
" aku terserah kak Liona aja bang." ucap husen
" ya udah motor bisa kita ambil kembali besok".ucap Indra
" baiklah" ucap Liona
pas lagi menunggu Indra mengambil mobil di parkiran. tiba tiba ada yang menegur mereka dari belakang.
" hai husen"
" eh mas reynan" ucap indra membalas sapaan rey
Liona hanya tersenyum saja.
" mas dengan siapa?
" ini sama temen, kenalin ini Ana. dia temen mas rey dan kakakmu waktu sekolah dulu."ucap Rey
" kalian sedang menunggu jemputan? tanya Rey
Liona enggan menjawab dan hanya diam saja.
" iya mas" jawab husen
" sama siapa" tanya rey lagi
Belum husen memjawab mobil Indra stop di hadapan mereka. indra pun turun dari mobilnya.
" hai Rey ketemu lagi, habis kencan ya?ucap indra
" gak ko" ucap Ana
" aku hanya berteman dengan Rey" ucap Ana lagi
__ADS_1
" iya juga gak papa ko" ucap Indra sambil tertawa
Liona masuk dalam mobil sedari tadi. Liona enggan mendengar pembicaraan mereka.
" husen, nanti mas mau kerumah yah udah lama gak main PS( playstation) dengan mu?"ucap rey
" iya mas di tunggu." jawab husen
" Liona aku juga ingin bicara sama kamu boleh ya"tanya rey
" jangan keseringan ke tempat calon istri orang gak baik, ya udah aku duluan"ucap indra sambil berlalu meninggalkan Rey dan Ana yang gak percaya apa yang di katakan oleh indra barusan
" hah.. calon istri orang" tanya Ana
" jangan percaya indra,Indra itu usil orangnya. dia senang kalo kita beneran menanggapinya."balas Rey
" kamu gak takut Liona di ambil Indra, kamu sih kalah cepet sama indra. payah.." ucap Ana mengejek
Ana sebel mendengar ejekan Rey.
" kamu juga ngapain ngeharap indra.jelas jelas dia lebih mengejar Liona daripada dirimu" ucap rey membuat Ana semakin jengkel
" kamu tu seharusnya dukung aku deketin Indra bukan ngeledekin. kalo aku sampe berhasil deketin indra otomatis liona jadi milikmu juga. ya kan? ucap Ana.
"aku gak setuju dengan ide mu, biarkan aku mengejar cintaku dengan caraku." ucap rey
" sok banget., buktikan aja dulu."ucap Ana
" oke,aku buktiin!! ucap rey dengan tegas.
" ya udah anterin aku pulang," ucap Ana
" apartemen mu kan deket, kamu pake taxi online aja."
__ADS_1
" iss.. jahat banget jadi orang."
Rey tertawa puas karna berhasil telah membohongi Ana. Rey berlari meninggalkan Ana.
Ana oun berlari mengejar Rey.
Di perjalanan pulang Rey dan Ana masih saja berdebat.
" apa sih yang membuat mu menyukai Liona" tanya Ana penasaran.
" kalo kamu kenapa menyukai Indra"
" ya jelas lah dia lebih tampan, keren, apa lagi sekrang dia sudah mapan. siapa wanita tak jatuh hati padanya.
" kamu selalu melihat seseorang dari luarnya saja. mengenal seseorang itu dari kepribadiannya." ucap Rey
" karna tampan,keren dan mapan bisa lenyap seketika kalo Allah menghendaki"timpal Rey lagi.
Ana mengangguk... kali ini dia menyetujui dengan semua yang Rey bilang
" kamu seharusnya cari laki laki yang bisa bertanggung jawab terhadap mu. hidup kaya tapi dia tak bertanggung jawab buat apa. kalo miskin tapi dia bertanggung jawab dengan hidup mu. aku yakin kamu akan bahagia.
Ana memberikan dua jempolnya ke Rey.
" temen ku ini emang keren.. super sekali..."
mereka tertawa bersama...
**********
Bersambung...
bantu like dan vote
__ADS_1