Rain Of Tears

Rain Of Tears
Episode 9


__ADS_3

Meskipun Hana tidak mempercayai apa


kata Hang song tae. Dia tidak punya pilihan lain selain untuk mempercayainya.


Tapi dia tetap yakin bahwa Hang song tae itu adalah Hiro, orang yang sangat dia


sayangi.


 “Para hadirin, kami sangat


minta maaf atas apa yang telah terjadi tadi, tolong dimaklumi.!” Kata Jin Oh


menjelaskan kepada pembesar perusahaan


… Outdoor…


Hana yang tanpa rasa malu, hanya


terus-terusan memikirkan yang telah terjadi tadi. Saat Hana berjalan di koridor


menuju ruangannya, Jin oh mendekatinya dan langsung memarahi Hana.


“Apa yang kamu lakukan tadi?” bentak


Jin oh


“Ohh.. kau mengagetkanku. Tidak ada,


tidak apa-apa!” kata Hana berbohong.


“Hana!”


“Baiklah.. oppa ingatkan saat aku


pertama kali datang ke Korea dan bertemu dengan Oppa! Dia itu mirip Hiro”


….. Past 5 tahun yang lalu ….


Pesawat Hana mendarat di Bandara


Incheon. Walaupun Hana masih sangat merasa asing dengan udara Korea, dia tetap


bertahan untuk hidup di Korea. Saat Hana memperhatikan sekitar tempat


penjemputan dia melihat Imonya berdiri dengan memegang kertas yang bertuliskan

__ADS_1


nama Hana.


Hana menghampiri Imonya dan


menyapanya. Tak hanya Imonya, dia juga dijemput oleh seorang laki-laki. Hana


merasa kebingungan saat Jin Oh langsung mendorong koper Hana.


“Imo.. apa boleh aku bertanya?”


Tanya Hana pelan


“Iya, boleh, ada apa?” Tanya balik


Imo


“Dia siapa? Apakah Imo mengenalnya?”


“Ohhahaha,, dia itu Jin Oh, dia


adalah anak dari temanku. Bagaimana dia tampan bukan!” jawab Imo gombal


Hana hanya senyum mendengar


penjelasan Imonya dan sesekali melihat ke arah Jin Oh. mereka bertiga pun


oh.


Ketika Hana telah tiba di rumah


Imonya, dia berjalan-jalan untuk melihat sekitar rumah Imonya dan duduk di


bangku taman yang juga ada di sekitar itu. Ketika Hana melamun, tiba-tiba Jin


oh duduk diam di samping Hana tanpa mengucapkan satu katapun.


“Ohh.. kau mengagetkanku!” kata Hana


kaget ketika wajahnya berpaling ke wajah Jin Oh


“Maaf, aku lihat kamu begitu tenang


jadi aku tidak sanggup mengganggu mu. Tapi kamu belum pernah ke Korea kok sudah


lancar bahasanya.!” Kata Jin Oh membuka percakapan.

__ADS_1


“Ahh, aku sudah terbiasa dengan


bahasa Korea, karena ibu aku dari Korea dan selalu mengajariku!” kata Hana


menjelaskan


Namun tiba-tiba Hana kembali menjadi


kaku dan diam. Hal itu membuat Jin oh merasa bahwa ada yang salah dengan Hana.


Jin oh sempat bingung apa yang harus dia ucapkan. Tapi dia mengingat tujuan


Hana datang.


“Kamu kalau ada masalah cerita saja,


aku sudah tau kalau kamu kesini untuk apa!” kata Jin oh


“Apa yang kamu tau tentang aku!”


kata Hana marah


“Aku tau kalau kamu datang kesini


untuk melupakan kekasihmu yang meninggal!”


Ketika mendengar kata Jin Oh, Hana


langsung diam dan tak lama kemudian Hana mengeluarkan air matanya. Jin oh


langsung memegang tangan Hana dan berusaha untuk menenangkan Hana.


“Hana, kamu tidak akan bisa


melupakan sesuatu yang mengerikan jika kamu hanya menanggungnya sendiri,” kata


Jin oh menghibur Hana.


Hana melihat ke wajah Jin oh,


berpikir bahwa Jin oh adalah orang yang sangat baik. Dengan keyakinan itu, Hana


menceritakan kepada Jin oh atas apa yang telah terjadi padanya dengan Hiro di


gedung tua. Setelah mendengar kisah Hana, Jin oh pun selalu berada di sisi Hana

__ADS_1


dan selalu menghiburnya.


__ADS_2