Reuni Berujung Cinta

Reuni Berujung Cinta
57. undangan dari Ana


__ADS_3

Sore ini di kediaman Liona


kring... kring.... kring..


Liona mengambil ponselnya. dan menatap lama ke arah ponselnya.


" siapa" ucap Rey


Rey memgambil ponselnya Liona . Rey melihat di layar ponsel Liona panggilan itu dari Ana.


" mau apa lagi anak ini" ucap Rey kesal sambil mengangkat telponnya.


" halo, ada apa?


" ko kamu yang angkat, Liona sudah tak punya tangan buat angkat ponselnya"


" jaga bicaramu.. langsung aja kamu ada perlu apa dengan tunangan ku?


" hahaa tunangan mu? " ucap Ana sambil mentertawai Rey


" jangan bermimpi terlalu tinggi tuan rey, kamu tau kan Liona mana pernah mencintaimu. Dia hanya mencintai Suaminya."


" terus mau kamu apa sekarang" ucap Rey kesal


" tolong sama calon istri mu itu jangan pernah gangguin Andri lagi. Jangan pernah dia deketin Andri lagi.


Liona mendengarkan dan menempelkan pipinya ke ponsel yang di pegang Rey. mendengar Ana berbicara seperti itu ponselnya langsung di rampas dari Rey.


" tolong jaga bicara mu Ana. aku sama sekali tak pernah mendekati kekasih mu itu. aku juga gak ada perasaan apa apa sama dia. kenapa selalu saja menyalahkan aku. kenapa tak kamu tanyakan sendiri sama kekasihmu itu.


" oke kalo emang benar kamu tak ada perasaan apa apa sama kekasih ku. nanti malam kita double date di hotel Mesra

__ADS_1


" okey." ucap Liona kesal


" baiklah aku tunggu jam 7 malam.


tut..tut..tut..


Ana pun menutup panggilannya...


kena juga kamu sama jebakan ku" ucap Ana dalam hati


" gak punya sopan santun. ajarin sepupu mu cara berbicara dengan baik saat menelpon. aku belum menjawabnya dia udah mematikannya.


Rey tersenyum melihat kemarahan Liona


" dia bukan sepupuku sayang"


" waktu itu kamu bilang dia sepupumu"


" aku pusing mendengar silsilah keluarga mu."


Rey tertawa dan mengelus kepala Liona.


"Ana bilang apa tadi sayang? ucap Rey


" kalo aku beneran gak ada hubungan dengan Andri. aku mau di ajaknya double date nanti malam di hotel Mesra.


Rey yang tau sifat ana langsung menyuruh Liona membatalkannya. dia tau betul ini pasti akal akalan Ana buat menjebak Liona. tapi Rey tak tau apa yang akan di rencanakan Ana kali ini.


" sebaiknya kita gak usah terima undangan itu"


" kalo kita gak datang entar dia berpikiran aku ada hubungan dengan Andri.

__ADS_1


" tak ada yang menyuruh kamu membukti kan apa apa sama dia. dia gak penting disini. yang penting aku percaya sama kamu. udah itu aja"


" aku tetap mau kesana, bukan karna mau membuktikan apa yang dia bilang tapi mau memberi tau dia agar jangan pernah mengganggu aku lagi. aku tak mau kalo mereka ada masalah selalu aku yang jadi kambing hitamnya.


" baiklah sayang, aku temanin kamu yah."


" daddy,,"


bintang datang memeluk Rey,


" iya sayang, dari mana sih daddy pulang ko kamu gak ada dirumah.


" aku dari taman daddy sama om husen"


" iya mas tadi aku dari taman sama bintang"


" mah, om husen tadi ada tante cantik minta nomer hape.


" huss.. " ucap husen sambil menutup mulut bintang


" ayoo bintang kita mandi dulu..


Liona da Rey hanya tertawa melihat tingkah laku Husen.


" tuh gara gara kamu selalu melarang adikmu buat deket sama cewek. gitu jadinya baru kenalan aja malu malu gitu.


Liona hanya tersenyum..


" sayang aku gak bawa baju ganti. aku pulang dulu nanti aku kesini lagi.


" iya mas..

__ADS_1


__ADS_2