
“Lagi??” jawab Song tae dengan wajah yang heran
“Iya,”
“Apa hyung tidak bosan atau karena ini juga jus kesukaan ku, makanya Hyung ingin mengikuti kebiasaanku? Heheh,”
“iya iya, terserah apa yang kamu bilang, padahal aku tuh yang duluan suka pir, aku mau jus pir,”
“Baiklah hyung,” Song tae meninggalkan kamar hyungnya dan berlari menuju ke supermarket terdekat, 20 menit kemudian Song tae kembali dan memberikan jus pir itu kepada kakaknya
…Hana…
Ketika Hana dan Min joon telah selesai makan. Mereka berdua berjalan menuju ke kantornya kembali. Saat perjalanan, Hana melihat seseorang yang tampaknya sangat tidak asing di ingatannya yang juga melihatnya. Orang tersebut terlihat seperti orang mafia yang kejam melalui pandangannya. Jika bukan karena topi dan maskernya yang menutupi wajahnya, Hana pasti dapat melihat jelas wajah orang itu.
“Min joon tunggu sebentar disini!” kata Hana dan langsung berlari memburu orang tersebut
“Kamu mau kemana?” teriak Min joon
Hana berlari sekuat tenaga untuk memburu orang yang tidak asing tersebut. Namun karena banyaknya orang, Hana kehilangan laki-laki misterius itu. Hana kembali kearah Min joon dengan perasaan hampa dan tidak puas.
“Ada apa?”
“Aku sepertinya melihat seseorang yang tidak asing bagiku, tatapannya itu sangat tajam dan menyeramkan ketika melihatku!” kata Hana takut namun penasaran
__ADS_1
“Mungkin hanya orang lewat, ayo kita pulang sebelum orang-orang kantor mencari kita!” ajak Min joon
Dengan perasaan yang sangat penasaran, Hana terus memikirkan tatapan laki-laki misterius itu sambil
berajalan menuju kantornya. Min joon sesekali melihat kearah Hana dan membuatnya ikut penasaran juga, apa yang sebenarnya terjadi.
“Haaahh….ternyata kamu disini!! Setelah apa yang kamu lakukan pada adikku!!!” kata laki-laki misterius itu dari jauh setelah berhasil menghilang dari pandangan Hana
Setibanya di kantor, Hana bertemu denga Jin Oh, keduanya mengalami kecangguan. Hana langsung saja sadar kerena tangannya sempat di senggol oleh Min Joon.
“Ohh.. kamu berdua saja dulu disini. Aku masih ada urusan presentasi!” kata Hana sadar ketika melihat Min joon dan tanpa pikir panjang Hana langsung menuju ke lift
Di sebuah taman kantor, Min Joon duduk berdua dengan Jin Oh. Tanpa membahas apapun. Min joon melihat ekspresi Jin Oh yang muram sejak bertemu dengan Hana.
“Nggak ada apa-apa,” tegas Jin oh
“Jelaskan saja, aku sudah tau kok, kalau kamu dan Hana sudah…,” Min joon menggoda Jin Oh
“Kamu sudah tau, jadi nggak usah dijelaskan!” kata Jin Oh dan langsung pergi
“Jin Oh… Jin Oh..!!” teriak Min joon namun diabaikan
Jin oh berjalan lurus dan bertemu dengan Song tae yang baru saja pulang dari rumahnya, tanpa basa-basi Jin oh langsung membungkuk dengan Song tae walaupun dia seumuran.
__ADS_1
“Kamu keruangan ku nanti!” kata Song tae sebelum pergi meninggalkan Jin oh
“Baiklah,” jawab Jin Oh
Setelah 2 jam berlalu, Jin oh dengan segera menuju kearah ruangan Song tae untuk memenuhi perintah atasannya itu.
“Ohh.. kamu sudah disini?” kata Song tae tidak sadar karena melakukan tanda tangan berkas
“Iya.. Ada apa?” Jin oh membalas sapaan Song tae setelah membungkuk di hadapan Song tae
“Kita ada job, kitaakan pergi ke Jepang besok!” perintah Song tae
“Besok? Kenapa tiba-tiba sekali, itu Job mengenai hal apa?” Tanya Jin Oh heran karena panggilan Job yang begitu tiba-tiba. Song tae pun menjelaskan tentang Job itu, di hotel mana dia akan menginap dan di perusahaan apa dia akan melakukan job.
“Ouh ternyata dipindahkan yah, Baiklah” jawab Jin oh tanpa berbasa basi, “Kalau begitu aku permisi untuk menyiapkan segala sesuatunya,” sambung Jin Oh dan segera meninggalkan ruangan CEO tak lupa membungkukkan badannya tanda menghormati Song Tae
“Ohya.. kamu pesan kursi pesawat empat yah,” ucap Sog tae kelupaan dan membuat Jin oh kebingungan
“4 ?? Siapa?” Tanya Jin oh bingung
“Kamu akan tau besok..” jelas Song tae, “Kita 1 minggu disana, jadi persiapkan semua barang-barang yang penting untuk presentasi dan juga barang pribadi kamu!” jelas Song tae sekali lagi
“Baiklah,” sopan Jin oh dan pergi meninggalkan ruangan Song tae
__ADS_1