Rain Of Tears

Rain Of Tears
Episode 35


__ADS_3

“Dia bilang apa sih,” Song tae tidak mengerti apa yang dikatakan Hana, dan secara kebetulan menurunkan Hana di tempat yang Hana inginkan


“Grazie,” [Terima kasih] Hana langsung turun dari mobil dan menuju ke tempat pertemuan dan diikuti oleh Song tae dari belakang


“Hana,, kenapa lama banget baru datang?” Tanya Min joon dengan senyum manisnya


“Chi sei tu?” [Anda siapa?] jawab Hana lagi-lagi dalam bahasa Italia


“Kamu kenapa?” Tanya Min joon kebingungan, dan hanya ditanggapi dengan tatapan sinis oleh Hana


“Dia kenapa?” Tanya Jin oh juga penasaran


“Dia lagi marah, soalnya kalian pergi tanpa memberikan kunci kamar ke dia, jadinya dia hanya duduk di luar seperti pengemis,” jelas Song tae dengan cengingisan ledeknya

__ADS_1


“Kalian itu sangat jahat! Kenapa kalian tega meninggalkan aku sendirian seperti pengemis tadi? Kalian tidak tau bagaimana rasanya di tertawakan orang dari kejuahan, sampai sekarang, bayangan tawa yang meledek dari mulut mereka itu masih sangat aku ingat,” curhat Hana dengan suara yang seduh, Min joon pun mendatangi Hana dan memeluknya


“Iya.. iya kami salah!! Aku nggak akan lakuin itu lagi,” kata Min joon menghibur Hana, tiba-tiba Jin oh merasakan sentuhan kasih sayang dari apa yang dilihatnya dari Min joon


“Apakah aku harus mencoba dengan Min joon?” kata Jin oh dalam hati dengan terus memerhatikan Min joon


“Nǐ yěshì, wèishéme ràng wǒ de xīntiào rúcǐ zhī kuài, ràng wǒ gǎndào gāngà, xiàng yī zhī pángxiè yīyàng hóngsè?” [Kamu juga, kenapa kamu membuat jantungku berdetak kencang tadi, sampai-sampai membuat aku malu dan menjadi merah seperti kepiting rebus?] kata Hana memarahi Song tae


“Aku tau apa yang kamu bilang,” kata Song tae dingin meyilangkan tangannya di depan dadanya


“Jīběn qíguài de nǚhái,” [Dasar cewek aneh] balas Song tae dalam bahasa Mandarin


“Nǐ hěn qíguài,” [ Kamu yang aneh] kata Hana tidak mau kalah, dan menutup telinganya dengan kedua tangannya agar tidak mendengar apa yang dikatakan Song tae

__ADS_1


            Hana berjalan menuju ke ruangan pertemuan dengan telinga yang masih ditutup dengan kedua tangannya. Bangku Hana dengan bangku Song tae, Jin Oh dan Min joon berbeda, Hari ini Hana yang menjadi presenter jadi bangku Hana berada di dekat podium sedangkan ketiga orang itu berada di bangku pengamat.


            Sebelum Hana dan Song tae berpisah duduk, Song tae berjalan cepat menuju ke telinga Hana yang sudah tidak di tutupi lagi dengan tangan, “Saranghae,” bisik Song tae sebelum pergi ke bangku pengamat. Hana tinggal membatu mendengar satu kata yang keluar dari mulut Song tae itu, dengan mata yang melotot besar, nafas yang memburu dan jantung yang kembali berdetak kencang.


“Kepada Miss Hana silahkan segera naik ke podium untuk mempresentasikan promosi Anda!” sambut Moderator kepada Hana yang sedang kaget plus bingung itu, namun Hana tidak mendengar apapun, tidak merespon dan tidak pula berkedip. Min joon mendatangi Hana dan menyadarkannya


“Hana..! Hana! Sadar,” kata Min joon menyenggol Hana. Dengan tiga sekali senggolan, Hana baru bisa bangun dari mimpinya


“Hah? Ada apa?” respon Hana setelah disadarkan


“Giliran kamu sekarang,” kata Min joon memarahi Hana


“Silahkan naik Miss Hana,” sambut moderator yang kedua kalinya

__ADS_1


“Ahh.. ahh iyaa,” Hana segera berlari menuju ke podium dan menampilkan presentasinya


“Hahaha… Hana Hana.. kenapa kamu aneh sekali,” kata Song tae dalam hati dan tersenyum senyum sendiri, melupakan kalau Hana adalah mantan kakaknya


__ADS_2