
“Ini tidak bisa dibiarkan.. berani
sekali dia membuat Hana meyukai hadiahnya dengan sapu tangan murahannya itu!!
sedangkan aku selalu memberikannya hadiah mahal dan selalu di tolak. Dia pikir
dirinya itu siapa? ayo kita ke kelasnya” kata Kyota marah saat mendengar gosip
tentang hadiah special tersebut
“Sabar Kyota.. jangan dulu, banyak
orang yang melihat! Pulang sekolah saja, kita akan menghabisinya!” ucap salah
satu teman Kyota sambil menenangkannya.
…. After school….
“Kamu pikir kamu siapa? Aku
lebih pantas mendapatkan Hana!” kata Kyota teriak di depan Hiro dan langsung
meninju Hiro
“Aaahk, maa.. aa... afkan aku, aku
tidak akan mendekati Hana lagi!” kata Hiro memohon
“Bagus, kalau kamusudah tau siapa
diri kamu sekarang jangan berani mendekati Hana, jika kamu kedapatan melihat
Hana apalagi menyentuhnya, siap-siap saja kamu masuk ke dalam Tanah, sekarang
kamu pergi!” usir Kyota dengan melakukan pukulan terakhir di kepala Hiro
Hiro hanya menuruti apa kata Kyota,
sambil menahan rasa sakit, malu, dan marah, Hiro hanya berjalan
melewatimpejalan kaki yang menyaksikan pertempuran tadi, meski rasa ingin menangis,
Hiro sekuat tenaga menjalani kehidupannya.
__ADS_1
Semua murid-murid di sekolah
membicarakan hal yang dilakukan Kyota terhadap Hiro kemarin, hingga berita itu
sampai ke telinga Hana, dan tentu saja membuat Hana geram, dan langsung pergi
menemui Hiro.
“Lihat... siapa yang datang!! Si
Ratu Hana... hahahaha!” kata ketua kelas Hiro
“Mau apa dia kesini?” Tanya salah
satu murid perempuan di kelas itu sambil melihat sinis ke arah Hana
“Mungkin dia inginketemu dengan
pacarnya yang malang hahaha..!” kata ketua kelas itu lagi
“Waaahhh,, benarkah, hahahaha…!”
serentak teman sekelas Hiro mengejek Hana
Hana tidak memperdulikan kata teman
dengar, dia tetap tidak memperdulikannya. Hana yang berharap segera menemukan
Hiro di dalam kelas , tidak juga menemukan Hiro. Hana terus mengelilingi
sekolah yang besar itu untuk mencari Hiro. Hingga pada akhirnya, Hana menemukan
Hiro di belakang sekolah yang sangat sepi.
“Hiro..!” teriak Hana yang
mengagetkan Hiro
“Mau apa lagi? Mau pukul aku juga?”
tanya Hiro marah namun perlahan mundur menajuhi Hana
“Aku mau apa pukul orang yang telah
__ADS_1
memberiku hadiah special!” kata Hana tersenyum, sambil mengeluarkan plester di
dalam tasnya, “Sakit yah? Maafkan aku!” sambung Hana dengan mengganti plester
luka Hiro
“Hana!” kata Hiro terharu yang di
sambut senyum oleh Hana
Hana yang telah membersihkan luka
Hiro langsung menarik tangan Hiro menuju ke kelasnya untuk menemui Kyota. Tanpa
rasa takut dan juga perasaan yang ragu, langsung menju ke arah kelasnya, dengan
wajah yang berekspresi serius.
“Hana, mau kemana?” tanya Hiro
sambil melepskan genggaman Hana
“Menemui Kyota!” jawab Hana dengan
kembali menarik tangan Hiro
“Aku tidak mau! Kyota bilang aku
harus menjauh dari kamu!” kata Hiro takut dan kembali melepaskan diri
“Tidak usah takut, ayo! Kita harus
beri dia pelajaran!” kata Hana semangat dan menarik tangan Hiro dan langsung
menuju ke kelas
Dalam perjalanan Hana menggenggam
keras tangan Hiro, dan membuat Hiro tersenyum bahagia. Walaupun Hiro merasa
seperti itu, di dalam hatinya dia sangat takut kepada Kyota. Sesampainya di
kelas, semua orang melihat ke arah Hana dan Hiro. Tiba-tiba Kyota yang tidak
__ADS_1
suka melihat Hiro langsung berjalan menuju Hiro dan memukulnya. Tepat satu
pukulan, Hiro langsung terjungkur ke bawah.