Reuni Berujung Cinta

Reuni Berujung Cinta
40. kemarahan Indra


__ADS_3

Sampai lah Liona tempat restoran favorit dia dan sahabatnya itu. Liona berangkat menggunakan ojek online yang sengaja ia pesan karna liona gak mau di antar oleh supir pribadinya itu. sebab ia tak mau di ganggu saat bersama sahabatnya itu. masuk lah Liona ke dalam restoran itu ia melihat sekelililng dan ratna melambaikan tangannya ke arah Liona. dan liona berjalan menuju tempat ratna pesan.


" hai bumil semakin bening aja nih pas hamil.


liona pun duduk tepat di depan Ratna


" gimana gak bening,aku di kurung oleh indra dirumah. bosan aku.


" gimana gak di kurung istrinya semakin hari semakin cantik gini. beda waktu SMA dulu. butek.


" aseeem lu. maaf loh ganggu kencan kalin malam ini


" iya gak papa santai aja. kami senang lagi bisa ngumpul sama kami. biar ada suasana baru." ucap andi


" kamu udah pesan."tanya liona


" udah dong.. tunggu aja dulu." jawab ratna


tak jauh dari mereka ada seseorang yang baru saja masuk ke restoran itu. ratna yang melihatnya lebih dulu menyapanya lebih dulu.


" rey, sini? ucap Ratna


Liona kaget mendengar ratna memanggil Rey.


" hai rey sama siapa? ucap ratna


" sendiri


" masih betah aja menjomblo"


Liona hanya tersenyum menatap muka sahabatnya itu.

__ADS_1


" ayoo gabung makan bareng kita." ratna menawarkan tanpa menghiraukan Liona yang matanya hampir copot menatap ke arah ratna


ia tak ingin indra marah mengetahui malam ini dia lagi bersama Rey dan makan bersama.


Liona langsung membuang semua hayalnya itu.


apa peduli indra toh dia hanya memikirkan pekerjaannya di banding istrinya gumam Liona dalam hati


" beneran nih gak papa"


" beneran gak papa,ayoo duduk sini. kapan lagi kta reuni dadakan kayak gini" ucap ratna


" aku denger kamu di tugasin ke kota J? " tanya Ratna


" iya,baru kemaren balik dari sana."


" gak balik lagi kesana" ucap ratna


" gak,aku gak betah disana.


" Li kamu beneran mau pake ojek online, gak mau aku anterin sekalian?


" gak usah kasian andi kalo muter lagi"


" biar liona sama aku aja"ucap rey


" gak usah rey" ucap liona


" kamu gak enak sama indra?


Liona hanya diam tak berani menatap sahabatnya itu. selama menikah hubungan pertemanannya putus bukan hanya karna dia sudah menikah tapi karna dia menjaga perasaan suaminya. tapi Reynan memaksa karna ini sudah malam gak baik buat ibu hamil naik motor pulang. Liona pun terpaksa menuruti pinta sahabatnya itu.

__ADS_1


hening sejenak. Liona hanya menatap layar ponselnya. tidak ada kabar dari indra, Liona menghela nafas,


" kenapa? indra gak ada menghubungi mu? ucap rey memecah keheningan


" gak, mungkin dia masih sibuk di kantor." ucap Liona cepat


Liona tak ingin sahabatnya itu khawatir dengan hubungannya. dia tak ingin Rey berpikiran kalo Liona sekarang tak bahagia hidup bersama Indra.


pada kenyataannya indra seolah hilang seminggu ini tak ada kabarnya entah apa yang di lakukan nya sampai tak sempat hanya mengirim pesan kepada istrinya. sampai lah mereka tepat di depan rumahnya.


" makasih yah Rey."


" iya sama sama, salam ya buat indra."


" iya nanti aku sampein.


liona pun melambaikan tangan dan melangkah masuk ke dalam rumah. rumah sepi seperti tak ada berpenghuni. semua lampu mati untung dia membawa kunci duplikat rumah mereka. pelan pelan Liona membuka pintu takut membangunkan mba Sri.


cekleeeeek...


suara pintu memecah keheningan seketika lampu runag tengah menyala. Dilihatnya suaminya menatap kearahnya dengan tatapan tajam


" dari mana saja kamu,jam segini baru balik.? sama siapa tadi kamu pulang? kenapa gak minta antar pak Roni?


belum lagi menjawab Indra sudah ngomel dengan seribu pertanyaan.


" aku tanya di jawab" bentak indra


Liona menatap ke arah indra,dia tak percaya indra bisa membentaknya seperti itu. ia pun menangis.


"aku tadi makan malam sama ratna"

__ADS_1


Liona menjawab langsyng berlalu di hadapan indra menaikin anak tangga dengan cepat dan masuk ke dalam kamar. di dalam kamar Liona menangis sejadi jadinya. ia tak percya kenapa indra bisa bersikap gitu terhadapnya. 1minggu ini dia hilang tanpa berita aku gak semarah itu padanya.


indra menghampiri istrinya yang telah tertidur pulas karna lelah menangis dari tadi. indra menyesal membentak istrinya. indra mengelus kepala istrinya. indra rebah tepat di sebalah istrinya. indra memeluk istrinya dan tertidur bersama.


__ADS_2