
“Apa yang barusan terjadi?” kata Hana kepada Jin oh
“Tidak tau juga!” jawab Jin oh kaku
Dalam perjalanan mereka ke ruang kerja, mereka canggung satu sama lain. Saat memasuki lift, mereka memencet tombol lift secara bersamaan sehingga tangan mereka bersentuhan, maka suasananya menjadi tambah canggung.
“Apa yang aku lakukan sekarang?” kata Jin oh dalam hati
“Kok panas yah?” kata Hana
Dan saat itu juga, pintu lift terbuka dan karyawan lain bergiliran memasuki lift, sehingga mereka terdesak ke pojok. Jin oh menahan karyawan agar tidak tambah memojokkan mereka dengan punggungnya, namun itu berarti Jin oh dan Hana saling berhadapan dan sangat berdekatan, mereka berdua pun tidak dapat berbicara apa-apa lagi.
“Waah aku itu apaan tadi?” ucap Hana dalam hati saat keluar dari lift dan berpisah dengan Jin oh
Hana langsung menggelengkan kepalanya dan memukul-mukul kepalanya agar melupakan hal tadi. Tapi di lain sisi, Jin oh hanya senyum-senyum mengingat hal yang tadi dia alami bersama Hana.
“Andai aku tadi tekan lantai 60, jadi lebih dapat berlama-lama lagi dengan Hana!” kata Jin oh sambil senyum-senyum sendiri.
Di Satu sisi yang lain, Song tae di panggil bertemu dengan ketua group GL. Dalam perjalanan, Song tae merapikan pakaiannya karena ia harus berusaha tampil sebaiknya-baikanya di depan orang yang sangat penting.
__ADS_1
Suara pintu terbuka dan Song tae melangkahkan kakinya menuju ke meja kantor ketua GL yang tak lain adalah ayahnya.
“Song tae, anakku. Apa kabar?” kata ibu Song tae yang juga ada di ruangan tersebut
“Ibuu, aku baik. Aku sangat rindu pelukanmu! Kapan tibanya?” Tanya Song tae pada ibunya
“30 menit yang lalu!”
“Apa? Ibu tiba dari bandara, dan langsung kesini?” Tanya Song tae cemas
“Iya, itu karena aku sangat rindu padamu!’ jawab ibu Song tae dan memeluk Song tae
“Ada perawat yang sudah membawanya pulang ke rumah
“Lalu kenapa ibu tidak pergi bersamanya?”
“Dia sendiri yang menyuruh ibu kesini dulu untuk menemuimu, karena dia tidak enak sudah membuatmu sendirian selama 1 tahun ini” jelas ibu Song tae dan membuatnya merasa lebih baik
Saat Song tae sedang berbicara dengan ibunya, Song tae melirik ke depan, kearah ayahnya dan langsung menuju ke arahnya.
__ADS_1
“Ayah, apa kabar!” sapa Song tae
“Sangat baik! Bagaimana hari pertama kerjanya?” Tanya ketua GL
“Lumayan ayah, walaupun ada sedikit gangguan yang membuat cemas!” jawab Song tae sambil memikirkan kejadian saat bertemu Hana di podium
“Gangguan sepertiapa?” Tanya ketua GL bingung
“Biasa ayah, gangguan kerja kantor!” jawab Song tae berbohong sambil senyum
Percakapan mereka bertiga tidak berhenti sampai disitu, percakapan mereka dilanjutkan di sebuah restoran bintang 5 yang sangat mewah dengan ruangan yang pribadi.
“Song tae, saat ini kamu adalah direktur GL, saya mohon kamu harus berusaha keras untuk memajukan perusahaan agar lebih maju lagi!” kata ayah Song tae
“Iya, ayah. Song tae tau!” kata Song tae sambil terus makan
“Song tae sayang, apa kamu sudah bisa move on dari kejadian 5 tahun yang lalu?” Tanya ibu Song tae, yang tiba-tiba membuat Song tae, berhenti makan
“Sayang!” ucap ayah Song tae pelan sambil menyenggol lengan ibu Song tae
__ADS_1
“Ehm, sudah ibu, aku sudah melupakannya! Aku sudah terbiasa hidup seperti ini” Jawab Song tae dengan nada rendah