Phantasy The Animation

Phantasy The Animation
SANG UTUSAN DARI MASA DEPAN DAN MASA LALU


__ADS_3

Elaina si Penyihir Putih Anggun telah diselamatkan oleh pria muda berwajah tampan, indah, nan segar. Beliau bernama Ahmad, seorang pedagang yang merangkap menjadi Sang Utusan oleh bangsa dan kaum Arab. Ahmad lahir di kota Mekkah, ayahnya bernama Abdullah dan Ibunya bernama Aminah. Keturunan dari Al-Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum, Fatimah, dan Ibrahim.


[Kilas Balik Elaina Dimulai]


Setelah Elaine memasuki reruntuhan di kota Jerusalem, dia kemudian terjebak yang mana membuat dia melompat waktu dan yang akhirnya membuat dia terhempas di daratan gurun pasir daerah Arab, berlokasi di dalam perkotaan yang banyak penghuni berlalu lalang...


"Dimana ini...? Apa aku melompat waktu lagi? Tapi aku tengok.... pakaian mereka sangat berbeda dengan orang-orang romawi, mungkin mereka orang-orang..."


Lalu Elaina bangkit dari keterpurukan dan mencoba memahami situasi dirinya.... tak selang beberapa lama kemudian, pasukan tentara asing mengepung Elaina di tengah-tengah dari orang yang berlalu lalang. Sontak warga setempat menjadi terheran, lalu mereka menjauhi dari para tentara juga Elaina.


"Diam di tempat kau! Jangan bergerak! Siapa kau?!"


"Etto...."


Elaina merasa tertekan karena kejadian ini, namun Elaina tetap diam dan tak berkata.


"Apa yang ingin kau lakukan? Sekali lagi jawab pertanyaan dari kami! Siapa kau?!"


"......"


Elaina masih saja bersikeras untuk hening, kemudian para tentara memaksa Elaina dan mempasung kedua lengan Elaina ke belakang badan dengan pasung kayu yang dieratkan sangat erat.


"Apa yang kalian lakukan kepada ku? Aku tidak ada salah apapun!"


Elaina membuka suara karena sudah memaksa dirinya dipasung dengan alasan tak tertentu...


"Kami mendapat kabar kalau kau mata-mata dari negeri Barbar !!!"


"Eh....?! Yang benar aja!"


Lalu tongkat tombak dari salah satu para tentara membungkam Elaina dari belakang, membuat Elaina jatuh pingsan. Dan kemudian para tentara membawa Elaina ke suatu tempat, yang mungkin bisa saja membawa Elaina ke tempat penjara bawah tempat di sekitaran markas tentara mereka berkemah.

__ADS_1


[Kilas Balik Elaina Selesai]


Suara hewan dari para onta berlangsung beriang gembira di bawah terik panas matahari, dalam gurun pasir yang tandus. Diiringi dengan suara para angin menyising, menerpa butiran pasir. Pria tampan bernama Ahmad menunggangi onta nya menuju ke kota untuk melakukan perjalanan serta perdagangan. Lalu Beliau berhenti sejenak ke suatu tempat untuk mengantar barang dagangannya, berupa bijih bijian serta rempah-rempah. Lalu Ahmad menyapa rekan pedagang tersebut dengan salam....


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh"


Lalu pedagang tersebut membalas kepada Ahmad dengan salam...


"Semoga keselamatan dan rahmat Allah serta keberkahannya terlimpah juga kepada kalian."


Sesaat kemudian, Ahmad memberikan senyum berlinang akan cahaya cerah di sekitarnya...


"Saya ingin mengantarkan barang dagangan ini kepada anda, silahkan... mohon konfirmasi isi barang ini"


"Baik, Ahmad. Terima kasih, saya akan memberikan catatan untuk anda"


Lalu pedagang tersebut membuat suatu catatan tentang rincian dagangan yang diterima dari Ahmad. Tak lama kemudian, perincian tersebut sudah selesai dibuat, lalu diberikan kepada Ahmad.


Ahmad sudah tahu isi perincian itu, maka dari itu Beliau langsung menyapa kembali kepada pedagang tersebut dengan salam...


"Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."


Lalu pedagang tersebut menyambut salam nya yang diiringi senyum sejuk darinya dengan salam...


"Dan Semoga keselamatan dan rahmat Allah serta keberkahan-Nya terlimpah juga kepada kamu."


