
selesai makan bubur andri bergegas mengantar Bintang ke mamahnya. tapi respon dingin yang dia dapat.
" Bintang sini mamah gendong, bilang makasih sama om"
" makasih papah."
" makasih udah nganterin bintang, aku harap ini pertemuan terakhir kita, aku gak mau pengunjung Resto berpikiran aku telah menggangu calon suami orang.
flashback on
Resto hari ini Rame dan berisik. Liona yang ada di dalam ruangan keluar dan menanyakan hal tersebut.
" Ada apa mey?
" itu bu, ada wanita teriak teriak depan resto. dia bilang pemilik resto ini telah menggangu calon suaminya. dan semalam tidur bersama calon suaminya bu. maaf bu.
Liona bergegas keluar Resto. Dilihatnya ternyata Ana. apa yang di lakukan Ana seperti orang kehilangan akal sehat.
" ada apa ana?
" oh ini dia pelakornya. janda gatel gangguin calon suami orang. yang udah tidur semalam bersama calon suamiku.
Liona memperhatikan sekitarnya, banyak udah melihat mereka berdua. dan mereka mulai berbisik bisik membicarakan Liona.
plaaakk...
" jaga bicara mu Ana"
" haha.. cuih.. jijik aku deket kamu. anak mu kamu jadi kan umpan buat deket dengan calon suamiku."
" itu tidak benar."
" kalo itu tidak benar, kamu dan anak mu menjauh! jangan pernah kamu datang lagi di kehidupan kami.
jika itu terjadi aku bisa ngelakuin hal yang lebih dari ini. ingat itu!!" ucap Ana sambil mendorong tubuh Ana.
Liona langsung berlari masuk ke resto. dia menangis tak menyangka kalo Ana bisa bersikap itu terhadapnya.
flashback off
******
__ADS_1
Andri bingung dengan perubahan sikap Liona. Andri pun menanyakan ke salah satu pelayan di resto itu.
" apa tadi terjadi sesuatu disini?
" iya tuan, tadi ada wanita ngamuk depan resto dan menuduh bos kami telah menggoda calon suaminya.
andri langsung menebak.
ini pasti kerjaan Ana.
" makasih ya"
******
andri langsung menelpon Ana.
" hai sayang? ada apa?
" apa yang kamu lakukan di depan resto Liona?
" hahaha dasar wanita jal*ng, mengadu rupanya dia dengan mu?
" oh.. terus kenapa kamu menelpon aku dan marah marah seperti itu.?
" apa yang kamu lakuin itu salah. itu bukan saja mempermalukan dirimu dan Liona. aku juga kena imbas dari kelakuan mu itu.
" apa yang mereka bicarakan nanti kalo sampe ada yang melihat tunangan ku melakukan itu.
" kamu malu, kalo kamu punya rasa malu jangan lagi kau dekati wanita dan anaknya itu. kamu gak malu mereka semua membicarakan mu.
Apa yang di katakan Ana ada benernya taoi entah mengapa aku tak memperdulikan itu. aku sangat bahagia bila berada diantara mereka.
" ya udah nanti malam tunggu aku di apartemen, ada yang ingin aku tanyakan padamu?
" malam ini aku ada sibuk, lembur." jawab Ana cepet
Ana tau arah pembicaraan Andri. andri pasti mau menanyakan prihal yang Ana bicarakan tadi pagi di apartemennya.
" aku yang akan ke kantor mu. menunggu mu sampai selesai. aku mau hari ini selesai.
Ana tak tau lagi mau bicara apa buat menghindari Andri.
__ADS_1
" iya."
******
Saat makan siang Andri sengaja makan di Resto Liona. dia berharap bertemu dengan Liona dan bintang. tapi tak nampak juga, andri memberanikan diri menanyakan ke salah satu pelayam disitu.
" ibu Lionanya ada?
" ada tuan di dalam? apa perlu saya panggilkan"
" tidak usah, aku hanya mencari bintang. dari tadi tak ku lihat.
" oh bintang juga ada didalam sedang bersama temen ibu.
" siapa" tanyaku penasaran.
" saya denger dari ibu katanya tuan Rey itu temen deket ibu semasa sekolah SMU. sekarang dia kerja di salah satu rumah sakit sebagai dokter Umum.
" dokter ko keluyuran celetuk Andri
pelayan itu tersenyum
" tuan rey emang setiap makan siang selalu kesini tuan"
" oh..
" ada yang mau di tanyakan lagi tuan.
"tidak makasih"
Selang beberapa lama keluar lah Rey menggendong bintang dan di iringin Liona. Mereka seperti 1 keluarga. Entah mengapa Andri sakit hati melihat kedekatan mereka dengan pria tersebut. untung saja andri duduk di sudut resto tersebut jadi dia tak terlihat oleh Liona dan Bintang. karna dia malu bertatapan langsung dengan Liona. Dia malu karna Ana berbuat keributan tadi pagi di resto milik Liona
Tapi Andri penasaran apa yang mereka bicarakan di luar sana.
tak lama bintang pun masuk dan asik bermain bola karna siang itu pengunjung resto sangat sepi hanya andri saja yang makan disitu. mungkin efek kejadian tadi pagi. andri menghela nafas panjang.
ini semua gara gara Ana, tak bisa kah dia bicara baik baik saja tanpa melakukan hal gila seperti itu. kasihan Liona harus menerima imbasnya
bintang melempar bola dan jatuh tepat di kaki Andri. Bintang mengambilnya dan bintang terkejut melihat andri ada disitu
bersambung.......
__ADS_1