Pilihan Terbaik

Pilihan Terbaik
32. Nyonya Varasha


__ADS_3

Flashback off


Dira masih termenung memikirkannya “Penggabungan Perusahaan, emmm terdengar cukup baik tapi sampai saat ini saja aku dan Angga belum mengumumkan ke public tentang pernikahan kami, bahkan belum mengadakan resepsi” gumamnya sambil meminum secangkir kopi.


Siang ini ia dan Angga tidak makan siang bersama seperti hari-hari sebelumnya karna kesibukan masing-masing, kali ini Dira mengajak Wina untuk makan disalah satu Café di dekat Xtas Grup. Sudah lama kiranya ia tak berbincang dengan sahabatnya ini , sahabat yang sudah banyak membantunya dalam segala hal.


“Win, mau makan apa?” ucap Dira.


“Apa ya… aku bingung dan mendadak kenyang” ucap Wina terkekeh geli.


“Ah aku tau, kau tiba-tiba kenyang dan tak nafsu makan karna tak ada Sam disini bukan ? “


“Ihh Dira, apaan deh”


“ha ha betul bukan, ayo jujurlah padaku Win kau selalu membantuku bukan biarkan kali ini aku membantumu”

__ADS_1


“tapi saat ini tidak tepat Dir, nanti aja”


“baiklah aku akan memanggil Sam keruanganku nanti”


“Jangan….” Ucap Wina dengan cemas, dan Dira hanya terkekeh geli melihat sahabatnya itu, ia sungguh sudah tahu beberapa kedekatan Sam dan Wina. Mereka sangat kompak apalagi mengenai pekerjaan. Kak Eka yang sering bercerita dengan Dira jika sesekali menelpon atau Video Call, sepertinya memang Wina menaruh hati tapi tak tahu apakah sama dengan Sam, lelaki itu susah ditebak.


Ketika sedang asik makan dan bercanda seseorang menghampiri mereka dengan mata yang tajam dan emosi yang menggebu ia mulai mendekat dan “Brugghh (memukul meja)  dasar wanita tak tahu malu masih saja kau berniat memisahkan ku dengan Eggi apa mau mu. Bukankah kau sudah tahu bahwa Eggi adalah milikku seutuhnya” Wanita itu datang kembali dengan penampilan yang berbeda tak glamour sepertu beberapa tahun yang lalu, mungkin akibat kecurangan perusahaan Mulya yang di bongkar oleh Dira, bahkan perusahaan itupun dibeli oleh Dira dan ia ubah namanya.


“Hei, apa-apan kau ini sangat tidak sopan berbicara tanpa berfikir” ucap Dira yang sudah sangat emosi, ia mengepalkan tangannya bersiap ingin melayangkannya ke wajah Nina.


Tak lama kemudian datanglah Angga yang kebetulan sedang makan siang bersama clint nya disana, ia mendengar suara wanita yang memaki saat ia melihat bahwa yang dimaki wanita itu ialah istrinya. Kesabaran Angga pun hampir habis. Ia mendekat dan menghempaskan tangan Nina yang baru saja ingin menampar Dira.


“Aw.. tu tuan kenapa engkau menghalangiku\, aku ingin memberi pelajaran kepada wanita J***** ini” ucap Nina.


“Apa kau bilang, beraninya kau menggangu Dira” jawab Angga dengan penuh emosi.

__ADS_1


“Tuan saya tahu anda pemilik perusahaan besar tapi jangan mudah dong dirayu oleh wanita murahan ini”


“Murahan kau bilang, wanita didepanmu ini ialah istriku dan asal kau tahu yang murahan itu ialah dirimu”


“ha ha , heii Dira pelet apa yang kau gunakan sampai-sampai CEO tampan ini menyebutmu istrinya” Nina berbicara dengan nada mengejek.


“Saya beritahukan kepada kamu sekali lagi dan saya tegaskan, Dira Melody ialah istri sah saya secara Agama dan Hukum” ucap Angga dengan tegas. Membuat Nina bungkam ia bahkan tak percaya dengan apa yang ia dengar,


bukan hanya ia semua pengunjung dan karyawan Café pun terdiam dan hanya berani menaru hormat pada Nyonya Varasha. Karna mereka semua tahu siapa Angga dan bagaimana berpengaruhnya Angga pada kota ini.


“Saya ingatkan sekali lagi padamu, tunangan mu Eggi dan kau sendiri sudah membuat trauma pada istri saya, setelah mengetahui keberadaan Dira di Belitung ia berniat menyusul Dira dan memintanya kembali pada Eggi. Tapi


nasib baik tak berpihak pada tunanganmu, karna tak ada sedikitpun lagi cinta dihati Dira, yang ada hanya kesakitan yang kalian berikan. Tapi sejujurnya aku ingin mengucapkan terimakasih padamu nona. Berkat mu aku dan istriku kini bisa bersatu, dan satu lagi untuk masalah perusahaan Ayahmu yang bangkrut itu murni keserakahan kau dan Ayahmu yang dengan sengaja menjebak bahkan bermain pada aliran dana” ucap Angga dengan santai tapi menusuk.


Nina terkejut bukan main dengan apa yang ia dengar, kini  musuhnya mungkin tak lagi sepadan dengannya, siapa yang tidak takut dengan Tuan Varasha yang dingin dan bahkan tak ada satu wanita yang bisa menggodanya kini

__ADS_1


telah memperistri Dira musuhnya. Sungguh ia tak ingin berurusan lagi dengan mereka.


__ADS_2