
"Hari ini pada dasarnya semua orang diberikan kesempatan untuk berbicara dan menunjukkan kemampuan mereka," ucap raja, "aku juga sangat penasaran dengan keahlian medis Liu Li. Jin, lebih baik membiarkan Liu Li menunjukkannya, kebetulan juga bisa menambah pengetahuan bagi semua yang hadir."
Xiao Wu merasa mendapat angin segar, "betul, lebih baik kamu menunjukkan kepada kami keahlian medismu. Biarkan kami semua melihatnya," ucapnya dengan senyum mengejek.
"Ini ..." Liu Li nampak ragu, "sebenarnya ilmu medis yang Liu Li pelajari tidak lain hanyalah hal yang sangat mudah. Tidak bisa dibawa ke atas panggung." Liu Li menarik lengan baju pangeran Jin.
"Lakukanlah bila kamu ingin bermain," kata pangeran dengan santai.
Merasa mendapat dukungan dari pangeran, Liu Li tak ragu untuk melakukannya.
"Aku lihat tuan putri terlalu rendah hati," ucap seorang wanita cantik yang berdiri di sebelah Xiao Wu, "sejak kaisar telah mengatakannya, lebih baik putri tidak menyembunyikan kemampuan putri lagi."
Han Xiu, anak perempuan tunggal dari seorang menteri. Dia juga teman baik dari Xiao Wu dan dulu pernah membantunya untuk mencelakai Liu Li.
"Jika demikian, aku hanya bisa menunjukkannya. Hanya saja, tidak tahu siapa di ruang ini yang butuh diperiksa," kata Liu Li.
Han Xiu maju beberapa langkah dari tempatnya berdiri, "kenapa tidak membantuku untuk melihat mengapa aku sering insomnia. Aku merasa lelah dan disertai sakit kepala."
"Jika aku tidak bisa menemukan alasannya, apakah aku akan mati?" tanya Liu Li.
"Kamu punya aku yang mendukungmu," ucap pangeran Jin.
Semua orang yang merasa tidak diuntungkan merasa geram dengan sikap pangeran Jin yang begitu melindung Liu Li.
Liu Li menghampiri Han Xiu, "nona Han Xiu, tolong ulurkan tanganmu."
Liu Li memeriksa denyut nadi Han Xiu, lalu melepaskannya, "sudah."
"Begitu cepat sudah selesai?" Han Xiu tak percaya.
"Han Xiu, tidak nyaman untuk membicarakan tentang hal ini di sini. Lebih baik kita mengganti tempat untuk membicarakannya."
"Tidak perlu. Putri punya sesuatu yang ingin disampaikan. Katakan saja di sini!"
"Baiklah, aku akan mengatakannya secara langsung," ucap Liu Li, "jika aku tak salah mendiagnosis, Han Xiu sudah setengah tahun tidak datang bulan kan?"
Semua orang yang mendengar begitu terkejut. Membicarakannya merupakan hal yang memalukan.
"Kamu bicara sembarangan!" Han Xiu merasa dipermalukan, "aku hanya sakit kepala, tidak ada hubungannya dengan masalah itu! Pada dasarnya kamu tidak bisa pengobatan medis. Di sini hanya berbicara sembarangan!"
"Jika demikian, nona bisa minta tolong pada dokter lain. Tapi, orang lain dapat menyembuhkannya atau tidak. Tentu saja kita sudah tahu jawabannya." Liu Li yakin dokter di zaman ini belum menemukan penyebab penyakitnya. Bila tidak, bagaimana anak seorang menteri masih mengeluh insomnia.
"Jangan berisik!" Ayah Han Xiu membentak anaknya, "ini bukan waktunya kamu tidak patuh!"
"Putri Jin, tolong tunggu," ucap ayah Han Xiu, "apakah kamu benar-benar bisa menyembuhkan Han Xiu?"
__ADS_1
"Aku bisa mencoba. Hanya saja, aku lihat putri Anda tidak bersedia melakukannya."
"Liu Li, kamu tidak mungkin secara diam-diam mencari tahu akan informasi ini kan? Lau menggunakannya untuk membodohi kami," ucap Xiao Wu.
"Jika kamu berpikir begitu, aku tak bisa membantumu," jawab Liu Li.
"Ini adalah urusan pribadi keluarga kami. Nona Xiao Wu tolong jangan ikut campur," ucap ayah Han Xiu.
Xiao merasa dipermalukan oleh ucapan menteri.
"Putri, tolong bantuannya." Ayah Han Xiu memohon.
"Baiklah, karena tuan besar Han telah meminta bantuan, maka aku akan membantu menyembuhkan Han Xiu," kata Liu Li, "nona Han Xiu, tolong duduk di sini. Selanjutnya aku akan menggunakan jarum untuk menyembuhkanmu."
"Yang mulia, Liu Li membutuhkan jarum akupuntur. Bisakah Anda meminjamkan satu set jarum perak untuk Liu Li?" tanya Liu Li pada raja.
"Beritahu dokter kerajaan untuk memberikan putri Jin satu set jarum perak," perintah raja.
Beberapa saat kemudian, Liu Li telah memegang jarum perak terbaik di kerajaan.
