Reuni Berujung Cinta

Reuni Berujung Cinta
59. Menjemput bapak dan ibu


__ADS_3

Pagi ini di hotel mesra.


tiba tiba husen terbangun ketika mendengar Ana berteriak. Ana terkejut melihat dirinya tanpa busana bersama adik Liona itu. Ana langsung menarik selimut buat menutupi tubuhnya.


" apa yang kamu lakukan dengan ku"


" apa kamu sudah gila. aku yang seharusnya berkata seperti itu. apa yang kamu lakukan tadi malam hingga ku melakukan ini terhadap mu"


ana mengingat ingat kejadian tadi malam. dia tertunduk malu karna dia lah yang menggoda husen buat melakukan itu.


tak lama suara ponsel husen berbunyi. Di lihatnya Liona menelpon


" iya kak"


" kamu dimana kenapa tak pulang semalam?


" husen semalam kerjakan tugas tempat teman kak. karna kemalaman husen tidur tempat teman.


" ya udah buruan pulang. kamu jadi kan jemput bapak sama ibu"


" jadi kak. bentar lagi Husen pulang.


Husen langsung berlari kekamar mandi dan langsung membersihkan diri.


tak berapa lama husen keluar, Ana memperhatikan husen


tampan juga adiknya Liona. seandainya dia seumuran dengan aku, aku sudah berpindah hati ke dia." ucap Ana dalam hati


setelah selesai memakai baju husen beranjak ingin


beranjak pergi meninggalkan Ana yang sedari tadi memperhatikannya.


" kamu mau kemana"


" ya pulang lah, kenapa? kamu mau lagi? ucap husen menggoda


" sialan, kamu bukan selera ku"

__ADS_1


" bukan selera mu saja kamu seperti mau memakanku semalam, apa lagi kalo aku seleramu mungkin aku sudah kamu telan hidup hidup.


Ana tersenyum mendengar husen berkata seperti itu. ada perasaan yang aneh muncul tiba tiba di relung hatinya.


" aku bisa bertemu kamu lagi kan"


" tidak ini hanya kesalahan dan aku tak ingin kak liona mengetahui ini semua." ucap Husen tegas dan meninggalkan Ana yang terdiam mendengar semua itu.


Bodohnya aku hampir saja jatuh cinta pada bocah ingusan itu. baru saja mau di kasih hati malah bikin kesel.


*******


Husen tiba dirumah dan di sambut oleh Liona.


" mana tugas mu?


"tumben kakak menanyakannya. biasa aku pergi menginap tempat teman ku tak pernah kaka tanyakan. kaka gak percya padaku


Liona menatap Husen,, Liona tau husen berbohong padanya. Liona mendekatkan wajahnya ke arah husen. dan mencium parfum wanita.


" kamu semalam bersama wanita. ini bukan parfum mu? ayo ngaku saja, kamu tak bisa berbohong dengan kakak.


" iya kak.


" siapa?


" nanti aku kenalin sama kaka tapi jangan sekarang yah. aku mau mandi dan berangkat jemput bapak sama ibu.


" ya udah sana.


Husen bergegas meninggalkan Liona yang masih menaruh curiga terhadapnya. husen segera mandi dan berangkat ke kampung menjemput bapak dan ibunya. husen tak mau kakaknya bertanya lebih lanjut apa yang terjadi semalam.


sepanjang perjalanan husen masih memikirkan kejadian semalam. dia tak habis pikir kenapa ia harus berhubungan dengan musuh kakaknya itu. jika sampai kakaknya tau kalo dia sudah melakukan hubungan intim dengan musuhnya itu. mungkin Husen tak di anggap adik lagi oleh kakaknya.


tapi Ana cantik juga.." ucapnya dalam hati


pikiranan melayang mengingat ingat kejadian semalam. yang tak pernah dilakukannya dengan gadis mana pun.

__ADS_1


husen menggeleng gelengkan kepala. husen seolah menepis semua yang telah terjadi.


*******


Diperjalanan pulang husen telah bersama dengan ibu dan bapaknya.


" ade" panggil ibu.


ade adalah panggilan sayang ibu ke Husen


" iya bu"


" gimana kuliahnya"


" lancar bu"


" dari tadi ibu liat kamu melamun sambil senyum senyum gitu, ade lagi mikirin apa?


" gak ada ko bu"


" jangan bohong sama ibu"


" Dia lagi jatuh cinta kali bu" ucap bapak


" ah. bapak. ade belum punya pacar. mana di bolehin kakak"


" tapi yang lagi deket ada dong"


husen langsung teringat Ana


" kenalin dong sama ibu"


" nanti bu kalo orangnya gak sibuk. husen kenalin.


" cantik gak?


" cantik lah bu"

__ADS_1


" cantikkan mana sama ibu" ucap bapak


" cantikkan ibu lah pak"


__ADS_2