
Sore ini Indra dan Liona pamit kepada husen hendak ke kota ingin menemui orang tua Indra.
Mereka mengajak Husen ikut serta. tapi husen tak bisa karna sudah ada janji bertemu dengan temannya.
" kakak berangkat dulu yah. hati hati dirumah nanti malam kakak balik"ujar liona
" ya kak"balas husen
" husen abang berangkat dulu ya"
" ya bang. tolong jagain kaka ya?
" pasti dong"
Liona pun melambaikan tangan kearah adiknya..
mobil indra pun melaju dengan cepat agar tidak terjebak macet.
sepanjang jalan Liona hanya diam. ada perasaan takut bertemu orang tua Indra.
takut kalo hubungan mereka tidak di setujui. indra melihat raut wajah Liona yang terlihat tegang,
Indra langsung mengambil tangan Liona. dan menciumi punggung tangannya.
" kamu kenapa sayang ? ko tegang gitu? tangannya sampe dingin gini."ucap indra
" tenang,, kan ada aku disini."
Liona hanya diam.
tak lama sampai lah mereka di kediaman orang tua Indra.
Yang terlihat cukup besar dan mewah. meraka berdua pun langsung turun dari mobil dan memasuki kediaman rumah orang tuanga indra itu.
" ayo masuk" ajak indra
"assalamualaikum... " ucap indra
mami indra keluar dan membalas salam mereka.
__ADS_1
Dan di sambut hangat oleh maminya yang sedari tadi menunggu kedatangannya.
" ini mi kenalin, Liona" ucap indra
Liona pun menghampiri kedua orang tuanya yang sedang duduk. dan langsung mencium punggung tangannya mereka.
Santun sekali ko berbeda dengan apa yang di ceritakan Ana kepadaku batin mami Indra.
" Cantik yah mi.. calon menantu ku. pintar juga jagoanku papi cari pasangan." ucap papi indra.
" ya dong, anak siapa dulu" ucap indra sambil tertawa
" Liona adiknya gak di bawa sekalian kenalan dengan mami" tanya mami indra
" adik saya ada janji sama temennya tante, jadi gak bisa ikut."jawab Liona
" jangan panggil tante dong, panggil mami aja yah" ucap mami
" iya tan,,eh.. iya mi".ucap Liona lagi
" nanti kalo kesini lagi ajak aja mami mau kenal juga semua anggota keluarga mu".
" orang tua Liona tinggal di kota X, jadi mereka hanya berdua pi." ucap indra
" oh.. apa pekerjaan orang tuamu." tanya Mami indra
" cuma buruh tambang mi" ucap Liona
" udah ah mi nanyanya gitu amat, kesini kan kita mau kenalan. ko malah kayak di introgasi gitu" ucap indra tertawa.
Indra tau pertanyaan maminya tadi membuat kekasihnya itu tidak nyaman.
Tak lama azan magrib berkumandang. Liona minta izin ingin solat magrib disana.
Membuat orang tua indra kaget sekaligus malu. karna selama ini meraka tak pernah menunaikan ibadah solat dirumah.
walaupun status agama meraka sama. tapi mereka udah jarang sekali menunaikan ibadah dirumah itu
Indra pun mengajak Liona ke kamarnya menyuruhnya solat disitu.
__ADS_1
" di sini ada mukena? tanya liona kepada indra
" aku mana punya mukena" ucap indra sambil tertawa
" mami punya bentar aku ambilin yah."ucap indra lagi
Liona pun menunggu di pinggir ranjang,dan melihat sekeliling ruangan itu. di sudut ruangan itu terdapat foto indra sangat besar.
Tampannya pacarku...
sepertinya kamar ini udah lama tidak di tempati oleh indra.
" ini mukenanya"
indra memberikan mukena milik maminya.
Liona pun beranjak pergi meninggalkan indra untuk mengambil air wudhu.
setelah selasai wudu Liona masih melihat indra masih berada di ruangan yang sama dengannya.
" kamu ngapain disini,aku udah mau solat. kamu gak solat"tanya Liona
" gak, aku mau disini aja, kapan kapan ajarin aku solat yah"
" makanya kalo pelajaran agama jangan tidur di kelas" ucap liona
selesai solat liona bangkit dari tempatnya. dan melihat Indra masih duduk di pinggir ranjang memperhatikannya
" kamu masih disini, nanti di pikir mami dan papi mu kita lagi ngapain dari tadi dalam kamar." ucap liona
" biarin, aku mau disini sama kamu ko." ucap indra
" ayo kita keluar aku gak mau orang tuamu berpikiran yang tidak tidak tentang ku" ucap liona
" baiklah.. ayo.." ucap indra
************
Bersambung
__ADS_1
#bantu like dan vote