
Hana hanya duduk sendirian di tengah ruangan yang kosong dengan pencahayaan yang sangat terbatas, hanya dengan 2 pelita dan bersama dengan Kyota yang selalu memegang pisau dapur, Hana harus bertahan walau sehari.
“Heeiii!” teriak Hana dan dihiraukan oleh Kyota“Heeeiiii…!!”, “Heeeeeeeiiiiiiiiiiiiii…..!!”
“Berisikk!!” bentak Kyota dengan menancapkan pisau di atas meja membuat Hana terdiam
“Kumohon lepaskan saya,!”
“Aku akan melepaskan kamu, jika seseorang datang mencari kamu, tapi kalau tidak, siap-siap pisau ini menancap di wajah mu yang cantik itu” ancam Kyota dengan wajah yang tidak sedikitpun menampilkan hawa hawa bercanda
“Hmm.. sepertinya kamu masih mengingat si culun itu,” kata Kyota melihat kearah jari tangan Hana
“Ini adalah Hiro!!” kata Hana mengepal tangannya yang ada cincin Love pasangan yang dibelinya dengan Hiro, seakan dia ingin melindungi cincin kenangannta yang satu-satunya itu
“Hahaa.. terus saja seperi itu, Hiro tidak akan pernah kembali ke dunia ini! Jika saja kamu tidak menerima culun itu dan menerima aku!! Kamu tidak perlu jauh-jauh pergi ke Korea!!”
“Jadi, seseorang yang aku lihat waktu itu, adalah beneran kamu?”
“Terus siapa lagi Hana? Hiro? Hidup kamu memang benar-benar menyedihkan yahh!!”
..Police Office…
Mereka berempat tak terkecuali dengan nenek tua itu sampai di kantor polisi yang sudah
sepi karena hanya dijaga oleh petugas kepolisian yang bertugas karena memang, sekarang sudah pukul 11 malam
“Apa?? Rusak?? Saat-saat seperti ini rusak?” kata Min joon marah
“Iya, dengan melihatnya pecahan kameranya seperti ini ada kemungkinan bahwa seseorang yang merusak kameranya, dan lebih mungkin lagi, itu disengaja!!” jelas Polisi Jepang
Tiba-tiba, kedua orang tua Hana tiba di kantor polisi, karena sebelumnya Min joon sudah menghubungi keluarga Hana dengan melihat daftar nomor telefon Hana, “Hana, Bagaiamana dia, apa kamu sudah menemukannya?” Tanya mama Hana dengan sangat panic, “Tenang, Hana akan baik-baik saja,” kata ayah Hana
“Maaf, saat kejadian dan di tempat Hana diculik,CCTV disana rusak dan dalam proses perbaikan, sepertinya orang yang menculik anak Anda sudah mengenal lingkungan itu
__ADS_1
Mendengar penjelasan petugas kepolisian itu, Mama Hana seperti memikirkan sesuatu,“Apakah disini bisa melacak?” Tanya mama dengan penuh harap
“Iya bisa,” jawab petugas itu, “Berapa lama?”
“Tergantung dari kerumitan pelacak tersebut!!”
“Tolong lacak no ini 2H1405,!” Perintah ibu Hana
“Itu no apaan?” Tanya Jin Oh heran
“No itu, no yang diberikan hyung, jadi benar dugaan dia adalah Hana yang dimaksud Hyung,” ucap Song tae dalam hati, “benar itu adalah pelacak, Kamu pernah melihat cincin yang dipakai Hana?” Kata Song tae
“Cincin Love itu?” Tanya Min joon
“Itu adalah alat pelacak,” jelas Song tae pada keduanya
“Dari mana kamu tau tentang itu??” Tanya Jin oh curiga
…Past…
“aku mohon, Song tae,” teriak Kakak Song tae saat Song tae meninggalkan dirinya, “Baiklah.. aku akan menceritakan semuanya ke kamu, tapi aku mohon, jangan pergi ke Jepang,” kakak Song tae dengan tulus bermohon kepada Song tae
“Jika hyung menceritakannya,”
“Baiklah, lima tahun lalu.. aku menyukai seorang gadis yang sangat cantik dan cerdas, tanpa disadari aku bisa mendapatkan perempuan itu. Saya sangat ingat saya pacaran dengannya sehari setelah dia Ulang tahun, 14 Mei. setiap hari saya selalu bersamanya, saat terakhir aku bersamanya saya membeli sebuah cincin pasangan dengannya, karena cincin itu bisa melacak yang memakainya, jadi harganya mahal, hahahah,” jelas kakak Song tae tertawa sendiri dan disambut senyum oleh Song tae
“Uang tabungan ku habis karena cincin itu,” sambung kakak Song tae
“Jadi penyebab kakak seperti ini adalah perempuan itu?” kesal Song tae
“Bukan, seorang mafia yang menyebabkan kakak seperti ini,” sangkal kakak Song tae
“Tapi karena perempuan itu yang menyebabkan mafia itu melakukan hal ini pada kakak kan?” kata Song tae yang hanya membuat kakaknya terdiam
__ADS_1
“Benar kan?” sambung Song tae
“Meski begitu aku bahagia melakukan ini demi perempuan itu,”
“Siapa dia? dan dimana sekarang dia berada? di mana?”
“Siapa? perempuan itu atau mafia itu?”
“Keduanya,” singkat Song tae
“Hahaha.. kamu kalau marah lucu yah?” kata kakak Song tae dengan tertawa kecil
“Ayolah hyung, beritahu aku,”
“Baiklah.. nama mafia itu adalah Kyota dan perempuan itu bernama Hana, dan sekarang aku tidak tau dimana mereka berdua berada, tapi kalau kamu ingin menemukan Hana, kamu bisa melacak no ini, saya masih menghafal serinya walaupun sudah tidak memiliki cincinnya” jelas kakak Song tae memberikan sebuah no seri
“Hana?” jawab Song tae kaget tak percaya
“Jadi, nama hyung yang sebenarnya adalah Hiro?” sambung Song tae terkejut
“Iya.. kamu nggak tau?” Tanya kakak Song tae yang memiliki nama Hiro
“Tidak hyung.. ayah bilang nama hyung adalah Hang ki hyun..” jawab Song tae dengan wajah yang cemberut menyembunyikan perasaannya yang sebenarnya
“Berarti kamu di bohongi oleh ayah,” ucap Hiro menertawakan adiknya
“Okk, hyung yang menang, aku keluar sebentar yah,”
“Iya, kamu tidak jadi pergi kan?”
“Aku permisi yah hyung,” Song tae keluar dari kamar Hiro tanpa membalas perkataan kakaknya
…Back…
__ADS_1
Belum menjawab pertanyaan Jin oh, petugas polisi langsung mematahkan percakapan mereka berdua., “Tempatnya sudah di temukan!!” kata Polisi setelah menerima informasi keberadaan Hana melalui cincin yang diberikan oleh ibu Hana, “Ayo cepat kesana!! Aku takut Hana terluka” perintah Min joon segera berlari menuju kearah mobil Song Tae