
Meskipun Hana tidak mempercayai apa
kata Hang song tae. Dia tidak punya pilihan lain selain untuk mempercayainya.
Tapi dia tetap yakin bahwa Hang song tae itu adalah Hiro, orang yang sangat dia
sayangi.
“Para hadirin, kami sangat
minta maaf atas apa yang telah terjadi tadi, tolong dimaklumi.!” Kata Jin Oh
menjelaskan kepada pembesar perusahaan
… Outdoor…
Hana yang tanpa rasa malu, hanya
terus-terusan memikirkan yang telah terjadi tadi. Saat Hana berjalan di koridor
menuju ruangannya, Jin oh mendekatinya dan langsung memarahi Hana.
“Apa yang kamu lakukan tadi?” bentak
Jin oh
“Ohh.. kau mengagetkanku. Tidak ada,
tidak apa-apa!” kata Hana berbohong.
“Hana!”
“Baiklah.. oppa ingatkan saat aku
pertama kali datang ke Korea dan bertemu dengan Oppa! Dia itu mirip Hiro”
….. Past 5 tahun yang lalu ….
Pesawat Hana mendarat di Bandara
Incheon. Walaupun Hana masih sangat merasa asing dengan udara Korea, dia tetap
bertahan untuk hidup di Korea. Saat Hana memperhatikan sekitar tempat
penjemputan dia melihat Imonya berdiri dengan memegang kertas yang bertuliskan
__ADS_1
nama Hana.
Hana menghampiri Imonya dan
menyapanya. Tak hanya Imonya, dia juga dijemput oleh seorang laki-laki. Hana
merasa kebingungan saat Jin Oh langsung mendorong koper Hana.
“Imo.. apa boleh aku bertanya?”
Tanya Hana pelan
“Iya, boleh, ada apa?” Tanya balik
Imo
“Dia siapa? Apakah Imo mengenalnya?”
“Ohhahaha,, dia itu Jin Oh, dia
adalah anak dari temanku. Bagaimana dia tampan bukan!” jawab Imo gombal
Hana hanya senyum mendengar
penjelasan Imonya dan sesekali melihat ke arah Jin Oh. mereka bertiga pun
oh.
Ketika Hana telah tiba di rumah
Imonya, dia berjalan-jalan untuk melihat sekitar rumah Imonya dan duduk di
bangku taman yang juga ada di sekitar itu. Ketika Hana melamun, tiba-tiba Jin
oh duduk diam di samping Hana tanpa mengucapkan satu katapun.
“Ohh.. kau mengagetkanku!” kata Hana
kaget ketika wajahnya berpaling ke wajah Jin Oh
“Maaf, aku lihat kamu begitu tenang
jadi aku tidak sanggup mengganggu mu. Tapi kamu belum pernah ke Korea kok sudah
lancar bahasanya.!” Kata Jin Oh membuka percakapan.
__ADS_1
“Ahh, aku sudah terbiasa dengan
bahasa Korea, karena ibu aku dari Korea dan selalu mengajariku!” kata Hana
menjelaskan
Namun tiba-tiba Hana kembali menjadi
kaku dan diam. Hal itu membuat Jin oh merasa bahwa ada yang salah dengan Hana.
Jin oh sempat bingung apa yang harus dia ucapkan. Tapi dia mengingat tujuan
Hana datang.
“Kamu kalau ada masalah cerita saja,
aku sudah tau kalau kamu kesini untuk apa!” kata Jin oh
“Apa yang kamu tau tentang aku!”
kata Hana marah
“Aku tau kalau kamu datang kesini
untuk melupakan kekasihmu yang meninggal!”
Ketika mendengar kata Jin Oh, Hana
langsung diam dan tak lama kemudian Hana mengeluarkan air matanya. Jin oh
langsung memegang tangan Hana dan berusaha untuk menenangkan Hana.
“Hana, kamu tidak akan bisa
melupakan sesuatu yang mengerikan jika kamu hanya menanggungnya sendiri,” kata
Jin oh menghibur Hana.
Hana melihat ke wajah Jin oh,
berpikir bahwa Jin oh adalah orang yang sangat baik. Dengan keyakinan itu, Hana
menceritakan kepada Jin oh atas apa yang telah terjadi padanya dengan Hiro di
gedung tua. Setelah mendengar kisah Hana, Jin oh pun selalu berada di sisi Hana
__ADS_1
dan selalu menghiburnya.