
…Past…
“Baiklah aku akan berusaha lebih keras lagi dan tidak akan menyerah! Tapi bagaimana caranya?” kata Min joon semangat namun juga bingung
“Aku punya ide kalau saja situasinya terjadi,” saran Hana
“Apaan?” Min joon penasaran
“Kalau kita bertiga bersama, dan ada sesuatu yang ditanyakan atau hal apapun yang berhubungan dengan Jin oh aku akan sengaja mengatakan belum atau tidak punya,” jelas Hana dengan nada yang sangat cepat
“Maksud kamu?” kata Min joon bingung tidak dapat menangkap apa yang dibarakan oleh Hana
“Ihh dengerin dulu,” bentak Hana tidak menyadari kesalahannya
“Iya sorry.. sorry,” kata Min joon tersenyum, “Kamunya aja yang bicaranya cepat,” sambungmMin joon dengan nada yang sangat pelan sehingga tidak terdengar oleh telinga Hana
“ketika aku berteriak Hijau berarti lakukan apa yang diinginkan Jin oh, kalau kuning Hati-hati mendekatinya, dan Merah..” kata Hana terpotong
“Jangan lakukan,” sambung Min joon
__ADS_1
“Bagus.. kamu mengerti,” kata Hana memuji kecerdasan Min joon
“Baiklah Hana! Aku akan melakukannya dengan baik,” semangat Min joon yang bertambah membahana
…..Back….
Min joon yang entah lewat darimana berjalan menuju dapur dan bersiap untuk memasak sesuatu. Jin oh merasa heran, bukannya Min joon tadi sedang pergi, lalu sejak kapan dia sudah ada di kamar ini. “Ohh.. Min joon, kamu mau membuat makanan yah, kebetulan nih, kami berdua belum makan, tolong disiapkan juga yah,” kata Hana tersenyum kecil
“Baiklah,” jawab Min joon pura-pura pasrah. Min joon, mengambil peralatan masak dan menyiapkan piring di atas meja.
“Waaaaaaaauuuuuwww,” teriak Hana membuat Jin Oh kaget dan kebingungan
…Past…
“Apa lagi?”
“Jika aku berteriak, pura-puralah kaget dan menjatuhkan barang yang kamu pegang atau pura-pura jatuh. Okk?” tambah Hana
“Okk,” Min joon setuju dengan saran Hana
__ADS_1
…Back…
Tiba-tiba, Min joon menjatuhkan piring dan pecah, membuat Jin Oh langsung berlari menuju kearah Min joon. “Kamu tidak apa-apa? Mana yang luka?” kata Jin oh mengkhawatirkan Min joon
“Oopss.. Sorry Min joon, aku membuatmu kaget yah. Aku akan ke apotek, ini semua salahku” kata Hana pura-pura dengan nada yang sedih berlari meninggalkan kamar hotelnya dengan ekspresi yang sangat khawatir
“Tidak apa-apa, Hana tidak ada yang luka,” teriak Min joon pura-pura
“Aku juga tidak apa-apa kok,” balas Hana dan memberikan kode ke Min joon dengan menaikkan jempolnya tanda bahwa rencana mereka berhasil. Hana keluar dari kamar hotelnya dengan penuh rasa bangga bahwa dia berhasil menyatukan meraka berdua.
“Ahh.. dasar,” kata Hana tersenyum, “Sekarang aku harus kemana?” Tanya Hana kebingungan
Sementara itu, Jin oh tidak sadar kalau Hana sudah tidak ada di dalam kamar hotel, itu artinya dia hanya berdua dengan Min joon. Jin oh sangat fokus dengan keadaan Min joon “Aku bantu kamu ke sofa,” kata Jin oh menggendong Min joon menuju ke sofa
“Terima kasih,” balas Min joon bahagia sekaligus canggung
“Mana yang sakit?” Tanya Jin khawatir membuat jantung Min joon berdekat kencang dari biasanya
“Tidak ada.. aku Cuma kaget saja!” balas Min joon dengan terus-terusan tersenyum
__ADS_1
“Ahh.. benar-benar, tanpa alasan membuat semua orang kaget,” kata Jin oh kesal pada Hana
“Ahahah.. kayak tidak kenal Hana saja,” tegas Min joon dengan senyum yang masih melekat pada bibir merahnya