Rain Of Tears

Rain Of Tears
Episode 5


__ADS_3

malam itu, Hana dan Hiro


bersenang-senang menghabiskan waktu sepuasnya. Mencoba semua wahana yang ada di


pasar malam itu. Menaiki kincir anging raksasa, permainan menembak hingga Hiro


mendapatkan salah satu boneka panda dan memberikannya ke Hana. Serta


mengunjungi salah satu penjual barang couple.


“Hiro.. kita beli cincin itu yah,”


mohon Hana


“Cincin ini sangat istimewa.. dapat


melacak dimana pasangan atau orang yang memakai cincin ini berada,” jelas


penjual itu


“Waahh… kita beli yah,” kata Hana


“Emm,”


Keduanya memakai cincin itu, atas


instruksi si penjual. Hana dan Hiro dapat melacak keadaan keduanya.


“Udah malam.. habisini kita pulang


yah Hiro,”


“Iya.. Hiro juga sudah ngantuk..”


Setelah makan, Hiro mengantar


pulangHana sampai ke depan rumahnya.


“Hati-hati di jalanHiro,”


“Iya.. selamatmalam,” Hana masuk ke


dalam dan menutup gerbang


Hana berhenti dan


membalikkanbadannya karena melupakan tasnya yang ada di dalam tas Hiro.


“Hiro tunggu tas aku ada di..” kata


Hana berhenti melihat Hiro diseret oleh sekelompok laki-laki. Hana segera


mengambil mobil dan memburu mobil kyota. Karena sudah malam dan jalan yang di

__ADS_1


tempuh Kyota tak ada lampu jalan, maka Hana kehilangan jejak Hiro.


Di sisi lain, Kyota menarik keras


tangan Hiro dan membantingnya ke sudut hingga punggung Hiro terbentur keras


dengan tembok di belakang. Kyota yang melihat Hiro terbujur  langsung


meninju perut Hiro tanpa peduli apapun sehingga Hiro mengeluarkan darah dari mulutnya.


“Berhenti!!... apa yang kalian


lakukan kepada Hiro!” teriak Hana marah, Hana dapat menemukan Hiro karena


cincin LOVE yang di pakai Hiro.


“Pegang dia!” perintah Kyota kepada


kedua temannya


 “Hana, pergi dari sini!” kata


Hiro lemas


“Lepaskan, lepaskan aku….. Hiro!!!”


berontak Hana untuk melepaskan diri


Tamparan yang keras mendarat ke pipi


diperlakukan seperti itu langsung mendorong Kyota hingga terjatuh ke lantai.


“Kurang ajar, ternyata kamu sudah


tambah berani aja yah!!” kata Kyota marah dan langsung memukul Hiro dibantu


oleh kelima temannya termasuk adiknya


Kyota dan teman-temannya yang


menghajar Hiro tadi melepas genggamannya dari tangan Hiro. Dan mulai menyebar


mengelilingi Hiro. Sambil tertawa dan saling opor kayu bergiliran memukuli


Hiro. Dengan tenaga yang masih tersisa, Hiro berusaha menghajar Kyota dan


temannya. Tapi untuk satu lawan lima, mustahil bagi Hiro untuk mengalahkan


kelimanya.


“Jangan lakukan itu kepada Hiro,


lepaskan dia!” berontak Hana dengan tangisannya

__ADS_1


Beberapa lama kemudian, Kyota dan


teman-temannya berhenti memukul Hiro, dan memerintahkan untuk melepaskan Hana.


Hana langsung menuju ke arah Hiro, dan menangis dengan keras saat Hiro di


banjiri oleh darahnya sendiri.


“Hiro, ayo bangun!! Kamu sudah


berjanji untuk tidak meninggalkan aku, Hiro!” kata Hana menangis


Sebelum Hiro bicara, Hana kembali di


tarik oleh Kyota dan adiknya, dan langsung mengeluarkan Hana dari gudang itu,


Hana terus berteriak kepada Hiro. Hiro yang sudah tidak dapat bergerak,


berusaha untuk memburu Hana.


“Bito… bakar gudang ini!!” perintah


Kyota kepada adiknya


“Okk!!” kata Bito semangat


Hana yang mendengar ucapan Kyota


tidak percaya, bahwa Kyota akan bertindak sejauh ini terhadap Hiro.


“Kyota tolong jangan lakukan itu,


aku mohon!”Hana memohon dengan bersujud di hadapan Kyota


“Apa yang akan kamu berikan jika aku


tidak melakukan itu?” Tanya Kyota senyum sambil mendekati Hana


“Akan aku berikan apa yang kamu


minta!” kata Hana sungguh-sungguh


“Kalau aku minta kamu!”


//Hana terdiam//


“Baiklah kamu tidak menjawab…..


Bito!!” perintah Kyota dengan santainya


Bito yang mendengar perintah


kakaknya itu, langsung melaksanakan tanpa basa-basi. Bito mengeluarkan korek

__ADS_1


api dan menyalakannya.


__ADS_2