
1 jam kemudian.
sampailah mereka di rumah sakit dimana indra di rawat.
Liona langsung ke UGD Rumah Sakit tersebut. Dan menanyakan pasien bernama indra ke perawat jaga disana.
perawat itu menunjukan keberadaan Indra. karna hanya boleh 1 orang saja yang menunggui pasien,
husen pun menunggu di luar.
saat melihat Indra dalam keadaan seperti ini Liona menyesal apa yang dia lakukan kemaren terhadap indra. Liona menangis di dada indra sambil memeluknya.
maafkan aku yah sayang selama ini jahat kepadamu. kamu harus kuat, kamu harus sembuh. Ada yang menanti mu disini..
sambil mengambil tangan indra dan mengeluskan tangannya ke perut Liona.
Liona tak sadar kalo indra sudah mendengar semua apa yang dia katakan.
" Kamu hamil? dan ini anak ku"
liona terkaget dan menjauhkan tangan indra dari perutnya.
" kamu sudah sadar?
" udah sejak kamu menangis dan menaruh tanganku ke perutmu
Liona duduk di samping ranjangnya indra.
" udah jangan banyak bicara, sebaiknya kamu istirahat.
Indra tersenyum melihat Liona
.
" kamu bersama sama kesini?
" sama husen"
" mana dia"
" dia diluar."
" kamu ngapain kesini malam malam gini, kan besok bisa. kamu gak kasian sama anak kita itu"
__ADS_1
wajah Liona memerah.
" apaan sih bahas anak. aku kesini kan mau ngeliat keadaan mu kalo kamu baik baik aja aku mau pulang"
" ini udah malam. tidur disini yah temanin aku."
" malam ini aku mau tidur sama calon istri dan anak ku"
Liona mencubit perut indra dengan kesal karna beraninya dia menggodanya.
" aaaauu... " ucap indra menahan sakit
" ma.. maaf sayang"
indra tersenyum
Mereka pun tertidur berdua diruangan itu..
pagi harinya Liona terbangun karna mendengar ada suara seseorang mencari indra.
ternyata kedua orang tua Indra,
Liona pun berdiri hendak keluar tapi tangannya udah di pegang oleh Indra.
tak lama kedua orang tua indra masuk. Liona hanya terdiam berdiri di samping ranjang indra.
" sayang, kamu gak papa," ucap maminya
" gak papa mih. cuma luka ringan aja. indra mau pulang aja hari ini. indra gak betah disini".
" ya udah nanti mami urus"
" Liona udah sejak tadi" tanya papi indra kepada Liona
" udah dari semalam pi" jawab indra langsung
mami mendekati Liona yang sedari tadi hanya tertunduk diam.
" maafin mami yah Liona, mami gak tau kalo Ana lah yang jahat pada mu"ucap Mami indra sambil memeluk tubuh Liona
" Gak papa mi..liona udah maafin ko" ucap liona terharu
" papi sama mami harus denger ini. aku ada kabar gembira buat mami sama papi.
__ADS_1
" apa sayang" ucap mami
" aku akan segera menikah dengan Liona minggu depan."
" apa gak terlalu cepat" ucap maminya
" aku gak mau Liona meninggalkan aku lagi. karna Liona telah mengandung buah cinta kami. dan sebentar lagi mami dan papi punya cucu"
Raut muka mami dan papi indra sangat senang mendengar kabar gembira itu.
papi dan mami Indra sudah ingin sekali menimang cucu.
" apa bener kamu hamil?"tanya mami
Liona hanya mengangguk.
"hari ini kita telpon orang tuamu. biar mami yang telpon.
" iya mi. jawab liona pelan
" kamu jangan terlalu capek jaga kandungan mu. "
" iya mi"
" kamu gak papa kan kalo kita adakan acara akad nikahnya aja dulu. kalo Indra bener bener pulih baru kita adain pesta.
" iya mi. gak papa aku juga gak suka. aku lebih suka acara sederhana aja.
" oke... mami keluar dulu sebentar mau urus administrasi dulu. mudahan indra bisa pulang hari ini.
**************
bersambung
BANTU LIKE dan VOTE nya yah...
maaf penulisan belum rapi dan banyak pengulangan kata. harap maklum karna baru belajar menulis..
buat sesama penulis.. semangat menulis..
kita kembalikan kecintaan kita terhadap membaca...
" semangat kaka"
__ADS_1