
bintang sedang asik berlarian sana sini tak sengaja bolanya menendang ke arah seseorang yang abru saja masuk ke dalam mall karna resto mereka tepat di dapan pintu masuk mall.
" maaf tuan," ucap memey
" dia anak kamu"
" bukan tuan dia anak bos tempat saya berkerja." ucap pelayan itu sambil menunjuk ke resto milik bosnya itu.
" papah" ucap bintang polos. sambil memegang tangannya
" bintang sayang ayo kita datang mamah. om ini bukan papahnya bintang. maaf yah tuan" ucap memey
" gak ini emang papah bintang. fotonya ada di dompet mamah.
" bukan bintang,ayo kita masuk datangin mamah"ucap memey lagi
" gak mau, mau sama papah" ucap bintang
indra pun jongkok menyamakan posisinya dengan bintang
" nama kamu siapa sayang" ucap indra
" nama aku bintang"
" nama om papah siapa"
" nama om andri"
" om ko bisa mirip sama papah mukanya"
" emangnya om mirip banget yah sama papah bintang"
" iya om" bintang mengangguk
" mana buktinya"
" tunggu yah om aku ambil.
bintang pun berlari masuk ke resto milik mamah nya. dia mengambil dompet mamahnya dan membawanya pergi tanpa ijin. Liona yang asik menatap laptop tak menyadari dompetnya telah di bawa bintang.
" ini om," bintang menyodorkan dompet yang terdapat foto mamahnya dan papahnya saat menikah dulu.
andri sangat kaget melihat kemiripan dengan papah bintang.
hatinya bergetar saat melihat foto Liona.
__ADS_1
" sama kan om" ucap bintang lagi
" i..iya.. ucap indra terbata bata
" papah bintang emang kemana?
" bilang mamah,papah bintang lagi kerja yang jauh jadi belum bisa pulang.
" om mau jadi papah bintang"
andri tersenyum,
"emang mamah bintang mau sama om'
" pasti mau om, ayo om masuk nanti bintang kenalin sama mamah."
" nanti aja yah sayang om masih ada kerjaan disini. mau ketemu temen. nanti kalo udah selesai om balik kesini.
" janji loh om"
"iya om janji,ini om balikin dompet mamah mu. dadah bintang
" dadah om papah"
bintang pun berlari masuk ke resto, menemui mamahnya. dan mengembalikan dompet mamahnya.
" tadi ketemu papah mah"
" HAH"!!! Liona kaget
" iya mah tanya mba memey
"memey " panggilnya
" iya bu"
" tadi bintang bertemu siapa di luar
" tadi bintang main sama orang asing dan di panggilnya papah bu. memey sudah bilang itu lain. tapi bintang itu papahnya sambil mengambil dompet ibu yang ada foto papahnya.
" dimana orangnya sekarnag.
" sudah pergi bu.
" pasti cuma mirip, kamu jangan sembarangan panggil panggil orang dengan sebutan papah. mamah malu" ucap liona kepada anaknya itu
__ADS_1
" itu emang papah mah"
" hus sembarangan.
" beneran bu mirip ko saya tadi juga melihat kemiripan yang sama antara foto ibu dan orang itu bu.
apakah itu indra tapi mengapa dia tak mencari aku dan anaknya. sedangkan rumah kami masih yang lama. gumamnya dalam hati
seharian Liona memikirkan apa yang di ucapkan pegawai dan anaknya pagi tadi.dan ketukan pintu membuyarkan semuanya
tok...tok..tok..
"iya masuk"
" ada bapak rey di luar bu ingin bertemu."
" suruh aja masuk, bintang lagi tidur. kasihan kalo di tinggal.
rey pun masuk mambawa mainan baru untuk bintang.
ceklek...
" bintang"
"huss" ucap liona menandakan berhenti berbicara takut anaknya terbangun
" yah jagoan kecilku tidur.
" apalagi yang kamu bawa."
" biasa mainan yang aku janjikan kemaren buat dia"
" jangan terlalu menurutin maunya dia. nanti dia manja sama kamu."
" gak papa aku malah senang kalo dia bisa lengket sama aku."
" makanya segeralah menikah, jadi ada yang bisa kamu ajak main setiap hari.
" iya aku kan maunya nikahnya sama kamu. tapi kamu masih menolak aja.
" ah.. kamu kan tau aku masih berharap indra kembali. aku yakin dia masih hidup
" tapi sampai saat ini gak dia menemuimu dan anakmu.
" bintang butuh sosok ayah"
__ADS_1
belum Liona menjawab. bintang sudah bangun dan berlari memeluk Rey. Rey bener bintang butuh sosok ayah. dia cukup dekat dengan rey tapi hatinya masih berharap indra kembali dengan selamat. dan liona pun teringat apa yang di ucapkan anaknya bahwa dia bertemu papahnya.