"Nona, bila kamu telah siap, aku akan memulai akupuntur untuk menyembuhkanmu," ucap Liu Li dengan senyum penuh arti
Han Xiu tiba-tiba merasa takut bila Liu Li akan menyakitinya, "Liu Li, jika kamu berani mengambil kesempatan untuk melukaiku, aku pasti tidak akan melepaskanmu."
Para wanita mulai berbisik lagi, "apa?! Tidak disangka akupuntur di atas kepala."
"Sebenarnya putri ini bisa atau tidak? Akupuntur di atas kepala untuk menyembuhkan penyakit? Aku tidak pernah dengar tentang ini."
Dokter kerajaan juga terkejut dibuatnya, sebelumnya ia juga telah melakukan pemeriksaan pada Han Xiu, sangat sulit disembuhkan, "putri, Anda ini ..." Ia merasa Liu Li hanyalah wanita biasa dan tidak punya kemampuan medis.
"Kamu harus hati-hati, jika tidak kamu akan membunuh seseorang," ejek Xiao Wu.
"Berisik," kata Liu Li.
Pangeran Jin menatap Wei Hong. Wei Hong tahu apa yang harus ia lakukan.
"Putri sedang melakukan akupuntur, semua dilarang bicara!" ucap Wei Hong. Seketika ruangan menjadi tenang.
Beberapa buah jarum telah ditusukkan ke kepala Han Xiu.
Han Xiu meringis menahan sakit di kepalanya, "sakit sekali!"
"Putriku, bertahanlah dan semua ini akan segera berakhir."
Liu Li dalam hatinya merasa puas, dibandingkan dengan apa yang kamu lakukan padaku di masa lalu, sakit ini tak seberapa. Tentu saja aku punya sepuluh cara pengobatan. Tapi pengobatan yang lembut itu, kamu tak pantas mendapatkannya.
__ADS_1
"Selesai."
Han Xiu bernafas lega karena sakit yang ditahannya akhirnya bisa diakhiri.
Tiba-tiba seorang perempuan berkata, "lucu sekali model ini hahaha ..."
Yang lainnya ikut menimpali, "kepalanya penuh jarum perak, seperti landak."
Han Xiu pun menjadi bahan tertawaan para wanita.
"Ya ampun, kalian lihat pantat Han Xiu!"
"Ah, di pantatnya ada darah."
"Aku tidak menyangka tuan putri Jin benar-benar bisa ilmu pengobatan. Ternyata memang ada yang tidak beres dengan datang bulan Han Xiu."
"Sepertinya hal ini akan tersebar di seluruh kota dan menjadi bahan tertawaan."
Wanita-wanita itu terus saja bergosip, tak peduli siapa saja akan menjadi bahan pembicaraan mereka.
"Liu Li, kamu pasti melakukan trik kan!" teriak Han Xiu, "kamu sengaja mempermalukanku di depan banyak orang!"
"Aku membantumu mengeluarkan semua darah yang tersumbat dan mengumpul selama setengah tahun ini, dab memulihkan datang bulanmu ke keadaan normal," jelas Liu Li, "bukankah seharusnya nona Han Xiu berterima kasih padaku? Tapi tidak disangka bahkan kamu memfitnahku telah melakukan sesuatu."
"Liu Li, kamu ..." Han Xiu bersiap menampar Liu Li.
"Plaaaak!" Sebuah tamparan lebih dulu mendarat di pipi Han Xiu.
"Ayah! Kamu memukulku?" protes Han Xiu.
"Tuan putri sudah menyembuhkan tubuhmu. Kamu bukannya berterima kasih kepadanya, tapi kamu justru bersikap seperti itu!" Ayah Han Xiu memutar badannya menghadap pada Liu Li, "ini adalah salah hamba karena tidak mengajarkannya dengan baik. Aku memohon pada pangeran dan putri Jin untuk memaafkannya kali ini."
"Liu Li, bagaimana menurutmu?" tanya pangeran.
Liu Li belum memberi jawaban, ayah Han Xiu telah kembali berbicara.
"Terima kasih atas pertolongan tuan putri kali ini yang telah menyelamatkan saya dan putri saya. Saya sebagai ayah dari keluarga Han akan mengungkapkan rasa terima kasih untuk tuan putri dengan memberikan emas dalam jumlah besar," ayah Han Xiu memberi hormat, "karakter dia menjadi rusak karena dimanjakan. Mohon tuan putri jangan memasukkannya ke dalam hati. Setelah kembali nanti, hamba akan mengajarinya dengan sangat keras."
"Baik, karena tuan Han ingin berterima kasih, ehem ... jika aku menolaknya, aku takut kalau hati tuan Han nantinya jadi tak tenang." Liu Li sangat senang mendengar kata emas, bagaimana bisa ia menolaknya.
"Terima kasih, putri."
Ayah Han Xiu menghormat pada raja, "yang mulia, tolong ijinkan hamba untuk membawa pulang putri hamba."
"Pergilah," kata raja, "tak disangka Liu Li memiliki kemampuan medis yang sangat hebat. Tak heran bila Jin melindungimu seperti ini."
__ADS_1