Rumah Kost Angker

Rumah Kost Angker
Villa Cemara


__ADS_3

Kami pun berjalan ke arah pintu keluar barengan, kali ini reno berada di sebelah kananku sementara di kiriku ada ratna dan winda, udah terlihat di dekat pintu keluar beni, ujang, sandra, andi, rina serta dina.


"Udah beres semua?" tanya dina, "kayae sih udah kumpul semua" jawab andi


"Terus kita mau kemana?" tanya rina, "sesuai rencana awal rin, kita nginep dulu 2 hari di villa temen bokap gue perbatasan ama puncak, toh waktu libur kita msh 3hari lagi" sahut sandra menjelaskan, "masalah logistik ga usah khawatir gue udah bilang sama penjaga villanya buat beliin termasuk rokok buat para cowok-cowok" lanjutnya lagi


Kami pun berjalan beriringan menuju parkiran, "wir" panggil ujang "opo" sahutku, "kowe sing nyetir yo, aku pegel kan kowe wes istirahat" (kamu yang setir, aku capek, kan udah istirahat) pinta ujang, "ya wes kene kuncine" (sini kuncinya) ucapku


"Na, depan ya?, nemenin mas jawir" ujar winda di sambut sorakan yang lain sementara ratna terlihat memerah pipinya karena malu.


"Udah siap semua? Bismillah kita berangkat" ucapku meninggalkan kebun raya bogor, menuju "VILLA CEMARA" di kabupaten bogor, kira-kira hampir 2 jam perjalanan kamipun sampai di sebuah bangunan yang bisa di bilang tua namun masih sangat terawat.


"Serius ini tempatnya?" tanya andi, "wes ayo ndang mlebu" kata ujang

__ADS_1


"selamat sore neng sandra" sapa seorang lelaki paruh baya saat kami semua turun dari mobil, "abdi teh mang dodo neng" (saya mang dodo neng) ujarnya memperkenalkan diri dengan sopan, kami pun menyalami si mamang kemudian di persilahkan masuk.


"Mang semuanya udah di siapin?" tanya sandra


"Udah semuanya neng" jawab mang dodo kami pun segera memasuki ruang tamu villa yang masih terlihat indah untuk ukuran bangunan tua, "maaf mang, apa mamang di sini sendiri" tanyaku pada mang dodo


"Iya den, kadang di temenin sama ima anak mamang, tapi dia sekarang lagi balik ke rumah nanti sorean ke sini lagi" jelasnya


"Wir, kok aku merinding yo? bisik si andi yang duduk di sebelah kiriku, aku cuma menanggapi dengan anggukan kepala.


"Deket tangga arah jam 3" jawabku singkat


__ADS_1


"Astaghfirullah" teriak andi terkejut


"Ada apaan sih kok teriak gitu" tanya winda


"udah yuk pada masuk kamar dulu kita bersih-bersih dulu, ntar kita cerita-cerita lagi di kolam renang belakang" kata sandra


"Sambil bakar-bakar enak nih" ujar ujang menyahuti ucapan sandra.


"Hooh ngobong sampah" (bakar sampah) sahut reno menimpali, kami segera masuk ke kamar masing - masing.


Setelah segar dan mengganti baju alakadarnya kami segera berkumpul di kolam renang di belakang villa, dengan udara yang mulai dingin terlihat mereka menempel dengan pasangannya masing-masing hanya tersisa Ratna, dan rina sedang ngobrol berdua membantu mang dodo menyiapkan pembakaran dan memanaskan air untuk minuman panas.


"Boleh bantuin gak?" kataku sempat membuat mereka bertiga terkejut, "eh ada jawir, mang dodo bantuin rina di dalem bentar yuk" ajak rina ke mang dodo "iya neng, permisi neng, aden" pamitnya pada kami berdua.

__ADS_1


"iya mang" jawabku


Mohon saran & kritiknya ya para reader jangan lupa tinggalin jempol manisnya buat penyemangat author dalam berkarya lebih baik lagi.


__ADS_2