
Telephone hana terus berdering, hingga pada akhirnya seorang perempuan tua mengangkatnya. “Halo?” kata perempuan tersebut dalam bahasa Jepang
“Hana, kamu ada dimana?” Tanya Min joon
“Ini siapa?” kata perempuan tua itu lagi dalam bahasa Jepang
“Dia berbahasa Jepang,” kata Min joon kepada Jin oh dan Song tae
“Berikan pada ku,” perintah Song tae dan Min joon langsung memberikan hpnya
“Halo, kemana orang yang mempunyai hp ini?” kata Song tae dalam bahasa Jepang
“Saya tidak tahu saya hanya menemukan hp ini di jalanan,” jelas perempuan tua itu
“Anda sekarang dimana?” Tanya Song tae panic
Song tae langsung bergegas ketika mengetahui dimana letak hp Hana. Min joon pun ikut khawatir dengan keadaan temannya itu. Jin Oh yang baru saja keluar dari kamar mandi bingung melihat wajah Min joon yang sudah ingin menangis
“Ada apa?” Tanya Jin oh gelisah
“Seseorang menemukan Hp Hana di jalanan dan Hana tidak ada di sana!” jelas Song tae
“Apa Hana diculik?” kata Min joon heboh
__ADS_1
“Bisa jadi seperti itu,” jawab Song tae
Song tae, Jin oh dan Min joon langsung segera menuju ke tempat hp Hana ditemukan dan menemukan perempuan tua itu dengan telefon genggam Hana di tangannya. Dengan buru-buru mereka bertiga langsung lari menuju ke perempuan tua itu sesaat setelah meninggalkan mobilnya di pinggir jalan.
…
Diruangan yang cukup gelap dan seperti tempat yang sudah tebakar hangus rata dengan tanah, Hana perlahan membuka matanya dan sadar dengan tempat itu. Wajahnya sudah mulai menampilkan raut kegelisahan dan berusaha melepaskan diri dari ikatan yang ada di kursi.
“Kamu sudah sadar,” kata Laki-laki misterius yang menculik Hana
“Kamu siapa?” Tanya Hana dengan meronta ronta berusaha lepas dari ikatan yang kencang itu
“Kamu lupa dengan saya?” kata laki-laki tersebut dan membuka masker yang menutupi wajahnya
Mendengar jeritan dan permohonan Hana, Kyota tertawa lepas dengan menunjukkan wajah yang sangat sangar dan kejam, seakan dia siap untuk membunuh seseorang lagi.
“Lepaskan sayaaa…,” teriak Hana ketakutan sambil menangis
“Haa?? Melepaskan kamu?? Nggak salah??..” ucap Kyota dengan senyum sinis yang menakutkan
“Apa salah aku ke kamu? Seharusnya aku yang marah!! Kamu sudah membunuh Hiro!!” ucap Hana meneteskan air matanya
“Membunuh Hiro yaah? Kamu pengen tau sesuatu?” Kyota terdiam sejenak dan berjalan perlahan kearah Hana
__ADS_1
“Dia mengatakan bahwa dia Ingin Kaaaammmuuu!!!” teriak Kyota di wajah Hana membuat ruangan tersebut bergema
“Kamu nggak puas haa?? Sekarang kamu mau membunuh aku? Dasar kekanak-kanakan!”
“Aku?? Itu kamu? Kita berdua tidak ada bedanya, aku membunuh Hiro pacar culun kamu itudan kamu membunuh Bito?” kata Kyota yang sangat geram dan menarik rambut Hana, “Ahhk,”
“Bito??” Tanya Hana kebingungan siapa itu Bito sambil menahan rasa sakit di kepalanya karena rambutnya ditarik kencang oleh Kyota
“Jangan sok tidak tau kamu!! Dasar munafik, kamu yang membuat dia mati!”
“Aku tidak membunuhnya!!” tegas Hana, “Ahhkk,” sekali lagi rambut Hana ditarik lagi oleh Kyota dengan tak kalah kencang dari sebelumnya
Sementara itu, Song tae, Jin oh dan Min joon telah menghampiri nenek tua itu, “Permisi!”
sapa Song tae dalam bahasa Jepang, “Iyaa?” Tanya wanita tua
“Orang yang memiliki hp yang tidak memiliki pemilik?” Tanya Song tae
“Iya, benar! Ini hpnya,” Min joon memeriksa hp tersebut “Ini hp Hana, hana dimana?” Min joon panic
“Anda menemukan ini dimana?”Tanya Song tae “Di sini.. bersama dengan barang-barang lainnya!” tunjuk wanita itu ke tempat hp Hana dan barang-barangnya
Jin oh melihat di area sekitar yang agak gelap itu dan “Ada cctv!!” teriak Jin oh, “Ayo kita memeriksanya!!” perintah Song tae dan menuju ke kantor polisi terdekat
__ADS_1