Rain Of Tears

Rain Of Tears
Episode 21


__ADS_3

…Song Tae….


            Hyung sampai di rumah saat matahari sudah digantikan oleh Bulan, sama seperti biasa, ketika Song tae pulang dia akan ke kamar kakaknya dan menceritakan kesehariannya agar kakaknya juga ikut merasakan bagaimana keadaan di luar. Karena, Song tae sadar kalau kakaknya tidak bakalan bisa lagi keluar dari rumah, berjalan, berkencan dan liburan seperti dulu lagi, sebab kakaknya sudah tidak bisa jalan lagi semenjak operasi


sumsum tulang belakang.


“Hyung, besok aku akan ke Jepang,” izin Song tae pada kakaknya


“Kamu kenapa ke Jepang? Suruh orang lain saja, kamu tidak boleh kesana, sangat tidak boleh?” tegas kakak Song tae


“Tapi Hyung…,” Song tae memohon dengan wajah yang memelas


“Kalau aku bilang tidak, yahh tidak,” bentak kakak Song tae


“Hyung kenapa sih?? Alasannya kenapa??”


“Kamu tidak perlu tau, kamu jangan kesana okk,” kakak Song tae membalikkan badannya dan membelakangi Song tae


“Apa itu ada hubungannya dengan hyung 5 tahun yang lalu?” Tanya Song tae dengan berani namun tidak di tanggapi dengan kakaknya


“Kamu sudah tau, jadi kamu tidak boleh pergi,”


“Aku harus tahu apa yang terjadi hyung,”

__ADS_1


Kakak Song tae membalikkan badannya agar tidak melihat wajah adiknya yang dia sayangi itu, “Kejadian itu sangat mengerikan bagiku dan bagimu, aku belum sanggup menceritakannya,”


“Yasudah.. kalau hyung tidak mau menceritakannya,, aku akan mencari tahu tentang hal itu sendiri,..” Song tae meninggalkan kakaknya dengan perasaan yang campur aduk, kecewa, penasaran namun juga tak tega


“Aku mohon, Song tae,” teriak Kakak Song tae saat Song tae meninggalkan dirinya


            Pesawat pribadi milik GL group siap lepas landas di Bandara Incheon. Jin oh dan Song tae telah tiba di bandara dan menuju ke pesawat yang akan membawanya ke Jepang. Ternyata Hana dan Min joon sebelumnya telah tiba di bandara dan sedang menunggu Jin oh dan Song tae yang masih ada di lapangan bandara.


“Selamat pagi,” Hana dan Min joon membungkuk setelah melihat Song tae memasuki kabin pesawat


“Ohh.. kamu juga ikut?” kata Min joon setelah melihat Jin oh


“Jadi kalian berdua yang juga IKUT??” ucap Jin oh membalas perkataan Min joon


            Mereka berempat duduk santai di dalam pesawat pribadi yang mewah, Hana sudah sangat tidak sabar bertemu dengan keluarganya yang sudah 5 tahun belum pernah bertemu, di lain sisi Hana juga takut jika kedatangannya di ketahui oleh Kyota.


“Kamu tidak apa-apa?” Tanya Jin oh yang membuat Min joon memalingkan wajahnya melihat Hana


“Tidak, aku tidak apa-apa!” jelas Hana


“Kamu memikirkan seseorang yang ada di Jepang?” Tanya Jin oh


“Di jepang ada siapa? ada mantan yang telah tiada?” kata Min joon bercanda

__ADS_1


            Hana dan Jin oh langsung melihat kearah Jin oh dengan tatapan yang tidak senang. Sedangkan Song tae yang tadinya tertidur, kembali membuka matanya.


“Serius?” Tanya Min joon tidak sadar, “Aku minta maaf!” sambung Min joon memohon


            Song tae yang dari tadi mendengar percakapan ketiga orang tersebut hanya diam sambil menaikkan kepalanya agar telinganya lebih jelas lagi mendengar percakapan orang yang ada di belakangnya.


 “Wahh.. ini pertama kali ku ke Jepang. Aku sukaaa,” kata Min joon kegirangan


“Tujuan kita datang untuk kerja, bukan liburan!” kata Song tae menghancurkan kesenangan Min joon


“Baiklah,” Ucap Min joon pasrah, “dasar perusak kesenangan orang,” Hana menyenggol lengan Min joon karena suaranya yang terlalu keras.


            Hana sangat senang telah sampai ke tempat yang sangat dia ingin datangi sejak dari dulu, “Hmmm… setelah presantasi besok, apakah saya boleh pergi sebentar?” Tanya Hana takut


“Kamu bertanya pada siapa?” Tanya Song tae


“Dasar brengsek, tidak ada berubahnya,” kata Hana dalam hati “Saya bertanya pada Anda!” kata Hana sopan


“1 jam,” ucap Song tae


“Apa?” Tanya Hana bingung


“1 jam adalah waktumu bisa keluar setelah presentasi besok,” jelas Song tae cuek di dalam mobil yang mengantarnya ke salah satu hotel dekat tempat pertemuan bisnis besok.

__ADS_1


“Baiklah, terima kasih,” kata Hana senang, “Kirain nggak akan mengizinkan, dasar Boss dingin,” pekik Hana dalam hati senang


__ADS_2