Polisi Bucin

Polisi Bucin
Episode 57


__ADS_3

POV ARONA MAULIDA


Awalnya aku hanya mahasiswa biasa dalam jurusan sastra. Namun, setelah hari itu tiba, aku tak bisa lagi hidup layaknya gadis normal seperti yang lainnya.


Endar!


Dia memotong jalan, lalu memaksaku untuk memasuki mobilnya. Awalnya aku menolak seraya meronta-ronta, namun kekuatanku yang hanya seorang wanita, sangat tidak sebanding dengan kedua antek-anteknya.


Mobilnya melaju menuju suatu tempat yang aku yakini adalah markas mereka. Setelah tiba di sana, mereka menyeretku hingga memasuki sebuah ruangan yang isi dalamnya sukses membuatku terkesima.


Ya, dinding ruangan itu didominasi oleh banyak gambar seorang wanita. Kalian tahu siapa? Siapa lagi kalau bukan wajahku sendiri dengan berbagai pose di setiap harinya.


Sial ...!

__ADS_1


Anak buahnya bahkan tidak memberikanku waktu sedetik pun, walau hanya untuk ke kamar kecil saja.


Tanpa kusadari pergerakanku selama ini selalu dibuntuti oleh orang gila. Yang bahkan aku sendiri pun tidak mengenali mereka semua. Apa urusannya denganku yang hanya berstatus sebagai seorang mahasiswa biasa?


Tidak ada yang istimewa. Bahkan aku menjalani hari-hariku apa adanya. Namun, ternyata di balik itu semua, Endar mempunyai misi rahasia. Ya, menghancurkan hidup seorang pria, yang kala itu sedang jatuh cinta. Jatuh cinta padaku, pastinya.


Saat itu, aku sudah berada di bawah kuasanya. Berbagai ancaman sudah dilontarkan Endar agar aku tetap patuh pada perintah tak bergunanya. Hingga akhirnya, ia merebutku paksa ketika pria itu mengajakku untuk makan malam bersamanya.


Di situlah, drama dimulai ...!


Malangnya, pria itu mempercayai semua yang sudah aku katakan padanya. Hingga akhirnya ia membawaku lari dari sana dan menjadikanku sebagai istrinya. Memandikan hari-hatiku dengan cinta dan menghadiahkan kepadaku keutuhan dan keharmonisan sebuah keluarga.


Sayangnya, hal tersebut tak berlangsung lama. Endar terus menghubungiku dan menanyakan tentang keberadaan adik kandungnya. Awalnya aku tidak percaya, karena di awal kesepakatan, dia tidak pernah membicarakannya.

__ADS_1


Namun, semakin ke sini aku semakin mengerti, bahwa yang membuatnya ingin sekali mengusik kehidupan pria itu adalah ... karena dia pikir pria itu sudah menyembunyikan adik perempuannya.


Dari situ, aku mulai mencari tahu semuanya dengan caraku sendiri, hingga akhirnya aku menemukan sebuah figura yang berisi gambar seorang gadis belia yang wajahnya mirip sekali denganku--istrinya. Lalu, aku menanyakan hal tersebut kepada ibu mertua. Beruntungnya, beliau mau menceritakan segalanya.


Sejurus setelah mengetahui informasi detilnya, aku langsung mengabari Endar bahwa gadis itu sudah lama tiada. Endar mengamuk dan mengerang tidak terima. Dia tidak yakin bahwa adik kandungnya itu sudah tiada. Dengan nada murka ia mengancam akan menghancurkan hidup sang pria.


Karena Endar sangat tahu bahwa pria itu sangat mencintaiku, maka dia memintaku untuk meninggalkannya dengan alasan yang aku sendiri pun hampir tidak percaya. Ya, alasan konyol yang sudah membuatku meninggalkan surga ini hanya karena sebuah figura.


Haha!


Aku sempat tertawa, sebelum akhirnya kembali pada Endar dan menjalankan misi selanjutnya sesuai perintahnya.


Ya, jika dipikir-pikir, semua ini tidak ada gunanya. Bagiku, semua yang sudah aku lakukan memang tidak ada sangkut pautnya dengan diriku, kecuali loyalti yang aku dapatkan darinya. Lagi pula, aku hanyalah seonggok boneka, yang diperalat untuk mencapai tujuan dari sebuah misi rahasia.

__ADS_1


Jadi, jika ditanya soal rasa, maka aku akan menjawab bahwa aku dilarang untuk jatuh cinta!


__ADS_2