peluru (35 peluru dalam autoloader), dilengkapi sistem fast aiming. Miho merancang SMBT ini agar penembakan stabil, baik secara beruntun ataupun non beruntun, juga Miho ingin tank ini memiliki mobilisasi yang baik secara zig zag atau lincah dalam menghindari konfrontasi tank satu lawan satu atau tank satu lawan banyak tank. Miho memiliki taktik 1 on 1 yang artinya tank SMBT agar bisa menghancurkan tank khusus melawan satu tank dari jarak yang dekat, memiliki kecepatan 120 km/h baik maju dan mundur dalam aksi mobilisasi, yang mana mencetak rekor baru sebagai tank tercepat sepanjang masa. Miho memantapkan tank SMBT baru yang ahli dalam menangani pertempuran kota. Yukari mendukung usulan Miho, Yukari merancang juga agar SMBT ini senjatanya dapat meledakan langsung tank musuh.

__ADS_1


Yukari dan Miho memberikan nama resmi tank SMBT dengan nama Type GDE Generasi Baru.


Disisi lain, Darjeeling bertemu dengan Mika. Mereka berdua menjalin kerja sama untuk merancang tank baru tipe SMBT, yang mana gunanya dalam kompetisi militer. Darjeeling mengambil basis dari tank Challenger 3 dari Britania Raya. Namun Mika menudukung usulan Darjeeling dengan syarat yaitu komposisi persenjataan diserahkan kepada Mika.


Darjeeling langsung membuat lapis baja nya dengan "Armor Modular baru" yang terdiri dari Armor "EPSOM" dan "FARNHAM", dan "APS" yang dibuat ketebalan lebih dari 1000 mm. Dilengkapi sistem mobilisasi yang canggih, membuat tank SMBT baru ini mencapai kecepatan 110 km/h dibawah rekor tank buatan Miho yaitu Type GDE Generasi Baru. Darjeeling juga ingin tank ini bisa bertempur dalam segala medan tempur, namun melebihkan ahli dalam pertempuran gurun pasir. Berbeda dengan lainnya, Darjeeling memiliki taktik yang namanya Pertahanan Terakhir dan taktik Gempuran Jarak Jauh. Maka dari itu, dia meminta Mika agar mempersenjatai senjata yang gahar untuk serangan jarak jauh dengan penetrasi tinggi.


Mika setuju untuk keinginan Darjeeling, langsung merancang tank baru dengan senjata canggih. Senjata utama berkaliber 125 mm smoothbore dengan 55 peluru (36 peluru dalam autoloader). Dilengkapi fast auto reload, fast aiming, dan low dispersion. Mika merancang batang torsi yang dapat sembunyikan dan dikeluarkan secara otomatis, berguna untuk penangguhan senjata dalam serangan jarak jauh. Tank SMBT ini memiliki dua senjata sekaligus di dalam turretnya yang dapat ditukar tukar secara otomatis, baik serangan tank jitu atau serangan tank artileri. Senjata artilerinya berkaliber 165 mm dengan 60 peluru (42 peluru dalam autoloader). Dilengkapi fast auto reload, fast aiming, dan low dispersion juga. Bukan hanya itu saja, jangkauan tembaknya sampai 120 km jauhnya, yang benar-benar sangat cocok untuk melancarkan serangan jarak jauh atau bombardir artileri.


Darjeeling dan Mika memberikan nama resmi SMBT nya dengan nama DTL Mk. I Allround. Keunikan tank DTL Mk. I Allround walaupun satu turret tapi dengan dua senjata dibawanya, bahkan bisa digunakan secara bersamaan dua senjata itu tanpa harus memutar turret, hanya memutar senjata 125 mm ke bagian belakang tank dan bagian depan tank senjata 165 mm.

__ADS_1


Usulan untuk produksi massal sempat ditangguhkan oleh Anna Kushina, tapi berhasil lolos oleh Bronya Zaychik dan Dewi Eris. Namun Anna Kushina menilai akan memakan banyak biaya, dia merasa enggan untuk menekan kontrak. Akan tetapi Anna Kushina terus menerus didesak oleh para Komandan Tinggi Agung, yang mana Kushina mengalah dan menekan kontrak. Dalian melihat dan menilai kualitas serta kuantitas, Dalian meminta memproduksi tahap awal dengan 1.000 unit per proposal atau per tipe tank dulu, jikalau efektif maka akan ditingkatkan menjadi 1 juta unit yang mana akan ditotalkan lebih dari 10 juta unit. Produksi massal ini juga berguna menginvasi ke dunia lain, bahkan jika berhasil menduduki 1 dunia lain, akan ditambah menjadi 20 juta unit totalnya.


__ADS_2