Reuni Berujung Cinta

Reuni Berujung Cinta
18. Dr. Reynan hermawan


__ADS_3

Suasana tegang antara Rey dan Liona sudah mencair.


" Rey kamu sekarang kerja dimana? penampilanmu beda sekali." ucap liona sambil menghambur rambut rey


" iss... kamu itu gak berubah. aku gak suka di acak acak rambut ku" ucap Rey kesal


" Aku kerja di salah satu Rumah Sakit di kota." ucap Reynan sambil menjauhkan tangan liona


" Aduh sekarang sahabat ku yang ganteng ini udah sukses yah." kata Liona sambil mencubit pipi Rey


" aduh sakit tau,"ujar Rey sambil memegang tangan liona dan menatap wajah Liona


" kenapa menatap ku seperti itu"tanya Liona


" gak papa" jawab Rey singkat


Dalam hati Reynan


seandainya kamu tau aku mencintaimu lebih dulu dari Indra. mungkin saat ini kita udah bersama tanpa ada indra di antara kita.aku kangen kita dulu.


" ko diam sih" tanya Liona


" Gak papa" jawab Rey singkat


" kamu gimana dengan Indra? udah jadian yah sampe mau aja di panggil sayang gitu. dulu kamu marah kalo aku panggil kamu sayang." ucap Rey kesal


"iya, marah lah. kamu manggil aku depan temen kelasku. aku kan malu di ejekin di kelas. kalo sekarang kan beda." ucap Liona


" bedanya apa?


" bedanya dulu aku tak ingin fans mu di sekolahan dulu menghujatku.


" mengapa kamu peduli dengan perkataan mereka"


"dulu aku blum siap mental bro." ucap Liona sambil tertawa.


" jadi sekarang boleh nih aku panggil kamu sayang." tanya Rey


" hahaha kamu gak berubah dari dulu senang betul becanda beginian"ucap Liona

__ADS_1


" kamu aja berpikiran aku becanda. padahal aku serius dari dulu." ucap Rey


Liona hanya tertawa tanpa menyadari Reynan berharap Liona menyadari selama ini dia sayang padanya.


"kita makan yuk, tapi temenin aku masak" ucap liona menarik Rey dan mengajaknya menuju dapur..


Reynan mengiringi Liona ke arah dapur. setelah masak mereka duduk di meja makan.


" husen,," teriak Liona


" huss.. biar aku yang bangunin Husen"ujar Rey


" makasih"ucap Liona


husen pun keluar kamar setelah di bangunkan Reynan.


" mas gak kerja hari ini?" tanya Husen


" setiap hari minggu aku Libur."jawab Rey


" pantesan bisa kesini, mas ko kemaren jarang kesini sih"tanya Husen lagi


Rey menatap wajah Liona.


kali ini aku tak kan membiarkan mu lepas dari ku. aku tak ingin indra merebut mu dari ku. ucap Rey dalam hati


Selesai makan Reynan pahit pulang karna takut kesorean di jalan karna dia dapet jadwal masuk malam ini.


" mas pamit yah Sen, jagain kakakmu jangan biarin dia pergi berdua aja sama Indra."


" iya mas siap" ucap Husen


" aku boleh kan besok main main kesini lagi" tanya Rey kepada Liona


" iya boleh dong" jawab liona


" boleh dong mas, aku malah senang jadi ada temen main".


" ya udah assalamualaikum" ucap Rey

__ADS_1


Rey telah masuk mobilnya dan meninggalkan Husen dan Liona.


Liona dan husen masuk kerumah.


husen mengajak kakaknya ngomong di ruang tengah.


" sini kak husen mau ngomong" ucap husen mengajak kakaknya duduk


" iya mau ngomong apa" tanya liona


" kaka sebenernya lebih suka sama bang Indra apa Mas Rey?"


" ko kamu tiba tiba nanyain beginian"


Liona kaget adeknya menanyakan hal beginian, biasanya dia paling cuek sama kakaknya.


" ya aku sih kasian sama Mas Rey, aku tau dia juga berharap sama kakak, aku kan udah lama kenal sama mas Rey. mas Rey itu baik, sopan, sayang sama aku dan kakak." ucap Husen


" ade gak suka sama abang Indra?" tanya Liona


" suka sih cuma aku aku baru kenal blum terlalu dekat, aku belum tau dia bener bener tulus sama kakak. aku gak mau dia nyakitin kakak".


Liona tak nyangka adiknya yang masih di anggapnya masih kecil bisa bicara seperti itu.


Liona pun memeluk adiknya.


" doain yah kalo abang Indra adalah pilihan terbaik buat kakak" ucap Liona


" jadi kakak udah menjalin hubungan sama abang Indra?"


" iya dek, doain aja yah pilihan kaka ini gak salah" ucap Liona


" iya kak, Husen cuma mau kaka ngomong sama mas Rey kalo kaka udah berhubungan sama abang Indra. Husen gak mau kalo mas Rey sakit hati nantinya. mas rey udah husen anggap kayak kakak husen sendiri." ucap husen sambil melepas pelukan kakaknya.


" iya nanti kaka ngomongin ini sama Rey. tapi kakak cari waktu yang tepat." ucap Liona


***********


Bersambung

__ADS_1


bantu like dan vote


__ADS_2