Reuni Berujung Cinta

Reuni Berujung Cinta
44. pencarian indra


__ADS_3

Liona bangun dan bergegas bangun apa daya kepalanya teramat sakit. dia menghentikan langkahnya. husen yang sedari tadi tidur di samping kakanya langsung terbangun.


" kaka mau kemana?


liona memegangin kepalanya yang masih sakit


" kaka mau kesana mancari abangmu."


" mertua kaka sudah kesana bersama kepolisian buat mencari abang,


" kaka gak mau menunggu, kaka mau ikut cari kesana.


" kaka gak kasihan bintang yg lebih butuh kaka. kaka tunggu aja kabar dari mami dan papi.


Liona menatap anaknya dengan penuh kasih. ia kasihan anaknya baru saja lahir kedunia harus terpisah oleh ayahnya.


" sabar ya bintang doain papa selamat" liona menatap anaknya sambil berurai airmata


husen melihat kakaknya seperti ini gak tega. diapun ikut menangis.


ponsel indrapun berbunyi panggilan itu dari Rey. rupanya Rey mengetahui kecelakan indra dari berita online yang di bacanya pagi ini. indra menjauh dari kakaknya. dia tak ingin kakaknya mendengar dia berbicara dengan Rey


" iya mas, bener"


" kabarin kalo ada apa apa"


" iya mas,

__ADS_1


" gimana kakak mu.


" kaka shock berat, dia baru kemarin melahirkan harus menerima kalo abang hilang.


" kamu yang sabar, jagain kakakmu baik baik."


" iya mas"


"udah mas mau kerja dulu udah ada pasien, ingat jaga kakakmu dengan baik.


"iya mas


tut...tut...tutt Rey menutup ponselnya


******


" kakak sadar kak. kakak harus bangkit buat anak kakak. jangan seperti ini. kakak mau sudah kehilangan abang. terus kaka mau kehilangan bintang."


Liona tetap diam,tatapannya kosong ke depan. Liona seperti orang gila tak mau makan, tak mau minum,tak mau mandi. dia lah yang membantu kakanya untuk membersihkan badannya. husen menangis melihat kakaknya seperti ini. dia gak tau harus berbuat apa. liona tak pernah menggubris apa yang di katakanya. Sahabatnya ratna menjenguknya pun tak di hiraukannya


******


1 bulan kemudian Liona udah mulai membaik. dia mulai menerima kepergian indra. tapi dia yakin kalo indra masih ada. dan berharap bertemu dengannya. hari demi hari ia laluin menyibukan dirinya dengan kerjaan, dia buka sebuah resto di sebuah mall. anaknya tumbuh dengan sangat sehat.


3tahun pun berlalu, Liona pun udah tampak tegar menerima semuanya.


" selamat pagi anak mami yang ganteng"

__ADS_1


" selamat pagi mamah, hari ini boleh yah bintang ikut mamah ke resto.


" iya tapi jangan ganggu mba sama mas yang kerja disana. jangan ngerepotin mereka.


" siap mah"


" ya udah habiskan sarapannya, kita langsung berangkat ke resto.


" oke mamah.


bintang tumbuh layak anak seusianya namun kepintarannya melebihin anak seusianya. selain pintar ia juga mempunyai wajah yang tampan seperti papahnya.



bintang indra baskoro


sesampai di resto, bintang bermain main di luar resto karna mall belum buka jadi Liona mengijinkannya. karna pengunjung belum terlalu rame. lagian area disitu semua udah kenal dengan bintang jadi liona tak perlu khawatir.


liona masuk ke dalam mengecek stok bahan dan bumbu masakan. setelah itu dia masuk ke dalam ruangan khusus buat dia istirahat. sambil mengecek beberapa email yang masuk.


" memey"panggil Liona


" iya bu, tolong kamu cek bintang dulu yah masih ada diluar apa gak.


" iya bu"


" kalo udah ada pengunjung yang datang suruh aja bintang masuk.

__ADS_1


" oke siap bu.


__ADS_2