
"Mama" Panggil Junior
Ternyata Junior sudah bangun tidur.
Dia pun berlari menuji ruang taamu karena mama nya ada di ruang tamu
"Wah ada Papa Alex juga," ucap Junior senang karena ada Papa nya juga.
Junior langsung memeluk Alex.
Benar mereka berdua seperti anak kembar
Alex merasa kan ada sesuatu yang berbeda dengan Junior.
"Mam,minta susu," ucap Junior yang meminta dibuatkan susu kesukaannya...
"Oke," Amara pun menuji ke dapur membuatkan susu cokelat kesukaan Junior.
Tidak berapa lama susu cokelat Junior pun jadi
"Hmmm enak sekali ,Papa suka susu ga?" tanya Junior polos
"hmmm,suka lah "
"Mama,papa Alex minta susu,"
"Ya,nantì Papa Alex mama buatin susu,kan papa Alex lagi minum kopi,"ucap Amara
Alex dan Junior pun bermain bersama hingga Alex menemani Junior tidur di kamarnya.
Setelah Junior tidur ,Alex pun menghampiri Amara yang sedang duduk santai di halamàn belakang rumahnya yang cukup nyaman.
"Ngelamun aja," ucap Alex mengagetkan Amara
"Eh,Junior udah tidur ya,?"
"Iya,barusan aja," ucap Alex yang duduk di sebelah Amara
__ADS_1
"Maaf ya ngerepotin kamu ,"
"Apa sieh,biasa aja aku sayang ama Junior," jawab Alex Jujur
Mereka berdua pun cuma diam larut dengan pikira masing masing.
"Hmm Ra,aku disini sampai malam suami kamu ga marah?" tanya Alex
Amara cuma menggelengkan kepala dia bingung apakah harus jujur. Tapi Ana kemarin bilang jika Alex akan menikah.
Alex pun bingung dengan jawaban Amara. Dia menduga duga jika Suami Amara sudah meninggal atau dia sudah bercerai.
"Alex,hmm kata Ana kmu mau menikah ya?" tanya Amara ragu
Alex diam sebentar sebelium menjawabnya
"Hmmm,iya,"
"Selamat ya," Amara pun bingung harus jujur atau tidak
"Bingung kenapa?"
"Karena pasangannya belum ada...hahahaha,"
"Serius?"
"Serius lah,siapa sieh yg ga mau nikah pasti mau lah naeh tapi sama siapa nya itu yg belum tau," ucap Alex sambil ketawa
"Aneh,"
"Ya ada sieh perempuan yg aku suka,eh ternyata dia udah nikah,"
"Kasian" ejek Amara
"Kamu tau ga siapa perempuan itu?"
"Nggak tau lah,"
__ADS_1
"Perempuan itu kamu," bisik Alex di telinga Amara
Amara hanya diam terpaku mendengar ucapan dari Alex
"Maksud nya?"
"Sebenarnya aku udah suka kamu lama,dan sebelum aku tugas dulu di luar Pulau ingin melamar mu tapi saat itu juga aku harus pindah,"jelas Alex
Amara masih diam terpaku tidak menduga ternyata Alex ingin melamar nya..
"Aku sungguh menyesal kejadian lima tahun yang lalu,aku ingin bertanggung jawab,tapi apa daya pekerjaan ku tidak bisa ditinggalkan," Lanjut Alex
Suasana menjadi dingin hanya suara gemericik air yg ada di kolam yg terdengar.
"Lex,sebenarnya," ucap Amara sembari menrik napas dalam
"Aku belum menikah," lanjut Amara
Alex pun kaget dengan ucapan Amara. Mana bisa Amara belum menikah tapi punya anak.
"Maksud kamu?" tanya Alex bingung
"Sebenarnya setelah kejadian itu,aku hamil anak mu dan aku takut harus bagaimana,saat itu aku cuma tidak mau mengganggu pekerjaan mu,"
"Apa?" Alex masih syok
"Kenapa kamu diam saja,terus anak kita mana?"
"Hmmm,, dia sedang tidur di kamarnya," ucap Amara
"Maksud kamu Junior?"
Amara hanya menganggukkan kepalanya.
"Ya Tuhan,maafkan aku Amara "
Alex pun langsung memeluk tubuh Amara erat...
__ADS_1