
waktu perbincangan itu cukup lama, canggung dan tak bisa mengelak itulah sekiranya yang terjadi saat ini. Dira dengan segala ketakutan menatap pria didepannya.
"Ananda Melody, mari sumbangkan suara emasmu" ucap MC yang tak lain ialah salah satu teman Ayah yang sangat berbakat dalam dunia tarik suara, ia selalu memanggilnya Melody mengingat itu ialah nama yang ia sumbangkan ketika Dira lahir.
Masih bingung dengan masalah perjodohan, dan kini disuru bernyanyi. Itulah posisi Dira saat ini, alunan musik sudah dimainkan dan ia masih diam mematung duduk dikursi berdepanan dengan Angga, tak lama Paman Han yang menjadi MC malam itu mendekatinya dengan menyodorkan Mic kearah Dira.
" Special For Papa and Mama"
Manakala hati menggeliat mengusik renungan
Mengulang kenangan saat cinta menemui cinta
Suara sang malam dan siang seakan berlagu
Dapat aku dengar rindumu memanggil namaku
Saat aku tak lagi di sisimu
Kutunggu kau di keabadian
Aku tak pernah pergi, selalu ada di hatimu
Kau tak pernah jauh, selalu ada di dalam hatiku
Sukmaku berteriak menegaskan kucinta padamu
Terima kasih pada Mahacinta menyatukan kita
Saat aku tak lagi di sisimu
Kutunggu kau di keabadian
Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh sukacita
__ADS_1
Sehingga siapa pun insan Tuhan pasti tahu
Cinta kita sejati
Saat aku tak lagi di sisimu
Kutunggu kau di keabadian
Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh sukacita
Sehingga siapa pun insan Tuhan pasti tahu
Cinta kita sejati
Lembah yang berwarna
Membentuk, melekuk, memeluk kita
Dalam kesucian cinta
Cinta kita melukiskan sejarah
Menggelarkan cerita penuh sukacita
Sehingga siapa pun insan Tuhan pasti tahu
cinta kita sejati
tepuk tangan memenuhi ruangan itu, pujian pun dilontarkan oleh beberapa teman-teman Papa Dira, Kak Eka ikut terharu dan memeluk lengan Mama, semua orang tersentuh dan terpukau dengan penampilan Dira malam itu.
#Angga Pov
Awalnya aku tak yakin wanita dihadapanku ini kamu, orang yang seminggu belakangan ini membuatku khawatir. Aku tak menyangka bahwa kita adalah teman masa kecil dan pernah dijodohkan, kalau aku tahu dari awal aku adalah orang yang pertama akan marah ketika perjodohan itu dibatalkan.
__ADS_1
Saat berada didepanmu ini, ingin rasanya aku menarikmu dalam dekapanku mengecup keningmu seperti malam itu dan memberanikan diri bicara bahwa "ada separuh jiwaku yang kau bawa pergi" gumamnya dalam hati.
Belum pernah Angga sekhawatir ini terhadap perempuan, bahkan kadang jika bersama perempuan maka Angga akan berubah menjadi dingin dan cuek. Namun kali ini berbeda ia merasa stres ketika mengetahui Dira sudah pergi dari Cotec, ia bahkan menyuruh anak buahnya untuk mengecek seluruh hotel dan penginapan di Belitung untuk menemui keberadaan Dira. Sampai akhirnya ia harus pulang ke Jakarta untuk mengurusi beberapa masalah diperusahaan.
Flashback On
"Angga, Dira adalah anak yang mandiri sampai diusia sekarang ia belum pernah membawa seorang lelaki untuk dikenalkannya pada Papa, Papa harap kamu bisa memaklumi beberapa sikapnya yang akan membuat ia kurang nyaman, karna jujur saja ia tidak bisa disentuk oleh sembarang orang, ketika itu terjadi ia akan marah dan moodnya akan buruk seketika, Papa juga tak mengerti karna setau Papa itu terjadi ketika ia tamat SMA" ucap Papa panjang lebar.
"Baik Om, Angga akan berusaha menjadi suami yang terbaik untuk Dira" jawab Angga.
"Panggil Papa saja nak, kau juga akan menjadi anak papa setelah ini"
"baik Pa"
***
"Sam kau disini rupanya, ayo bantulah aku menggagalkan perjodohan ini" Ujar Dira memhon.
"Maaf Nona, kali ini saya tak bisa dan saya tak mau ditembak Papa Rian dengan senjata koleksinya" Ucap Sam santai.
"Sam, kau berani padaku jangan bilang aku tak tahu hubunganmu dengan sahabatku ya"
"Adikku yang paling manis, coba kau lihat dari ini apa salahnya dengan lelaki itu ia sangat tampan dan berwibawa disandingkan denganmu kalian begitu cocok"
"Abangku yang gak ganteng, kalau tak bantu aku kurangi gajimu bulan ini" ucap Dira.
"Dek, baiklah-baiklah aku akan coba berbicara padanya" ucap Sam sambil meninggalkan Dira menuju Angga.
Tapi malam itu Angga sudah terburu-buru pulang, namun sebelum mereka berpamitan Sam sendiri sudah membuat janji dengan Angga.
Mohon Maaf kalau Author banyak Typo,
tinggalkan jejak setelah membaca
jangan lupa Vote biar Author makin rajin UP
__ADS_1
Follow IG : nindi.indi