Pilihan Terbaik

Pilihan Terbaik
34. Sam & Wina 2


__ADS_3

Setelah keluarnya Sam dari ruangan Dira, Dira hanya terkikih geli dengan Abangnya itu “Masa’ nembak cewek aja gak bisa, hemm gak romantis sama tu kayak Angga” gumamnya dalam hati sambil menggelengkan kepalanya.


Ia keluar ruangan dan berpapasan dengan Wina dan Kak Eka yang sedang asik ngobrol sambil berjalan menuju ke luar kantor.


“Kak, emm malam ini aku dan Angga mau kumpul-kumpul bareng keluarga di Café Xtas 1 Kakak ikut ya” ucap Dira mendekat dan memepetkan tubuhnya ke Kak Eka dan mencolek punggung Kak Eka dari belakang. Kak Eka yang mengarti maksud Dira langsung mengiyakan .


“Iya dek” jawab Kak Eka tersenyum.


“Kamu juga ikut ya Win, awas kalo gak dateng dandan yang cekep itung-itung ngerayain kepulangan aku sama Angga” ucap Dira dengan muka gemasnya.


“Iya deh gue pasti dateng, ngerayain orang yang abis ngambek ni ceritanya” ucap Wina sambil terkekeh geli mengingat ketidak setujuan awalnya Dira dijodohkan dan sekarang temannya itu menjadi Wanita yang manja dan


posesif.


“Apaan deh, ga je banget Wina” jawab Dira dengan cemberut.


“Udah ah aku mau pulang ayo Kak” ajaknya ke Kak Eka. Padahal kakaknya sendiri baru datang dari rumah Mama dan kini adiknya ini mengajaknya pulang , sungguh aneh tapi mau tak mau Kak Eka harus mengikutinya karna tangan Kak Eka sudah terlebih dahulu di tarik paksa oleh Dira.


Didalam mobil, Kak Eka mulai bingung dengan Adiknya ini yang senyum-senyum sendiri dan menyuruh kakaknya mempersiapkan segela hal untuk nanti malam. Mulai dari memesan buket bunga, dekorasi seperti makan malam romantis setelah sibuk menelpon beberapa orang untuk mengurusnya, Dira pun menelpon Sam melalui headsetnya.

__ADS_1


“Hallo Abangku, malam ini datanglah ke Resto Xtas 1, di meja no 3 bagian atas sudah ku urus semuanya. Kau tinggal menghapalkan teks yang sudah ku kirim ke ke emailmu. Ingat datanglah dengan penampilan yang sangat


tampan dan jangan gugup” ujar Dira menelpon Sam dengan panjang lebar.


“Dira emm kenapa begitu cepat, aku aku banyak kerjaan malam ini” jawab Sam.


“Datang atau Wina aku kenalkan dengan teman ku yang lain, bagaimana ?”


“Jangan, baiklah aku akan mempersiapkan diri. Dan em satu lagi Doakan Aku”


“Ha ha ha kau seperti ingin maju ke medan peperangan” ucap Dira terkekeh geli.


Kak eka makin bingung dibuat adiknya ini, dan ia mulai mencoba bertanya.


“Dek ada apa ini sebenarnya?”


“Aku akan membatu Sam menembak Wina malam ini kak”


“Tapi kau seperti memaksa” jawab kak Eka sambil menaiki alisnya.

__ADS_1


“Haha sudahlah kak kalau tak seperti itu takkan berani Sam mengungkapkannya. Ia terlalu kaku” ucap Dira sambil tersenyum.


“lebih mending Sam terlalu kakuh, dari pada terlalu bodoh” jawab Kak Eka mengejek.


“Ihh kakak , aku turunin ni disini”


“ha ha bercanda sayang”


***


 


Di resto Xtas 1 disana sudah tertata satu meja dengan dua kursi berhadapan di luar ruangan resto dekat pantai di temani lilin-lilin yang menambah romantisnya malam itu. Datanglah Sam dengan dengan kemeja berwarna


biru cerah, melihat Sam berpenampilan dengan baju cerah membuatnya bukan seperti Sam yang biasa. Karna biasanya Sam akan lebih memilih menggunkan pakaian berwarna gelap . ia sangat terlihat tampan malam ini duduk di kursi yang sudah disediakan sembari membuka email di handphonenya.


Selang beberapa menit datanglah wina dengan dres berwarna putih tulang dan baby blue bermotif abstrak. Cantik sekali dengan rambut yang digerai panjang, bermakeup tipis mendekati meja Sam. Ada sedikit kebingungan diwajahnya setelah mengetahui tak ada Dira dan keluarganya disana. Hanya ada Sam yang berdiri menyambutnya dengan tersenyum manis.


Setelah mengajak Wina duduk dikursi depannya. Sam masih terlihat gugup dan jantungnya berdegup lebih cepat namun ia sembunyikan dengan mencoba tersenyum tenang. Gurat keheranan di wajah Wina sungguh terlihat ia sangat bingung dan gugup dengan keadaan sekarang.

__ADS_1


“Kak Sam ada apa ini ?” ucapnya memulai percakapan”


__ADS_2