Pria Tuaku Yang Kaya

Pria Tuaku Yang Kaya
Episode 9 - Pertemuan Ke II


__ADS_3

''Uhuk...''


Jia menatap Hongli, seketika Jia terpaku karna melihat kakaknya ada di depannya. ''Eh ka.. kak, Ada apa?'' Tanya Jia heran.


Hongli meletakkan sebuah bekal makanan di atas meja nya. ''Ini untukmu, Kau pasti sibuk sekali hari ini.'' Ucapnya


''Eh, Kakak yang masak?'' Tanya Jia kembali.


Hongli hanya mengangguk lalu berlalu pergi.


''Ehm, Kakak ku memang baik!'' Gumam Jia kegirangan.


Jia sedikit mencicipi masakan kakaknya itu, Tak disangka kakaknya sangat pintar memasak. Pekerjaannya terasa sedikit ringan setelah mencicipi masakan kakaknya itu. karna Mood Jia naik drastis.


- - - - -


Malam ini Jia lembur di kantor, Hanya dia seorang yang tersisa dan beberapa karyawannya. Kala itu waktu sudah menunjukkan pukul 23.00


Ruangan begitu sepi, Hanya satu lampu yang menyala. Meskipun begitu menakutkan namun Pikiran Jia tetap berantakan. Sampai pada pukul 23.16 semua pekerjaan Jia selesai dia bersiap untuk pulang dan melajukan mobilnya.


Sesampainya di rumah dia di kejutkan Oleh Adik dan Ibu nya itu. Walaupun sudah larut malam, tapi mereka masih saja sibuk berberes dan sedikit mendekor rumah. Tak biasanya mereka seperti ini, karna biasanya pekerjaan rumah selalu di pegang oleh Jia. Melihat kehadiran Jia lantas mereka tersenyum manis dan bersikap lembut.


Namun Jia menghiraukannya, dan menapaki anak tangga. Lalu segera merebahkan diri nya yang lelah ke kasur. ''Aku pasti bisa.'' Batinnya dan terlelap tidur.


Esok Harinya - -

__ADS_1


Pagi ini Jia bangun pagi sekali. Walaupun waktu masih menunjukkan Pukul 04.00 Dia sudah masuk ke kamar mandi. Dan menyiapkan sarapan. Di dapur dia melihat kakaknya sudah terlebih dahulu memasak. Hongli menoleh ke arah Jia. Namun Jia membuang muka.


''Pagi Adik ku... Cepat sekali kau bangun.'' Sambutnya


''Ehmm.. Pagi.'' Jawab Jia gugup


Jia memutuskan untuk kembali ke kamarnya. Dan akan memilih baju untuk pertemuan nanti. Dia amat bingung karna hampir semuanya tampak sederhana. Ya, Jia selalu memilih Pakaian yang sederhana bahkan sedikit terlihat kuno Kecuali Pakaiannya saat pergi ke kantor.


Dan.. Sampai dia menemukan Gaun lama sederhana milik Ibu kandungnya. berwarna biru langit dengan corak bunga Dandelion. Bunga kesukaan Ibu. Dia mengambilnya, Lalu berdiri di depan kaca sambil mengepaskan ke tubuhnya itu. Walaupun gaun itu sudah lama namun masih saja tetap terlihat bagus.


''Kata ibu, Gaun ini dipakai nya saat pertama kali bertemu dengan Ayah.'' Gumamnya


- - - - -


''Selamat datang Tuan.''


Japhar pun dipersilahkan duduk di Sofa ruang utama. Dan disuguhi oleh secangkir Teh. Ibu dan Adiknya serta kakaknya turut duduk dan berbincang sedikit dengannya. Jia masih saja bersiap di dalam kamarnya.


''Maaf ya Tuan, Anak itu sedikit lama kalau berdandan.'' Ucap Ibu


''Tidak apa-apa"


Dan dari atas tampak seorang wanita menapaki tangga dengan anggun berpakaian kuno dan rambut di ikat tinggi. Yang tak lain adalah Jia. Semua terpukau melihatnya, Betapa cantik Jia mengenakan gaun itu. Bahkan Hongli tak dapat mengalihkan pandangannya sedetik.


''Bagus!'' Batin Ibu Tiri.

__ADS_1


''Maaf menunggu lama.'' Ucap Jia sembari duduk di samping Hongli dan terus menatap Japhar.


Perbincangan pun dimulai, Jia hanya menyimak dan menerima apa yang dikatakan oleh keduanya. Sambil sesekali memainkan rambutnya. Sementara Jiao terus menatapnya dengan Tatapan Tajam.


Setelah di rasa cukup berbincang, Pertemuan pun selesai. Japhar pun pamit pulang, Mereka mengantarnya sampai di depan Teras rumah mewah itu. ''Terima kasih Tuan atas kerjasama nya.'' Ucap Ibu Tiri.


Semua nya tersenyum manis. Japhar pun melajukan mobilnya.


''Adu duh... Muka ku hampir keriput karna berpura-pura tersenyum.'' Kata Jiao dan berlalu pergi meninggalkan.


Jia kembali ke kamarnya dan mengunci pintu kamarnya. Lalu menghamburkan badannya ke kasur dan memeluk bantal nya itu. ''Wih gila bener penampilan dia tadi, Cool banget. Dia tampak masih berusia 40-an. Eeh Eh aku ngomong Apasi!'' Kata Jia kegirangan seraya menggeleng kan kepalanya kuat.


''Besok kakak akan kembali ke Kota A. Dan pernikahan akan berlangsung seminggu lagi, Cuma ada waktu seminggu. Tapi aku akan bertemu kakak dengan cepat dong!'' Batin Jia.


Jia bangkit dan kembali menatap cermin kamarnya sembari menghapus riasannya. Tiba-tiba seseorang membuka pintu kamarnya. Lalu memeluk Jia erat dari belakang, Dan tampak bayangan di cermin Orang itu adalah Hongli.


''Adik ku...''


.


.


.


-Bersambung-

__ADS_1


__ADS_2