Rain Of Tears

Rain Of Tears
Episode 14


__ADS_3

        Wajah Kedua orang tua Song tae berubah menjadi merasa bersalah karena pertanyaan yang tadi dan Song tae yang menjawab telah melupakannya adalah pernyataan yang bohong. Di dalam pikiran Song tae mana bisa dia melupakan kejadian yang mengubah seluruh hidupnya termasuk jati dirinya


….Back…..


            Biiip…biiip… suara klakson mobil terdengar saat Hana keluar dari gedung GL, Saat itu, waktu menunjukkan pukul 8 malam. Saat Hana mendengar suara klakson mobil, Hana tersenyum karena klakson mobil itu adalah punya Jin oh, walaupun senyum Hana, masih ada rasa canggung.


“Oppa!” teriak Hana menuju kearah mobil Jin oh


“Hai, Jin Oh!” sapa Min joon saat sampai di dekat mobil Jin oh bersama Hana


“Ada apa Min joon? Nebeng?” kata Jin Oh cetus


“Hahaha, kamu tau saja! Sebagai supir pribadi, kamu itu harus wajib seperti ini setiap hari!” kata Min joon


“Supir pribadi?” kata Jin oh ingin marah


“Buat Hana!” ucap Min joon ketus


“Hahaha, sudah-sudah, sudah malam! Ayo pulang!” kata Hana langsung naik ke mobil Jin oh bersama Min joon


“Min joon kamu di depan saja!” kata Hana mengagetkan Min joon

__ADS_1


“Kenapa?” Min joon hanya bisa bingung mendengar perkataan Hana


“Ada sesuatu yang harus aku hafal,”


“Iya.. Min joon kamu di depan saja dengan ku.. entar dia nggak bisa menghafal kertas kosong,”


“Hhahaha..” Hana hanya tertawa karena ucapan Jin oh yang sangat benar


            Jin oh melarikan mobilnya dengan kecepatan normal, walaupun sudah malam, namun kehidupan saat malam di Korea sangat ramai dan terang. Namun bukan berarti suasana seperti itu merupakan suasana aman, malah itu adalah suasana yang mengerikan apalagi dalam sudut pandang Hana yang sangat takut akan gelap semenjak kejadian 5 tahun yang lalu.


“Andai kejadian seperti dulu tidak pernah terjadi!” kata Hana sedih dalam hati.


“Hari ini sudah pulang atau akan balik lagi?” Tanya seorang laki-laki yang berbaring lemah di atas kasur


“Sudah pulang, hyung sudah baikan, bagaimana perjalanan berobatnya?” jawab Song tae dan langsung duduk di kursi yang berada dekat dengan pinggiran kasur kakaknya


“Membosankan, Bagaimana keadaan kantor?” Tanya laki-laki itu lagi penasaran


“Lumayan, tapi ada seorang gadis yang wibawanya itu sangat menyebalkan, tapi aku merasa senang jika bertemu dengannya!” keluh Song tae dengan sedikit tersenyum


“Hahah.. emangnya perempuan itu kenapa?” tanya Kakak Song tae berusaha bergerak

__ADS_1


“Pokoknya gitulah hyung!”


“Nama cewek itu siapa?” Tanya kakak Song tae penasaran dengan senyuman yang tipis


“Nantilah hyung aku beri tau!”ucap Song tae


“Baiklah, sekarang pergilah! aku sudah mau tidur, aku sudah bosan melihat wajahmu yang lusuh itu karena kecepan”


"Hahaha, Baiklah hyung,"


        Song tae berjalan keluar dari ruangan laki-laki misterius itu yang Song tae panggil dengan sebutan kakak. Semua pegawai perusahaan hanya tau bahwa Song tae tidak memiliki saudara, Song tae adalah anak satu-satunya dari GL Grup. Lalu siapa orang yang Song tae panggil kakak itu?


“Song tae?” panggil ibu Song tae saat keluar dari kamar kamar kakaknya itu


“Ya ibu?” jawab Song tae


“Tidak ada apa-apa, kembalilah ke kamarmu!” perintah Ibu Song tae


            Song tae membuka pintu kamarnya dan langsung masuk dan mandi. Saat itu Song tae memikirkan Hana, apa yang dia lakukan tadi, bagaimana penampilannya, semuanya tentang Hana.


“Kenapa aku memikirkannya? Hentikan Song tae! Dia itu orang gila” tegas Song tae dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2