
“Aku sekarang butuh uang, dan degan mempertanyakan hal itu aku bisa mendapatkan 50.000 yen,”
“Siapa yang membayarmu?”Tanya Hana sangat penasaran
“Mika dan satunya lagi Kyota”
“Hah Mika?? Sungguh pasangan yang sangat serasi, yasudah kamu sudah aku maafin, kamu boleh pergi!” jelas Hana
“Awas kalau muka kamu, kamu munculin lagi!” ancam Min joon
“Mika itu siapa?” Tanya Jin oh
“Hmm… pacaranya Kyota,” jawab Hana dengan senyum kecilnya, seakan dia tidak peduli
“Kenapa sih mereka itu sangat urusin kehidupan kamu?” Tanya Min joon greget
“Nggak tau juga!”
“Hah?? Sudah-sudah aku sangat kebingungan hari ini, kita ke hotel saja dan beresin barang masing-masig dan pulang.” Jelas Song tae
“Haaaaaa?? Pulang, nggak jalan-jalan dulu nih?” Tanya Min joon kaget dan tak percaya
__ADS_1
“Kamu mau Hana di culik lagi?” kata Jin oh menyadari Min joon
“Oops.. lupa, ayo kita pulang, cepat!”
“Hahaha,” tawa Hana melihat kepolosoan sahabatnya itu
Mereka dengan cepat membereskan barangnya masing-masing dan menuju ke airport dan menaiki pesawat jet pribadi grup GL yang mereka pakai sebelumnya. Min joon yang duduk di samping Hana dekat jendela terus-terusan melihat Song tae yang selalu memperhatikan Hana. Dia curiga, mungkin Song tae sekarang menyukai Hana, tapi dia juga melihat ke arah Jin oh yang tertidur. Bagaimana jika Jin oh belum bisa melupakan Hana dan merasa sakit jika tau kalau Song tae tertarik dengan Hana. Tapi di sisi lain, Min joon senang karena Jin oh semakin tidak bisa mendapatkan Hana, secara Song tae sepertinya adalah tipenya Hana.
“Hm.. kok dilihatin mulu sih?” kata Min Joon mengaetkan Song tae. Song tae pun sontak memalingkan kepalanya ke sisi lain
“Apa?” Tanya Hana mengira dirinya yang ditegur
“Hah? Buat apa?” kata Hana meldek
“Ada apa?” Tanya Jin oh yang tersadar dari tidurnya
“Ketinggalan banget, nggak ada apa-apa, udah lewat,” jelas Min joon
“Cuek banget jadi cewek, biasanya nggak gitu, kenapa?” Tanya Jin oh kesal
“Emang salah yah? Nggak selamanya juga harus hangat,” jelas Min joon
__ADS_1
“Hmm… jadi sekarang aku yang harus hangat nih?” Tanya Jin oh membuat Min joon tersenyum kecil
“Baru nyadar? sekarang lo nyeselkan.. nyeselkan.. cuekin dia” ledek Hana ke Jin oh
“Kamu ledekin aku?” kata Jin oh cemberut
“Nggak!! Siapa yang ledekin, aku Cuma sendiri kok, Oppa aja yang kepedean!” tegas Hana menyangkal
Dari tadi Song tae hanya mendengar percakapan ketiga bawahannya itu, di dalam hatinya terdapat kata-kata yang sangat ingin dia utarakan, namun tidak mampu. Sehingga yang keluar dari mulutnya hanya suara helaan nafasnya.
“Kamu kenapa?” Tanya Hana ketika mendegar helaan nafas Song tae
“Telinga aku panas mendengar percakapan kalian,” jelas Song tae
“Cihh… dasar jomblo,” kata Hana
“Hahaha…,” tawa Min joon dengan terbahak-bahak
“Iya, aku jomblo.., kalian ngenes,” kata Song tae membuat Min joon tiba-tiba berhenti tertawa
Dengan kalimat yang diucapkan Song tae, Min joon dan Hana hanya bisa terdiam kaku bak patung, sedangkan Jin oh, matanya sudah tertutup tak ingin mendegar percakapan kedua perempuan yang mulutnya tidak dapat diam. Song tae dengan senyumnya yang kecil menghiasi wajahnya yang tertutup dengan penutup matannya.
__ADS_1