Rain Of Tears

Rain Of Tears
Episode 11


__ADS_3

Mereka berdua berjalan dengan arah


yang berlawanan. Hana saat berjalan menyelipkan kesempatan untuk melihat kearah


Song tae, begitupun sebaliknya, walaupun timingnya tidak bersamaan.


Tiba saat jam kantor telah selesai,


Hana berjalan menuju kearah pintu keluar. Tidak seperti biasanya, Jin oh selalu


mengantarnya pulang. Namun saat ini Jin oh sedang ada rapat dengan agensi luar,


namun nyatanya tidak, Jin Oh hanya tidak dapat mengontrol perasaannya saja yang


lagi cemburu buta.


“Aiss, kenapa juga jadi direktur


kalau tidak mau ikut rapat. Jadi begini kan aku harus naik taksi pulang.!” Kata


Hana marah-marah


Saat Hana berjalan sambil marah-marah,


dari kejauhan ada sebuah taksi yang akan lewat di area tunggu


Hana. Hana melambaikan taksi agar


taksi itu singgah. Saat sudah ingin masuk, tiba-tiba Hana terlempar keluar,


karena didorong oleh laki-laki.


“Aduuh ini siapa sih! Aku yang…”


kata Hana marah tapi terpotong


“Heii, kamu nggak mau keluar..


keluar.. keluar, keluar aku bilang!” sambung Hana sambil menarik keluar baju


laki-laki itu


Kekuatan Hana dengan kekuatan


laki-laki itu tidak sebanding, laki-laki itu yang seharusnya keluar, malah Hana


yang terlempar keluar. Mau tidak mau Hana harus merelakan taksi itu setelah


berkelahi dengan laki-laki asing itu.


“Ini hari apa yah? Ooh hari Rabu..


ok, You Rabu.. my bad day!” kata Hana menunjuk-nunjuk langit seperti Psycho


Saat Hana berbicara sendiri,tiba-tiba

__ADS_1


Song tae datang menghampiri Hana yang sedang bebicara sendirian tak karuan.


“Apakah semua orang yang ada disini


seperti kamu?” Tanya Song tae mengagetkan Hana


“Ohh kamu!” kata Hana judes


“Kamu” ucap Song tae yang tidak suka


mendengarnya karena informal


“Maksud kamu Tanya apakah semua


orang yang ada disini sepeti aku itu apa, memangnya aku ini seperti apa?” Tanya


Hana kesal walaupun penasaran


“Yaah seperti Psycho…”


“Apa?”


“Psycho yah Psycho!”


“Walaupun aku seperti psycho kata


kamu, aku ini pasti psycho yang berbeda. Tidak seperti psycho lainnya”


“Ohhh.. maaf aku sudah ada supir,


berbeda!” kata Song tae meledek Hana


“Heeeeeiiiiiiiiiii….. laki-laki


brengsek!” kata Hana marah


Song tae dengan ucapan yang seperti


itu dengan segera pergi meninggalkan Hana dan menuju kearah mobilnya, seakan


akan dia telah dijemput oleh supirnya, padahal dia hanya ingin mengejek Hana


sebelum pulang sekaligus mencari cerita baru untuk diceritakan, walaupun dengan


cara yang berbeda.


Song tae kembali mengingat apa yang


dia ucapkan kepada Hana, Song tae selalu tertawa mengingat kata “Pyscho yang


berbeda” padahal gilanya Hana sama dengan gilanya orang gila asli.


Supir Song Tae, bingung dengan


keadaan Song tae, namun dia juga bahagia karena dalam 5 tahun terkahir, tawa

__ADS_1


Song tae hanya baru keluar hari ini.


“Sungguh pemandangan yang sangat


indah” kata supir Song tae bahagia


Ketika Hana sedang asik lagi


marah-marahnya, Min joon entah dari mana muncul mengagetkan Hana yang sedang


bad mood. Min joon adalah sahabat pengertian, jadi dia itu tau apa yang harus


dia lakukan.


“Hana, mau pergi minum?” ajak Min


joon


“Setuju, kamu benar-benar mengerti,


Saranghae!” kata Hana sambil membentuk love lengannya di atas kepala


Mereka berdua pun pergi minum di


sebuah warung makan terdekat, Hana adalah wanita yang tidak tahan minum tapi


selalu minum. Seperti yang telah diduga. Hana berubah menjadi perempuan Psycho


seperti saat mabuk acara makan malam kantor. Min joon dengan badan yang lebih


kecil dari Hana, harus mati-matian membawa Hana pulang kerumahnya dengan taksi.


“Aku adalah Pyscho gila tapi aku


berbeda.. ahaha.. Song tae bukan Hiro, dia hanya laki-laki brengsek yang


senyumnya penuh bisaaaa… Song tae brengseeekkkk..” kata Hana berteriak,


membuatnya jadi perhatian public


“Ahh Hana tolong, jangan buat aku


malu!” kata Min joon malu


 “Taksii!” teriak Min joon


“Tolong bawa ke daerah Samdoeng


gedung 26 yah!” sambung Min joon ke supir taksi


Tanpa terduga, saat Hana telah


menaiki taksi dan berhenti di lampu merah, mobil Song tae dan taksi Hana


berdampingan. Jika kaca mobil Song tae terbuka, Hana dapat mendengar bahwa di

__ADS_1


dalam mobil, Song tae dan supirnya membicarakan hal tentang masa lalu Hiro.


__ADS_2