Rain Of Tears

Rain Of Tears
Episode 2


__ADS_3

“Ini tidak bisa dibiarkan.. berani


sekali dia membuat Hana meyukai hadiahnya dengan sapu tangan murahannya itu!!


sedangkan aku selalu memberikannya hadiah mahal dan selalu di tolak. Dia pikir


dirinya itu siapa? ayo kita ke kelasnya” kata Kyota marah saat mendengar gosip


tentang hadiah special tersebut


“Sabar Kyota.. jangan dulu, banyak


orang yang melihat! Pulang sekolah saja, kita akan menghabisinya!” ucap salah


satu teman Kyota sambil menenangkannya.


…. After school….


“Kamu pikir kamu siapa?  Aku


lebih pantas mendapatkan Hana!” kata Kyota teriak di depan Hiro dan langsung


meninju Hiro


“Aaahk, maa.. aa... afkan aku, aku


tidak akan mendekati Hana lagi!” kata Hiro memohon


“Bagus, kalau kamusudah tau siapa


diri kamu sekarang jangan berani mendekati Hana, jika kamu kedapatan melihat


Hana apalagi menyentuhnya, siap-siap saja kamu masuk ke dalam Tanah, sekarang


kamu pergi!” usir Kyota dengan melakukan pukulan terakhir di kepala Hiro


Hiro hanya menuruti apa kata Kyota,


sambil menahan rasa sakit, malu, dan marah, Hiro hanya berjalan


melewatimpejalan kaki yang menyaksikan pertempuran tadi, meski rasa ingin menangis,


Hiro sekuat tenaga menjalani kehidupannya.

__ADS_1


Semua murid-murid di sekolah


membicarakan hal yang dilakukan Kyota terhadap Hiro kemarin, hingga berita itu


sampai ke telinga Hana, dan tentu saja membuat Hana geram, dan langsung pergi


menemui Hiro.


“Lihat... siapa yang datang!! Si


Ratu Hana... hahahaha!” kata ketua kelas Hiro


“Mau apa dia kesini?” Tanya salah


satu murid perempuan di kelas itu sambil melihat sinis ke arah Hana


“Mungkin dia inginketemu dengan


pacarnya yang malang hahaha..!” kata ketua kelas itu lagi


“Waaahhh,, benarkah, hahahaha…!”


serentak teman sekelas Hiro mengejek Hana


Hana tidak memperdulikan kata teman


dengar, dia tetap tidak memperdulikannya. Hana yang berharap segera menemukan


Hiro di dalam kelas , tidak juga menemukan Hiro. Hana terus mengelilingi


sekolah yang besar itu untuk mencari Hiro. Hingga pada akhirnya, Hana menemukan


Hiro di belakang sekolah yang sangat sepi.


“Hiro..!” teriak Hana yang


mengagetkan Hiro


“Mau apa lagi? Mau pukul aku juga?”


tanya Hiro marah namun perlahan mundur menajuhi Hana


“Aku mau apa pukul orang yang telah

__ADS_1


memberiku hadiah special!” kata Hana tersenyum, sambil mengeluarkan plester di


dalam tasnya, “Sakit yah? Maafkan aku!” sambung Hana dengan mengganti plester


luka Hiro


“Hana!” kata Hiro terharu yang di


sambut senyum oleh Hana


Hana yang telah membersihkan luka


Hiro langsung menarik tangan Hiro menuju ke kelasnya untuk menemui Kyota. Tanpa


rasa takut dan juga perasaan yang ragu, langsung menju ke arah kelasnya, dengan


wajah yang berekspresi serius.


“Hana, mau kemana?” tanya Hiro


sambil melepskan genggaman Hana


“Menemui Kyota!” jawab Hana dengan


kembali menarik tangan Hiro


“Aku tidak mau! Kyota bilang aku


harus menjauh dari kamu!” kata Hiro takut dan kembali melepaskan diri


“Tidak usah takut, ayo! Kita harus


beri dia pelajaran!” kata Hana semangat dan menarik tangan Hiro dan langsung


menuju ke kelas


Dalam perjalanan Hana menggenggam


keras tangan Hiro, dan membuat Hiro tersenyum bahagia. Walaupun Hiro merasa


seperti itu, di dalam hatinya dia sangat takut kepada Kyota. Sesampainya di


kelas, semua orang melihat ke arah Hana dan Hiro. Tiba-tiba Kyota yang tidak

__ADS_1


suka melihat Hiro langsung berjalan menuju Hiro dan memukulnya. Tepat satu


pukulan, Hiro langsung terjungkur ke bawah.


__ADS_2