Rain Of Tears

Rain Of Tears
Episode 33


__ADS_3

        Dengan kecerobohan Hana, dia tidak melihat kalau ada percikan air di lantai, dengan godaan Hana yang tidak ada henti-hentinya, kakinya menginjak percikan air itu dan Hana terpleset kebelakang. Namun sebelum dirinya rebah kebelakang, Song tae dengan sigap menangkap tangan Hana dan menarik Hana kearahnya. Hal itu membuat kepala Hana sandar di dada Song tae yang bidang.


            Song tae dengan ekspresi yang gagah saat menangkap Hana, tidak sadar kalau Hana memeluknya dari depan, Hana mendengar ada suara detakan kencang yang ada di dalam dada Song tae.


“Waauuww..” kata Hana takjub mendengar suara detakan jantung Song tae


“Kamu takjub karena hampir terjatuh?” Tanya Song tae bingung


“Iya. Aku sangat takjub,” jawab Hana dengan senyum lebar di bibirnya sambil terus memeluk Song tae


“Dasar bodoh,” kata Song tae tidak sadar bagaimana dekatnya tubuh dia dengan Hana


“Kamu pengen tau kenapa?” kata Hana dengan pikiran yang berbunga-bunga


“Kenapa?” jawab Song tae dingin


“Itu karena aku bisa mendengar suara detakan jantung seorang pria yang sangat hebat karena aku,” kata Hana bangga membuat Song tae sadar kalau Hana sedang memeluknya. Bukannya Song tae melepaskan pelukan Hana, dia malah memeluk Hana juga


“Benarkah?” Tanya Song tae santai sambil terus menegerakan lingkaran tangannya di badan Hana


“Apa yang kamu lakukan, lepas nggak!” ancam Hana

__ADS_1


“Sekarang, siapa jantung yang paling berdetak kencang hah?” Tanya Song tae dengan gagah


            Mendengar perkataan Song tae benar-benar membuat jantung Hana berdetak kencang, “Lepas nggak…aku injak nih,” ancaman Hana tidak berguna pada Song tae yang ada hanya membuat jantungnya bertambah kencang


“Saranghae,” satu kata yang keluar dari mulut Song tae yang tidak pernah Hana dengar sebelumnya dari mulut Song tae


            Detak jantung Hana tiba-tiba melonjak ke 300ẕ, membuat dirinya terjungkur ke bawah dengan lemas. Hana


tiba-tiba bangkit dari dudukan lemasnya dan segera berjalan cepat kearah pintu luar.


“Nggak jadi makan nih,” teriak Song tae dengan cengingisan


“Jangan lupa.. jam 10 nanti ada presentasi,” teriak Song tae sekali lagi mengingatkan Hana meskipun tujuannya hanya ingin menggoda Hana


“Dasar cewek,” sambung Song tae bangga


            Hana dengan segera meninggalkan kamar Song tae dan menuju  ke kamarnya, dengan segera menacari cardhotel miliknya. Dia mencari-cari di kedua kanntong celana jeansnya sambil mulutnya menginggit kimbab. Setelah sedari tadi mencari dia baru sadar, kalau dia keluar dengan meninggalkan cardhotel pada Min joon.


“Ya ampun.. masa makannya di luar sih? Huff,” keluh Hana pasrah dengan nasibnya yang terjadi sekarang


“Apa aku harus kembali ke kamarnya Song tae yah? Ah jangan-jangan! bisa jatuh nih image jangan sampai!” tegas Hana dalam hati

__ADS_1


“Tunggu saja disini, mereka berdua pasti kembali,” pekik Hana yakin bahwa Min joon dan Jin oh akan kembali menjemputnya


….Jin oh…


        Jin oh dan Min joon duduk di sebuah café yang mewah di dekat hotel, “Udah makan?” Tanya Jin oh dengan lembut ke Min joon


“Sudah.. terima kasih makanannya,” kata Min joon tersenyum


“Excuse me!,” teriak Jin oh menaikkan tangannya memanggil salah satu pelayan


“The price list please,” sambung Jin oh pada pelayan


“Arigato gozaimasu,” kata Jin oh dan Min joon bersamaan


“Ohya.. kita nggak usah kembali, aku malas naik, kita terus saja ke tempat pertemuan aja,” ajak Jin oh


“Baiklah, semua bahan presentasi sudah lengkap nggak?” Tanya Min joon


“Udah kok, ayo berangkat,” kata Jin Oh setelah memeriksa tasnya


“Ok,” setuju Min joon

__ADS_1


__ADS_2