
“Iya.. aku adalah Hiro,” jawab Song tae singkat, padat, namun tidak jelas bagi Hana
“Hahhh?? Hiro?? Kamu jangan bercanda yah,” kata Hana marah mendengr candaan Song tae
“Mau kamu yang sebenarnya apa sih? Aku bilang aku Song tae bukan Hiro kamu memaksa aku untuk jujur, ketika aku bilang bahwa aku adalah Hiro kamu tidak percaya, jawaban yang ingin kamu inginkan itu apa sih hah?” balas Song tae dengan nada yang lebih keras dari Hana
“Setidaknya beri aku sesuatu yang dapat masuk di akal aku,” mohon Hana tak tahu harus bagaimana
“Aku sudah beritahu yang sebenarnya, mungkin kamu butuh istirahat, aku antar ke kamar kamu,” Hana syok mendengar jawaban Song tae yang tidak sesuai dengan harapannya,”Tidak usah.. aku bisa sendiri,”. Hana pun meninggalkan kamar Song tae, dan berjalan pasrah ke arah kamarnya., “Aku yakin bahwa dia itu adalah Hiro.. aku sangat yakin, wajahnya juga sangat mirip,” cerewet Hana di atas kasurnya
“What? Song tae adalah Hiro?” kaget Min joon yang mendengar cerewetan Hana
__ADS_1
“Hah?? Ah tidak tidak, bukan apa-apa!” jawab Hana kaget mendengar suara Min joon yang tiba-tiba datang entah dari mana dan sejak kapan ia berada didekat Hana
“Ayolah beri tau aku,” Min joon memohon tidak tau bahwa mood day Hana sedang tidak baik
“Tidak.. kamu tidur saja,” perintah Hana tegas
“Dasa pelit!!” kesal Min joon dan menutup wajahnya dengan bantal
“Hmmm..,” bentak Min joon karena kesal tidak mendapatkan apa yang diinginkannya
Sementara itu, di kamar hotel Song tae, dia tambah yakin kalau kakaknya memang benar adalah Hiro dan dia juga tambah yakin kalau penyakit kakaknya itu adalah karena masalah dia dengan Kyota karena Hana.
__ADS_1
Jin oh datang pagi-pagi ke kamar Hana karena merasa khawatir dengan keadaan Hana. Dia mengetuk kamar hotel Hana. Berharap yang membuka pintu adalah Hana, namun yang terjadi adalah Min joon yang berada di hadapannya itu, “Ada apa, pagi-pagi begini sudah datang,” di luar ekspektasi dia pun mengesampingkan perasaan canggungnya terhadap Min joon, “Apa Hana baik-baik saja?” perasaan cemburu yang timbul di dalam hatinya tidak bisa dia sembunyikan, dia langsung meninggalkan kamar hotel sesaat sesudah mengatakan kalau Hana ada di dalam.
Jin oh tidak peduli kenapa Min joon langsung pergi, dia mengira mungkin Min joon ada urusan di luar. Jin oh pun segera masuk dan mengunjungi Hana yang sedang duduk santai menonton serial Jepang sambil memakan cemilannya.
“Hana, kamu baik-baik saja?” Tanya Jin oh khawatir sambil memeriksa keadaan Hana, apakah ada luka atau yang lainnya,”
“Iya Oppa, aku baik baik saja” balas Hana dengan terus melihat serial Jepangnya
“Kamu sudah makan?” Tanya Jin Oh mematikan tv agar Hana lebih fokus berbicara dengannya
“Yahhh… kenapa di matiin sih, Belum, aku belum makan?” jawab Hana kesal dan mengerutkan alisnya sambil melipat tangannya di depan dadanya
__ADS_1
“Hmm.. kebetulan aku juga belum makan,” ucap Jin oh dengan senyum berharap Hana bersedia makan dengannya. Hana tiba-tiba mendapatkan ide bagaimana cara membuat Jin Oh dan Min joon bisa lebih dekat, “Hijau,” teriak Hana memberi kode ke Min joon