Rain Of Tears

Rain Of Tears
Episode 36


__ADS_3

“Baiklah.. sebelum saya memamerkan hal yang akan kami presentasikan, saya ingin terlebih dahulu memberitahukan bahwa makanan terpopuler di Korea adalah Ramyeon, sudah ada ratusan jenis Ramyeon yang beredar di Korea, maka dari itu kami ingin mempromosikan ramyeon kami pada seluruh dunia dengan merek terbaru……..” jelas Hana di atas podium di ruangan yang berisi pengusaha-pengusaha terkenal di audiotorium yang luas itu


            Setelah Hana menjelaskan hasil presentasinya, seorang karyawan asal Jepang bertanya kepada Hana yang di luar materi Presentasi yang dibawakan Hana.


“Sebelumnya.. Anda berasal dari Jepang kan?” Tanya Karyawan Jepang tersebut


“Iya benar,” jawab Hana singkat tanpa ragu


“Saya dengar Anda pergi ke Korea karena sesuatu menimpa Anda bukan? Mungkin masalah seseorang yang jadi korban pembunuhn, apakah hal itu memang benar?” Tanya karyawan itu tanpa ragu menanyakan hal itu membuat semua hadirin yang mendengarnya sontak kaget dan ruangan menjadi riuh membincangkan hal itu


        Hana terdiam kaku tak percaya mendapatkan pertanyaan itu, Jin oh tidak setuju dengan perkataan karyawan itu dan membantahnya, “Maaf kami datang untuk mempromosikan hasil dagang kami, bukan untuk menciptakan sebuah gosip yang kekanakan seperti itu,” bentak Jin oh pada karyawan itu


“Itu bukan gosip,” kata Hana keras membuat ruangan mejadi diam seperti semula dan semua mata tertuju pada Hana

__ADS_1


“Itu bukan gosip,” kata Hana lagi, “Itu adalah fakta, benar aku pindah ke Korea karena aku menyaksikan pembunuhan dengan langsung, karena aku sendiri juga yang menjadi korban.. aku menyaksikan orang yang sangat aku sayangi dibunuh di depan mataku dan aku tidak bisa berbuat apapun, aku melihat tempat Hiro di bom oleh orang yang biadab tak berperasaan, dan aku tidak bisa menahan rasa sakit itu, sehingga aku pergi meninggalkan Jepang,” jelas Hana dengan air mata yang turun membasahi pipinya


            Semua orang merasaka kesedihan Hana dan karyawan yang bertanya tentang hal itu merasa menyesal dan tidak enak hati karena telah menanyakan hal itu, “Aku yakin, kalian juga pasti melakukan hal yang sama seperti aku, jika kalian mengalami hal yang aku alami juga, mungkin Anda lebih parah daripada saya.. mungkin Anda hanya akan menangis dan mengakhiri hidup Anda sendiri,” sambung Hana dengan tegas namun tetap mengeluarkan air matanya.


        Mendegar penjelasan Hana, Song tae berdiri dan lansung menuju ke podium. Song tae dengan segera naik dan menarik tangan Hana agar menyudahi pembicaraannya itu.


“Sudah cukup, ayo kita pergi dari sini,” ajak Song tae dengan lembut. Hana hanya bisa mengikuti Song tae selepas apa yang terjadi padanya saat itu.


“Hana kamu baik-baik saja?” Tanya Min joon khawatir dan langsung memeluk Hana


“Emm.. permisi,” kata perempuan itu dengan melas


“Mau apa lagi kesini? Mau buat Hana tambah bersedih lagi hah?” bentak Min joon

__ADS_1


“Sudah. Kamu kenapa kesini?” Tanya Song tae dengan dahi yang berkerut


“Aku mau minta maaf atas apa yang sudah aku katakan pada Hana tadi,” mohon perempuan itu


“Hah? Minta maaf? Hana belum bisa memaafkan kesalahan kamu!” bentak Min joon


“Aku sudah nggak apa-apa! Kamu tau kan apa yang sudah kamu lakukan?” Tanya Hana dengan nada yang rendah


“Iya.. aku tau, sangat tau.. bahkan aku sudah tau dari awal kalau itu sangat salah,”


“Terus kenapa kamu tetap melakukannya?” Tanya Jin oh bingung


“Aku sekarang butuh uang, dan degan mempertanyakan hal itu aku bisa mendapatkan 50.000 yen,”

__ADS_1


“Siapa yang membayarmu?”Tanya Hana sangat penasaran


“Mika dan satunya lagi Kyota”


__ADS_2