Ahmad pergi menjauhi tempat pedagang tersebut, lalu mengarah ke arah yang dimaksudkan adalah kota Mekkah. Disana Beliau juga akan melakukan perdagangan Nya, mengantarkan rempah-rempah dan bijih bijian Nya. Di kota Mekkah, Beliau adalah Ahmad, orang yang sangat dihormati dan dijadikan sebagai sosok panutan bagi penduduk kota Mekkah. Seruan sapaan salam...


"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh"


Dan

__ADS_1


"Wa'alaikumussalam wa rahmatullahi wa barakatuh."


Mendengung di sepanjang jalan yang Beliau lalui ketika para penduduk yang lalu lalang untuk menyapa Beliau. Tidak ada seorang pun diam, tidak ada seorang pun yang tidak menyapa. Semua orang menyapa Beliau, Beliau memiliki kharisma untuk menarik perhatian orang lain juga memiliki sifat dan sosok Dermawan. Beliau lebih sering membantu orang yang tidak mampu, membagi sedekah bahkan dagangan Nya lebih mengutamakan untuk tidak atau memaksa untuk dibayarkan asalkan Beliau ingin mereka bisa makan dan tetap menjalani kehidupan dengan layak, Beliau juga membantu untuk membebaskan para budak yang mana mencoba untuk menghapus sistem perbudakaan yang ada.


Sedangkan disisi lain pada waktu yang sama, Elaina terbangun dari pingsannya. Menampakki dirinya berada di ruangan tahanan, yang dijaga oleh 2 tentara di luar pintu berkayu. Kedua tangan dan kaki Elaina diikat membenggang dengan besi rantai yang mengikat dengan sangat erat.


Tak lama kemudian 7 tentara memasuki ruangan tahanan Elaina berada, mereka bertujuh mencoba untuk menghakimi Elaina sekaligus untuk memperbudak Elaina. Akan tetapi, 5 menit kemudian terdengar suara ledakan yang sangat keras serta suara teriakan "Allahu Akbar" yang menggema sepenjuru ruang bawah tanah dan termasuk teriakan orang-orang beradu ketangkasan dengan pedang nya.


Lalu 7 tentara yang di dalam ruangan tahanan Elaina, berhamburan keluar dari ruangan itu yang mana meninggalkan Elaina sendirian dengan sedikit ada nya luka-luka. 7 tentara itu pergi menengok dan bergabung dalam pertempuran yang sedang terjadi.


...............


35 menit kemudian, suara dari suara orang, pedang, "Allahu Akbar" Kini sudah tidak terdengar lagi. Lalu datang seorang pria muda nan tampan dengan paras berlinang cahaya cerah, mendobrak paksa pintu kayu ruang tahanan. Terlihat seorang gadis muda nan anggun, elegan, dan cantik di dalam ruangan itu. Yang mana dirinya dipenuhi dengan luka-luka, tidak ambil panjang pikiran. Si pria tampan ini menyelamatkan gadis muda tersebut.


"Salam! Apakah kamu merasa kesakitan, Nona Muda?"


"Hanya sedikit saja, namun aku baik-baik saja. Terima kasih banyak, sudah menyelamatkan aku"


"Ini semua berkat atas Karunia Sang Maha Kuasa, saya hanya menyampaikan serta menjalankan mandat Nya. Jika berkenan, mari kita pergi dari tempat ini"


Pria itu tersenyum dengan sangat menyejukan suasana sekitarnya. Dan mereka berdua keluar dari ruangan tahanan, para pengikut si pria tampan tersebut juga membebaskan para tahanan lainnya dari ruang bawah tanah. Isak tangis akan kebahagiaan bersenandung mengiring terik cahaya matahari yang menyinari dengan sangat lembut kepada mereka. Lalu si Pria tampan itu kembali menanyakan suatu hal kepada si gadis muda, karena menurut nya, pakaian gadis muda sangatlah aneh serta unik.


"Halo, Nona Muda. Apa kamu sungguh baik-baik saja?"


"Iya..."


Gadis muda membalas dengan senyum manisnya, lalu...


"Baiklah, bagus. Senang mendengarnya, perkenalkan nama saya Muhammad. Biasa dipanggil sebagai Ahmad, bagaimana dengan nama kamu, Nona Muda?"


"Salam kenal, Ahmad. Nama ku, Elaina, Si Penyihir Putih Nan Anggun."

__ADS_1


Dan perjalanan mereka, petualangan mereka, menanti pada hari esok berikutnya.


__ADS_2