
Liona diam dan terus mendengarkan Indra bercerita
" Dan disitulah aku mulai menyukai mu lebih dalam. berharap kamu memperhatikan ku.
" tapi ternyata ada Rey yang selalu ada di sampingmu sehingga aku tak bisa deket dengan mu.
" kenapa kamu nekad menyatakan cintamu kepadaku saat itu?
" itu karna aku mengetahui orang tuaku akan pindah ke kota dan aku memberanikan diri untuk bilang semuanya ke kamu. walaupun sebenernya waktu itu aku malu.
indra tersenyum malu.
" terus setelah kejadian itu kenapa kamu seolah menghindariku?
" aku cemburu melihat kamu bersama rey" ucap indra dengan tegas.
" kenapa kamu tak bicara langsung kepadaku?
" seharusnya kamu paham..setidaknya kamu jaga perasaan ku.
" maaf" ucap Liona
" ya gak papa. udah gak usah di bahas lagi. kita bahas masa depan kita aja. hehee" ucap indra sambil tertawa kecil
" kamu mau kan memberi aku kesempatan untuk membuktikan semuanya.
Liona tampak bingung harus menjawab apa.
" tolong jawab sekarang. aku tak ingin kamu gantung lagi perasaan ku. cukup sudah aku menunggu mu 5tahun ini.
" boleh gak aku jawabnya entar pagi aja"
Indra menatap wajah Liona
" ini beneran bukan karna kamu galau memilih antara aku atau Rey kan?
__ADS_1
" ehmm... kenapa kamu berpikiran kalo aku galau memilih antara kalian berdua?
" ya aku kan tak tau isi hatimu.
" Rey hanya temen bagiku tak lebih. aku hanya ingin meyakinkan diriku saja.
" ku harap kamu mengerti" ucap Liona lagi
" baiklah aku akan menunggu jawaban mu nanti pagi. aku harap kamu bisa menerimaku." ucap indra
" baiklah sebaiknya kamu kembali ke kamar." ucap indra lagi
Liona meninggalkan indra yang masih saja duduk di meja makan dan menatap Liona yang telah memasuki kamarnya.
Semalaman ini Liona tak bisa memejamkan matanya. ini semua karena Liona memikirkan Indra. memikirkan apa yang harus dia jawab besok pagi.
Liona galau bukan karna Ana memiliki pilihan hati. tapi dia tak ingin salah pilih. dia ingin lelaki yang dia pilih tepat dan bisa bertanggung jawab dan mencintainya sekarang dan sampai tua nanti.
Karna Liona tak ingin memulai hubungan kalo hanya buat main main atau hanya untuk coba coba.
******
Keesokan harinya..
Liona bergegas bangun dari tempat tidurnya. tak lupa Liona merapikan tempat tidurnya sebelum ia meninggalkan kamarnya itu.
Liona udah selesai mandi dan tampil cantik pagi ini. tapi Liona enggan keluar kamar. karna Liona masih enggan bertemu dengan Indra. Ia masih belum yakin untuk menjawab pertanyaan indra semalam.
Apa yang harus aku jawab kalo indra menanyakan prihal semalam.
aku belum yakin buat menjawabnya.
Liona memutuskan untuk menghubungi sahabatnya saja untuk membantunya menjawab semuanya.
" assalamualaikum"ucap Liona
__ADS_1
" walaikumsalam." jawab ana
" tumben kamu telpon aku pagi pagi begini?
" Indra menyatakan perasaannya kepadaku? terus aku harus jawab apa?
" kamu seperti anak SMP saja. seharusnya kamu yang tau jawabannya. ngapain kamu bertanya kepadaku.
" aku masih bingung dengan perasaan ku.
" ngapain kamu bingung. ada pria tampan,keren, mapan dan bertanggung jawab. terus serius dengan mu apa yang kamu pikirkan lagi?
Liona terdiam
" seharusnya kamu bahagia memiliki Indra. tak semua wanita bisa memiliki pria seperri itu. banyak yang menanti di posisi kamu sekarang.
"apa yang membuatmu galau" tanya Ratna lagi
" gak tau"
.
" kamu masih mengharap Rey?
" tidak lah, Rey ku anggap hanya temen biasa saja. aku sekarang tak memiliki perasaan apapun dengannya.
" bagus lah. jadi kamu gak ada alasan buat gak nerima indra
" ya udah aku mau lanjutin mimpiku yang tertunda gara gara kamu menelpon ku pagi ini.
**************
bersambung
bantu like dan vote
__ADS_1