
Pukul 20.00
Mereka sampai pukul 8 malam..
mereka bergegas masuk kedalam hotel dan memesan sebuah kamar.
Setelah memesan kamar mereka langsung menuju ke tempat acara.
Masuklah Liona dan ratna ke dalam ruangan itu di sambut oleh pak surya dan bu tuti.
" malam pak,malam bu" sapa liona duluan sambil memberikan tangannya..
" malam juga" balas kedua guru itu
" wah ratna kamu masih cantik seperti dulu yah, loh ini siapa? ucap ibu wati sambil menunjuk Liona.
" masa ibu tidak ingat ini Liona kelas 3 ips 1 bu, yang dulu duduk sebangku dengan saya" ucap ratna
" waduh iya kah,baru 5tahun kelulusan kalian ibu udah lupa."ucap ibu wati sambil tertawa kecil
" habis ibu pangling sama liona, cantik banget malam ini. dulu rambutnya kan gak sepanjang ini."ucap ibu wati lagi sambil memperhatikan liona
Liona malah jadi risih dengan tatapan ibu wati terhadapnya.
" ya jelas toh bu kalo dari dulu kayak gini. mungkin dia jadi rebutan satu sekolahan" ucap Pak Surya
" haha.. bapak bisa aja." ucap Liona
" ya udah bu kita masuk dulu."ucap Ratna
" ya udah cari tempat duduk kalian dulu aja,tamu belum semua datang ko" ucap ibu wati
mereka pun masuk dan bertemu dengan beberapa temen sekolah dulu.
Liona hanya tersenyum saat mereka menyapanya.
__ADS_1
karna Liona dulu semasa sekolah tidak begitu banyak memiliki teman. hanya beberapa saja temennya.
Karna Liona sedikit tomboy Liona banyak memiliki temen laki laki dari pada perempuan.
" Rat, aku kesana dulu" ucap Liona menunjuk salah satu meja yang berada di pojokan.
Tak lama meja di depan Liona ribut dan menyebut nyebut nama indra.
Liona yang asik memainkan hapenya. tak sadar kalo ada seseorang yang telah duduk di sampingnya.
" hai". sapa seseorang yang sudah dari tadi duduk di samping liona
Liona menoleh ke arah suara tersebut. tapi Ana terkejut karna seseorang yang selama ini dia cari dan sekaligus dia benci bisa bertemu dengan dirinya malam ini.
Lionapun berdiri dan hendak meninggal kan Indra. tapi langkahnya terhenti karna tanganya telah di genggam Indra.
" duduk lah dulu aku ingin berbicara sebentar dengan mu. kita sudah lama tak bertemu." ucap indra
Liona mengalah dan duduk kembali ke tempat duduknya.
" aku hanya ingin menyapamu? apakah tidak boleh?
Liona menghela nafas dalam.
" boleh" jawab Liona pelan
Liona tak ingin yang lain mendengarnya. karna semua orang telah memperhatikan mereka berdua.
" apa yang kau inginkan bicaralah sekarang karna aku tak ingin mereka mengira kalo kita ada hubungan." ucap Liona pelan
" kalo kita ada hubungan emangnya ada yang Larang?" ucap Indra sedikit berteriak
dengan cepat Liona menutup mulut Indra.
" jangan bikin aku malu. kalo terus terusan seperti ini aku akan pergi.
__ADS_1
Indra melepaskan tangan Liona dari mulutnya.
" iya ya.." ucap indra
" gimana kabar mu?" ucap indra lagi
" alhamdulilah baik.
" kamu sendiri gimana kabarnya" tanya Liona
" alhamdulilah aku juga baik.. kamu kesini dengan siapa? tanya Indra lagi
" dengan Ratna.
" oh kirain dengan...
pertanyaan Indra menggantung.
" kamu pikir aku dengan siapa? " ucap Liona
" gak aku pikir kamu dengan Rey kesininya. gimana kabarnya Rey"
" aku kurang tau karna setelah lulus aku udah tak pernah komunikasi lagi dengan dirinya.
" bagus lah"
" ko bagus."
belum indra menjawab Ratna menghampiri meja mereka berdua.
" tumben kalian akur."
Indra dan Ana tersenyum ke arah Ratna.
bersambung
__ADS_1